Amerika terkenal hedge fund Citadel CEO Ken Griffin baru-baru ini dalam wawancara media menyatakan bahwa dia menyesal karena tidak mampu masuk ke bidang cryptocurrency tepat waktu beberapa tahun yang lalu. Menurut laporan dari Watcher.Guru, Griffin dengan jujur mengatakan bahwa jika dia membuat pilihan yang berbeda saat itu, situasi saat ini mungkin akan berbeda.
Perubahan Sikap dari Raksasa Keuangan Tradisional
Ken Griffin sebagai tokoh senior di Wall Street, selama ini memegang sikap hati-hati terhadap pasar cryptocurrency. Namun, seiring dengan kematangan teknologi blockchain dan peningkatan skala pasar cryptocurrency, semakin banyak lembaga keuangan tradisional mulai mengevaluasi kembali nilai dari kategori aset ini. Sebagai salah satu hedge fund terbesar di dunia, pandangan pemimpin Citadel mencerminkan peningkatan pemahaman seluruh dunia keuangan tradisional terhadap aset digital.
Pasar Cryptocurrency Menarik Perhatian Modal Utama
Dalam beberapa tahun terakhir, minat investor institusional terhadap cryptocurrency meningkat secara signifikan. Peluncuran ETF Bitcoin spot, pengembangan aplikasi proyek blockchain utama seperti Ethereum, serta perbaikan kondisi pasar secara keseluruhan, membuat cryptocurrency secara bertahap bertransformasi dari aset pinggiran menjadi pilihan investasi utama. Pernyataan Griffin tidak hanya mencerminkan penyesalan pribadi dalam berinvestasi, tetapi juga mencerminkan perhatian yang semakin besar dari raksasa keuangan tradisional terhadap bidang ini.
Bagi Citadel, pernyataan ini mungkin menandakan penyesuaian strategi dalam alokasi aset kripto di masa depan. Bagaimanapun, suara dari pemimpin industri seperti ini akan semakin mendorong lembaga keuangan tradisional untuk mengeksplorasi aset digital.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pendiri Citadel mengaku menyesal melewatkan peluang dalam penempatan cryptocurrency
Amerika terkenal hedge fund Citadel CEO Ken Griffin baru-baru ini dalam wawancara media menyatakan bahwa dia menyesal karena tidak mampu masuk ke bidang cryptocurrency tepat waktu beberapa tahun yang lalu. Menurut laporan dari Watcher.Guru, Griffin dengan jujur mengatakan bahwa jika dia membuat pilihan yang berbeda saat itu, situasi saat ini mungkin akan berbeda.
Perubahan Sikap dari Raksasa Keuangan Tradisional
Ken Griffin sebagai tokoh senior di Wall Street, selama ini memegang sikap hati-hati terhadap pasar cryptocurrency. Namun, seiring dengan kematangan teknologi blockchain dan peningkatan skala pasar cryptocurrency, semakin banyak lembaga keuangan tradisional mulai mengevaluasi kembali nilai dari kategori aset ini. Sebagai salah satu hedge fund terbesar di dunia, pandangan pemimpin Citadel mencerminkan peningkatan pemahaman seluruh dunia keuangan tradisional terhadap aset digital.
Pasar Cryptocurrency Menarik Perhatian Modal Utama
Dalam beberapa tahun terakhir, minat investor institusional terhadap cryptocurrency meningkat secara signifikan. Peluncuran ETF Bitcoin spot, pengembangan aplikasi proyek blockchain utama seperti Ethereum, serta perbaikan kondisi pasar secara keseluruhan, membuat cryptocurrency secara bertahap bertransformasi dari aset pinggiran menjadi pilihan investasi utama. Pernyataan Griffin tidak hanya mencerminkan penyesalan pribadi dalam berinvestasi, tetapi juga mencerminkan perhatian yang semakin besar dari raksasa keuangan tradisional terhadap bidang ini.
Bagi Citadel, pernyataan ini mungkin menandakan penyesuaian strategi dalam alokasi aset kripto di masa depan. Bagaimanapun, suara dari pemimpin industri seperti ini akan semakin mendorong lembaga keuangan tradisional untuk mengeksplorasi aset digital.