Bitcoin menembus level bawah, $860 juta terungkap menunjukkan kerentanan pasar

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Minggu ini pasar cryptocurrency mengalami peningkatan risiko secara tiba-tiba, Bitcoin mengalami penurunan tajam di tengah pertarungan antara bullish dan bearish, menembus level support dari sekitar 95.000 dolar AS dan turun di bawah level 93.000 dolar AS, dengan titik terendah baru-baru ini mencapai 90.360 dolar AS. Penurunan besar dalam waktu singkat ini tidak hanya mengungkapkan kerentanan infrastruktur pasar, tetapi juga mencerminkan bahwa momentum kenaikan saat ini telah melemah secara signifikan. Data terbaru menunjukkan bahwa harga Bitcoin berfluktuasi di sekitar 90.000 dolar AS, dan suasana pasar tetap tegang.

Bullish Tersandung dan Memicu Gelombang Forced Liquidation

Menurut data on-chain dari CoinGlass, setelah gagal mempertahankan posisi di kisaran 95.000 hingga 97.000 dolar AS, dalam 24 jam terakhir pasar derivatif crypto mengalami forced liquidation lebih dari 8,6 miliar dolar AS, dengan posisi bullish menyumbang sekitar 7,8 miliar dolar AS. Inti dari masalah ini adalah—dana yang sebelumnya bersikap bullish terlalu terkonsentrasi, dan begitu harga menembus level tertentu secara berbalik, akan memicu rangkaian tersandungnya posisi bullish, menciptakan efek “terlambat” yang mempercepat penurunan lebih jauh.

Selain itu, patut diperhatikan bahwa harga emas justru mencapai level tertinggi baru di tengah meningkatnya risiko geopolitik, dengan kenaikan sebesar 1,7%, mencapai 4.600 dolar AS per ons. Amerika Serikat mengenakan tarif 10% kepada Denmark dan tujuh negara Eropa lainnya, serta mengancam tidak akan mencabut langkah tersebut sampai “pengambilalihan penuh atas Greenland selesai,” yang meningkatkan permintaan safe haven global dan semakin menekan Bitcoin sebagai aset risiko.

Derivatif Memuncak, Likuiditas Menjadi Kelemahan Bursa

Laporan mingguan dari Glassnode menunjukkan bahwa dorongan Bitcoin ke level 96.000 dolar AS sebelumnya lebih banyak didukung oleh akumulasi dana pasif dari pasar derivatif, bukan dari pembelian berkelanjutan di pasar spot. Di mana, pengisian kembali posisi secara paksa (short squeeze) di pasar futures memainkan peran kunci sebagai pendorong utama.

Yang lebih penting, kedalaman transaksi di pasar futures relatif tipis, sehingga begitu kekuatan pembelian paksa melemah, harga dapat dengan mudah berbalik secara tajam. Glassnode juga menyoroti sebuah level tekanan penting—“zona akumulasi pasokan” yang terakumulasi oleh pemegang jangka panjang di dekat titik tertinggi siklus, yang telah beberapa kali memadamkan rebound terbaru dan menjadi hambatan utama untuk kenaikan lebih lanjut.

Rebound Pasar Bearish atau Akumulasi Dasar? Pandangan Berbeda

CryptoQuant mengambil posisi yang lebih berhati-hati, berpendapat bahwa tren sejak akhir November lebih mirip dengan “rebound pasar bearish” yang berpotensi, bukan awal dari tren bullish baru. Laporan menekankan bahwa Bitcoin saat ini masih di bawah Moving Average 365 hari (sekitar 101.000 dolar AS), yang secara tradisional dianggap sebagai garis pemisah antara bullish dan bearish.

Meskipun sinyal permintaan membaik, CryptoQuant menunjukkan bahwa struktur pasar secara keseluruhan belum mengalami perubahan substansial, permintaan spot masih menyusut, dan aliran dana ke ETF spot Bitcoin AS terus lemah, jauh dari harapan pemulihan yang kuat dari bullish.

Sinyal On-Chain Menunjukkan Pasar Sedang Mengakumulasi Dasar, Tapi Rebound Sebenarnya Masih Perlu Konfirmasi

Yang sedikit menghibur, pasar tidak sepenuhnya suram. Glassnode mencatat bahwa dibandingkan awal tahun, kecepatan penjualan oleh pemegang jangka panjang telah menurun secara signifikan, menunjukkan bahwa keinginan institusi untuk menimbun Bitcoin semakin meningkat. Selain itu, aliran dana spot di bursa utama seperti Binance telah beralih menjadi dominasi pembeli, dan tekanan jual dari Coinbase mulai mereda, menandakan bahwa pasar sedang mencari dasar.

Pasar opsi juga mencerminkan kehati-hatian investor—meskipun implied volatility tetap rendah, kontrak jangka panjang masih mengandung perlindungan downside, menunjukkan bahwa investor tetap berhati-hati.

Prospek: Mekanisme Rebound Setelah Penembusan Masih Perlu Konfirmasi Permintaan Spot

Kesepakatan dari dua lembaga analisis terkemuka adalah bahwa sebelum permintaan spot yang berkelanjutan benar-benar kembali, Bitcoin sangat sensitif terhadap perubahan leverage dan likuiditas. Dalam jangka pendek, pasar tetap rentan terhadap guncangan ekstrem, dan investor harus waspada terhadap fluktuasi berikutnya. Apakah setelah penembusan harga akan mampu membangun dasar dan rebound, sangat bergantung pada apakah pasar spot dapat menampung pembelian, yang menjadi kunci penentu arah pasar ke depan.

BTC-0,01%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)