Tahun 2026 telah tiba, dan sudah enam belas tahun berlalu sejak transaksi yang mengubah sejarah mata uang kripto tersebut. Orang zaman sekarang yang menyebutkan nilai Bitcoin sering kali tidak bisa lepas dari sebuah kisah klasik: seorang insinyur perangkat lunak menukar 10.000 Bitcoin dengan 2 buah pizza. Kini, harga Bitcoin telah melonjak ke angka 90.160 dolar AS, dan transaksi Pizza Day ini telah menjadi legenda abadi.
Peristiwa transaksi Pizza Day yang mengubah sejarah
Kembali ke 18 Mei 2010, seorang insinyur perangkat lunak asal Amerika Serikat, Laszlo Hanyecz, memulai sebuah ide berani di forum online. Ia secara terbuka menyatakan bersedia menukar 10.000 Bitcoin untuk layanan pengantaran 2 buah pizza, dengan tujuan menguji apakah Bitcoin benar-benar bisa digunakan untuk transaksi sehari-hari. Saat itu, tidak ada yang menganggapnya serius.
Tak lama setelah Hanyecz memposting, seorang pengguna internet menghitung bahwa 10.000 Bitcoin saat itu bernilai sekitar 41 dolar AS, sementara harga pasar 2 buah pizza sekitar 25 dolar AS. Sekilas, transaksi ini tampak tidak menguntungkan bagi Hanyecz. Tapi dia tetap berpendapat bahwa ini bukan sekadar masalah ekonomi, melainkan sebuah eksperimen penting tentang kepraktisan Bitcoin.
Yang mengejutkan, tidak ada yang langsung merespons usulan ini. Bahkan, Hanyecz sempat bertanya pada 21 Mei—apakah 10.000 Bitcoin terlalu sedikit? Saat semua orang mengira cerita ini akan berakhir tanpa hasil, pada malam 22 Mei, seorang pengguna bernama Jercos akhirnya setuju. Dia menerima 10.000 Bitcoin dan memesan serta mengantarkan 2 buah pizza kepada Hanyecz. Pada saat itu, Bitcoin melakukan lompatan sejarah dari aset virtual menjadi alat transaksi nyata, dan Pizza Day pun lahir.
Makna mendalam di balik apresiasi 16 tahun—Pesan dari Pizza Day
Ada yang pernah berkomentar di Reddit, bahwa Jercos kemudian menjual 10.000 Bitcoin tersebut dengan harga sangat rendah, melewatkan peluang kenaikan nilai yang luar biasa. Tapi seperti yang sering diucapkan komunitas kripto: “Likuiditas memberi nilai.” Jika pada tahun itu Laszlo Hanyecz tidak membuat keputusan yang tampak gila itu, dan jika tidak ada yang benar-benar menggunakan Bitcoin untuk membeli barang nyata, mungkin Bitcoin hari ini tidak lebih dari sekadar rangkaian angka yang tidak berguna.
Dari 0,0041 dolar AS pada Mei 2010 (setara dengan 41 dolar AS untuk 10.000 Bitcoin) hingga sekarang mencapai 90.160 dolar AS, kenaikan nilai Bitcoin sulit diungkapkan dengan kata-kata. Meskipun fluktuasi jangka pendek tak terhindarkan (misalnya, kenaikan kecil 0,34% dalam 24 jam terakhir), tren jangka panjang selama enam belas tahun ini menjadikan transaksi Pizza Day sebagai tonggak simbolis—bukti transformasi Bitcoin dari tidak ada menjadi nyata, dari teori ke praktik.
Pizza Day bukan sekadar mengenang sebuah transaksi, tetapi juga mengenang saat Bitcoin pertama kali menjadi mata uang di dunia nyata, saat aset desentralisasi pertama kali digunakan untuk menukar kebutuhan sehari-hari, saat sebuah tatanan ekonomi baru pertama kali diwujudkan secara langsung. Enam belas tahun kemudian, setiap 22 Mei, komunitas kripto akan mengenang kisah ini, mengingatkan diri mereka sendiri untuk tidak melupakan mimpi awal Bitcoin—menjadi mata uang yang bebas beredar di seluruh dunia.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dari Pizza ke Legenda — Ulasan 16 Tahun Pizza Day tentang Transaksi Fisik Pertama Bitcoin
Tahun 2026 telah tiba, dan sudah enam belas tahun berlalu sejak transaksi yang mengubah sejarah mata uang kripto tersebut. Orang zaman sekarang yang menyebutkan nilai Bitcoin sering kali tidak bisa lepas dari sebuah kisah klasik: seorang insinyur perangkat lunak menukar 10.000 Bitcoin dengan 2 buah pizza. Kini, harga Bitcoin telah melonjak ke angka 90.160 dolar AS, dan transaksi Pizza Day ini telah menjadi legenda abadi.
Peristiwa transaksi Pizza Day yang mengubah sejarah
Kembali ke 18 Mei 2010, seorang insinyur perangkat lunak asal Amerika Serikat, Laszlo Hanyecz, memulai sebuah ide berani di forum online. Ia secara terbuka menyatakan bersedia menukar 10.000 Bitcoin untuk layanan pengantaran 2 buah pizza, dengan tujuan menguji apakah Bitcoin benar-benar bisa digunakan untuk transaksi sehari-hari. Saat itu, tidak ada yang menganggapnya serius.
Tak lama setelah Hanyecz memposting, seorang pengguna internet menghitung bahwa 10.000 Bitcoin saat itu bernilai sekitar 41 dolar AS, sementara harga pasar 2 buah pizza sekitar 25 dolar AS. Sekilas, transaksi ini tampak tidak menguntungkan bagi Hanyecz. Tapi dia tetap berpendapat bahwa ini bukan sekadar masalah ekonomi, melainkan sebuah eksperimen penting tentang kepraktisan Bitcoin.
Yang mengejutkan, tidak ada yang langsung merespons usulan ini. Bahkan, Hanyecz sempat bertanya pada 21 Mei—apakah 10.000 Bitcoin terlalu sedikit? Saat semua orang mengira cerita ini akan berakhir tanpa hasil, pada malam 22 Mei, seorang pengguna bernama Jercos akhirnya setuju. Dia menerima 10.000 Bitcoin dan memesan serta mengantarkan 2 buah pizza kepada Hanyecz. Pada saat itu, Bitcoin melakukan lompatan sejarah dari aset virtual menjadi alat transaksi nyata, dan Pizza Day pun lahir.
Makna mendalam di balik apresiasi 16 tahun—Pesan dari Pizza Day
Ada yang pernah berkomentar di Reddit, bahwa Jercos kemudian menjual 10.000 Bitcoin tersebut dengan harga sangat rendah, melewatkan peluang kenaikan nilai yang luar biasa. Tapi seperti yang sering diucapkan komunitas kripto: “Likuiditas memberi nilai.” Jika pada tahun itu Laszlo Hanyecz tidak membuat keputusan yang tampak gila itu, dan jika tidak ada yang benar-benar menggunakan Bitcoin untuk membeli barang nyata, mungkin Bitcoin hari ini tidak lebih dari sekadar rangkaian angka yang tidak berguna.
Dari 0,0041 dolar AS pada Mei 2010 (setara dengan 41 dolar AS untuk 10.000 Bitcoin) hingga sekarang mencapai 90.160 dolar AS, kenaikan nilai Bitcoin sulit diungkapkan dengan kata-kata. Meskipun fluktuasi jangka pendek tak terhindarkan (misalnya, kenaikan kecil 0,34% dalam 24 jam terakhir), tren jangka panjang selama enam belas tahun ini menjadikan transaksi Pizza Day sebagai tonggak simbolis—bukti transformasi Bitcoin dari tidak ada menjadi nyata, dari teori ke praktik.
Pizza Day bukan sekadar mengenang sebuah transaksi, tetapi juga mengenang saat Bitcoin pertama kali menjadi mata uang di dunia nyata, saat aset desentralisasi pertama kali digunakan untuk menukar kebutuhan sehari-hari, saat sebuah tatanan ekonomi baru pertama kali diwujudkan secara langsung. Enam belas tahun kemudian, setiap 22 Mei, komunitas kripto akan mengenang kisah ini, mengingatkan diri mereka sendiri untuk tidak melupakan mimpi awal Bitcoin—menjadi mata uang yang bebas beredar di seluruh dunia.