Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Morgan Stanley kembali memicu gelombang ETF kripto, mengajukan tiga dana spot dalam satu minggu
Menghadapi tren semakin mainstream-nya aset kripto, bank investasi berusia seratus tahun di Wall Street, Morgan Stanley, sedang merebut peluang pasar dengan kecepatan yang mengagumkan. Setelah mengajukan permohonan ETF spot Bitcoin (BTC) dan Solana (SOL) ke Securities and Exchange Commission (SEC) AS, raksasa keuangan dengan aset kelolaan mencapai triliunan dolar ini kembali melakukan langkah dalam waktu singkat, secara resmi mengajukan ETF spot Ethereum (ETH). Serangkaian langkah ini sepenuhnya menunjukkan transformasi Morgan Stanley dari “pengamat pasar” menjadi “pelaku aktif”.
Strategi Penempatan Cepat Raksasa Wall Street
Menurut informasi yang diungkapkan di situs resmi SEC, “Stanley Ethereum Trust” yang diajukan Morgan Stanley tidak hanya akan memegang langsung aset Ethereum dan mengikuti harga pasar, tetapi juga berencana menginvestasikan sebagian dana ke dalam staking untuk menghasilkan pendapatan tambahan. Strategi investasi berlapis ini mencerminkan pemahaman mendalam institusi keuangan tradisional terhadap ekosistem aset kripto.
Dalam waktu singkat, Morgan Stanley meluncurkan tiga permohonan ETF spot secara berurutan, yang mencerminkan penilaian ulang terhadap prospek pasar mata uang kripto oleh Wall Street. Ketika Bitcoin menembus $90K, Ethereum menembus $3K, dan Solana melonjak ke sekitar $130, arus masuk dana institusional menjadi tren yang tak terhindarkan.
Perbedaan Kompetitif dalam Desain Pendapatan Staking
Perlu diperhatikan bahwa ETF spot Ethereum milik Morgan Stanley mengambil pendekatan unik dalam pengelolaan pendapatan staking—pendapatan staking yang dihasilkan tidak langsung didistribusikan kepada investor, melainkan tercermin dalam nilai aset bersih (NAV) dana, yang secara otomatis meningkatkan nilai unit dana tersebut. Desain ini berbeda dengan ETF Ethereum dari Grayscale, yang mulai mendistribusikan pendapatan staking langsung kepada investor.
Dua model ini memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing: metode distribusi langsung lebih transparan dan intuitif, sementara desain yang memasukkan pendapatan ke dalam NAV dapat menciptakan efek pertumbuhan majemuk yang lebih besar bagi investor. Pilihan Morgan Stanley menunjukkan pemikiran profesional mereka dalam bidang pengelolaan aset.
Pasar ETF Kripto Mencapai Puncak Baru
Partisipasi kuat Morgan Stanley datang tepat saat pasar ETF spot kripto mencapai puncaknya. Berdasarkan data pasar terbaru, volume perdagangan ETF spot kripto di AS telah resmi menembus angka 2 triliun dolar, sementara total aset kelolaan (AUM) dari produk ETF spot Ethereum mendekati 20 miliar dolar.
Masuknya dana institusional ini tidak hanya meningkatkan skala pasar, tetapi juga membawa standar pengelolaan profesional dari keuangan tradisional ke dalam ekosistem kripto. Morgan Stanley terus memperluas portofolio aset kriptonya, menandai bahwa integrasi antara Wall Street dan aset digital telah memasuki tahap perkembangan baru.