Selama dua tahun terakhir, kejayaan pasar opsi selalu dianggap sebagai kekuatan kunci yang mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin. Mulai dari peningkatan volume perdagangan hingga peningkatan aktivitas posisi terbuka, setiap langkah opsi mampu mengguncang pasar spot. Namun, belakangan ini situasi tersebut mengalami perubahan signifikan—kemampuan kontrol pasar dari opsi menurun secara jelas, dan logika internal pergerakan harga Bitcoin pun mengalami perubahan halus.
Penurunan besar posisi terbuka opsi, kemampuan kontrol pasar menurun secara nyata
Berdasarkan analisis terbaru dari Matrixport, posisi terbuka opsi Ethereum mencapai puncaknya pada Agustus 2025, sementara posisi terbuka opsi Bitcoin mencapai titik tertinggi pada Oktober 2025. Dalam tiga bulan berikutnya, posisi terkait opsi di kedua pasar ini menurun dengan cepat, dan penyesuaian risiko pengurangan leverage terus berlangsung. Perubahan ini paling nyata tercermin dari: posisi opsi nominal Bitcoin yang sebelumnya sekitar 52 miliar dolar AS telah menurun drastis menjadi sekitar 28 miliar dolar AS, penurunan hampir 50%.
Apa arti dari penyusutan posisi ini? Singkatnya, adalah berkurangnya dana yang diinvestasikan dan skala taruhan dari trader opsi secara besar-besaran. Ketika kekuatan ini melemah, pengaruh opsi terhadap volatilitas harga spot secara alami juga berkurang. Dengan kata lain, hak penetapan harga pergerakan harga Bitcoin secara bertahap kembali dari pasar opsi ke pasar spot.
Logika alokasi dana berubah, ritme masuk pasar melambat secara signifikan
Perilaku dana sering mencerminkan pemikiran nyata dari pelaku pasar. Perubahan data ini mencerminkan perlambatan ritme masuk dana sebagian dan sikap yang lebih selektif dalam penempatan posisi baru. Ini bukan sekadar keluar dari pasar, melainkan penyesuaian strategi—beralih dari penambahan posisi secara agresif ke pengelolaan posisi secara bertahap dan lebih konservatif.
Terutama di pasar opsi, sikap hati-hati ini sangat terlihat. Meskipun masih banyak trader yang membeli opsi call untuk mengungkapkan ekspektasi kenaikan pasar, entitas dan skala operasi dari strategi ini semakin menyusut. Sebaliknya, kombinasi “futures long + opsi put sebagai lindung nilai” yang sebelumnya banyak digunakan mulai dibongkar satu per satu, dan pengurangan posisi lindung ini semakin mempercepat proses pengurangan leverage.
Pembubaran posisi lindung, pengurangan leverage membawa perubahan struktur pasar
Pasar Ethereum menunjukkan perubahan karakteristik yang sangat khas. Sebelumnya, posisi futures long biasanya dipadukan dengan opsi put sebagai alat lindung risiko, membentuk posisi gabungan yang relatif stabil. Saat ini, strategi lindung ini secara bertahap dibongkar, dan trader mulai menilai kembali eksposur risiko mereka.
Apa arti fenomena ini? Ini menunjukkan bahwa mentalitas pengelolaan risiko trader sedang berubah. Dari pola sebelumnya “leverage besar + lindung opsi” beralih ke “penempatan yang tepat + pengelolaan posisi ringan”, tingkat leverage keseluruhan pasar menurun, dan struktur risiko menjadi lebih optimal. Pengurangan leverage telah bertransformasi dari tekanan jual pasif menjadi penyesuaian posisi yang lebih aktif.
Titik balik pasar muncul, suasana hati berhati-hati mendominasi pengambilan keputusan
Serangkaian perubahan ini mengarah pada satu sinyal yang jelas: logika penggerak pergerakan harga Bitcoin sedang mengalami pergeseran, dan suasana pasar dari sebelumnya yang agresif dalam memperbesar leverage secara bertahap beralih ke manajemen risiko dan optimalisasi posisi.
Opsi tidak lagi menjadi penggerak utama yang mampu mengendalikan pasar. Sebagai gantinya, muncul pola alokasi dana yang lebih tersebar dan rasional. Trader mulai lebih berhati-hati dalam menilai risiko dan lebih selektif dalam membangun posisi, yang mencerminkan bahwa penilaian pelaku pasar terhadap tren selanjutnya semakin rasional dan konservatif. Dalam konteks pasar seperti ini, volatilitas pergerakan harga Bitcoin kemungkinan akan lebih banyak dipengaruhi oleh faktor fundamental dan permintaan serta penawaran nyata di pasar spot, bukan lagi oleh leverage opsi yang bersifat sepihak.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pergerakan harga Bitcoin berubah: dominasi opsi melemah, pasar kembali berhati-hati
Selama dua tahun terakhir, kejayaan pasar opsi selalu dianggap sebagai kekuatan kunci yang mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin. Mulai dari peningkatan volume perdagangan hingga peningkatan aktivitas posisi terbuka, setiap langkah opsi mampu mengguncang pasar spot. Namun, belakangan ini situasi tersebut mengalami perubahan signifikan—kemampuan kontrol pasar dari opsi menurun secara jelas, dan logika internal pergerakan harga Bitcoin pun mengalami perubahan halus.
Penurunan besar posisi terbuka opsi, kemampuan kontrol pasar menurun secara nyata
Berdasarkan analisis terbaru dari Matrixport, posisi terbuka opsi Ethereum mencapai puncaknya pada Agustus 2025, sementara posisi terbuka opsi Bitcoin mencapai titik tertinggi pada Oktober 2025. Dalam tiga bulan berikutnya, posisi terkait opsi di kedua pasar ini menurun dengan cepat, dan penyesuaian risiko pengurangan leverage terus berlangsung. Perubahan ini paling nyata tercermin dari: posisi opsi nominal Bitcoin yang sebelumnya sekitar 52 miliar dolar AS telah menurun drastis menjadi sekitar 28 miliar dolar AS, penurunan hampir 50%.
Apa arti dari penyusutan posisi ini? Singkatnya, adalah berkurangnya dana yang diinvestasikan dan skala taruhan dari trader opsi secara besar-besaran. Ketika kekuatan ini melemah, pengaruh opsi terhadap volatilitas harga spot secara alami juga berkurang. Dengan kata lain, hak penetapan harga pergerakan harga Bitcoin secara bertahap kembali dari pasar opsi ke pasar spot.
Logika alokasi dana berubah, ritme masuk pasar melambat secara signifikan
Perilaku dana sering mencerminkan pemikiran nyata dari pelaku pasar. Perubahan data ini mencerminkan perlambatan ritme masuk dana sebagian dan sikap yang lebih selektif dalam penempatan posisi baru. Ini bukan sekadar keluar dari pasar, melainkan penyesuaian strategi—beralih dari penambahan posisi secara agresif ke pengelolaan posisi secara bertahap dan lebih konservatif.
Terutama di pasar opsi, sikap hati-hati ini sangat terlihat. Meskipun masih banyak trader yang membeli opsi call untuk mengungkapkan ekspektasi kenaikan pasar, entitas dan skala operasi dari strategi ini semakin menyusut. Sebaliknya, kombinasi “futures long + opsi put sebagai lindung nilai” yang sebelumnya banyak digunakan mulai dibongkar satu per satu, dan pengurangan posisi lindung ini semakin mempercepat proses pengurangan leverage.
Pembubaran posisi lindung, pengurangan leverage membawa perubahan struktur pasar
Pasar Ethereum menunjukkan perubahan karakteristik yang sangat khas. Sebelumnya, posisi futures long biasanya dipadukan dengan opsi put sebagai alat lindung risiko, membentuk posisi gabungan yang relatif stabil. Saat ini, strategi lindung ini secara bertahap dibongkar, dan trader mulai menilai kembali eksposur risiko mereka.
Apa arti fenomena ini? Ini menunjukkan bahwa mentalitas pengelolaan risiko trader sedang berubah. Dari pola sebelumnya “leverage besar + lindung opsi” beralih ke “penempatan yang tepat + pengelolaan posisi ringan”, tingkat leverage keseluruhan pasar menurun, dan struktur risiko menjadi lebih optimal. Pengurangan leverage telah bertransformasi dari tekanan jual pasif menjadi penyesuaian posisi yang lebih aktif.
Titik balik pasar muncul, suasana hati berhati-hati mendominasi pengambilan keputusan
Serangkaian perubahan ini mengarah pada satu sinyal yang jelas: logika penggerak pergerakan harga Bitcoin sedang mengalami pergeseran, dan suasana pasar dari sebelumnya yang agresif dalam memperbesar leverage secara bertahap beralih ke manajemen risiko dan optimalisasi posisi.
Opsi tidak lagi menjadi penggerak utama yang mampu mengendalikan pasar. Sebagai gantinya, muncul pola alokasi dana yang lebih tersebar dan rasional. Trader mulai lebih berhati-hati dalam menilai risiko dan lebih selektif dalam membangun posisi, yang mencerminkan bahwa penilaian pelaku pasar terhadap tren selanjutnya semakin rasional dan konservatif. Dalam konteks pasar seperti ini, volatilitas pergerakan harga Bitcoin kemungkinan akan lebih banyak dipengaruhi oleh faktor fundamental dan permintaan serta penawaran nyata di pasar spot, bukan lagi oleh leverage opsi yang bersifat sepihak.