Harga Bitcoin diperkirakan akan menyentuh dasar di $56.000, data on-chain memperingatkan pola pasar bearish

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Menurut analisis data on-chain dari lembaga riset CryptoQuant terbaru, harga Bitcoin menghadapi risiko penurunan yang cukup besar. Direktur riset lembaga tersebut, Julio Moreno, berdasarkan berbagai indikator on-chain, menilai bahwa Bitcoin sejak awal November 2025 telah memasuki siklus koreksi, dengan perkiraan dasar harga dalam denominasi dolar AS berada di kisaran 56.000 hingga 60.000 dolar AS, masih memiliki ruang koreksi sekitar 40% dari harga saat ini.

Hingga akhir Januari 2026, harga Bitcoin berkisar di sekitar 89.700 dolar AS, turun lebih dari 30% dari puncak sejarah 126.080 dolar AS yang dicapai pada Oktober 2025. CryptoQuant berpendapat bahwa koreksi kali ini berbeda secara signifikan dari siklus pasar bearish sebelumnya—perkiraan koreksi sekitar 55%, jauh lebih rendah dari penurunan 70-80% yang terjadi selama pasar bearish historis seperti tahun 2022.

Sinyal on-chain berbalik menjadi bearish, Bitcoin telah memasuki siklus koreksi

Indikator “Skor Pasar Bullish” yang dikembangkan CryptoQuant menggabungkan aspek teknikal dan data on-chain, dan indikator ini sepenuhnya berbalik menjadi negatif pada November 2025, serta belum mampu pulih secara efektif hingga saat ini. Moreno menunjukkan bahwa ini adalah kali pertama indikator ini kembali ke nol sejak 2022, yang mengirimkan sinyal bearish yang jelas.

Faktor-faktor yang memicu siklus koreksi ini meliputi: harga Bitcoin menembus support garis tahunan, aktivitas jaringan on-chain menurun secara signifikan, volume transaksi menunjukkan tren menyusut, dan peristiwa likuidasi besar-besaran pada Oktober langsung menghabiskan energi pembeli. Gabungan faktor-faktor ini akhirnya menyebabkan pasar beralih dari tren kenaikan satu arah menjadi koreksi yang berombak.

Daya beli melemah, posisi institusi terus melakukan penutupan posisi

Berbeda dari siklus halving sebelumnya, pendorong utama koreksi harga Bitcoin kali ini berasal dari melemahnya permintaan, bukan faktor pasokan. Moreno menganalisis bahwa pada tahun 2025 terjadi tiga gelombang utama permintaan: peluncuran ETF spot di AS, ekspektasi pasar menjelang dan setelah pemilihan presiden, serta munculnya strategi cadangan Bitcoin perusahaan. Namun, sejak awal Oktober, semua daya dorong permintaan ini berada di bawah tren jangka panjang.

Secara spesifik: ETF spot di AS pada kuartal keempat 2025 berbalik menjadi penjual bersih, dengan penjualan sekitar 24.000 Bitcoin, kontras tajam dengan pembelian aktif tahun sebelumnya; posisi institusi besar menunjukkan tanda-tanda penutupan; indikator profitabilitas stagnan. Selain itu, perusahaan strategi cadangan Bitcoin menyiapkan cadangan sekitar 1,44 miliar dolar AS sebagai persiapan untuk tren sideways jangka panjang atau penurunan.

Harga mengalami koreksi bertahap, 70.000 hingga 56.000 dolar AS menjadi support utama

Berdasarkan kerangka prediksi CryptoQuant, harga Bitcoin akan mengonfirmasi target penurunan secara bertahap. Support utama saat ini berada di sekitar 70.000 dolar AS, level ini diperkirakan bisa disentuh dalam 3 hingga 6 bulan ke depan. Jika pasar gagal mengumpulkan momentum bullish di area ini, risiko penurunan lebih dalam akan semakin nyata.

Target dasar yang lebih dalam berada di kisaran 56.000 hingga 60.000 dolar AS. Penentuan kisaran ini didasarkan pada “Harga Realized” Bitcoin—yaitu biaya rata-rata seluruh pemegang di jaringan—yang saat ini berkisar di sekitar 56.000 dolar AS. Secara historis, level harga ini biasanya menandai titik terendah ekstrem dari pasar bearish. Jika harga akhirnya menyentuh kisaran ini, itu akan mewakili retracement sekitar 55% dari puncak ke dasar. Menurut perkiraan waktu Moreno, penurunan yang lebih dalam ini kemungkinan akan terjadi pada paruh kedua 2026.

Rencana rebound di masa depan terbatas, likuiditas menjadi variabel kunci

Meskipun prospek penuh ketidakpastian, Moreno menekankan bahwa koreksi kali ini relatif lembut, dan mengimbau investor jangka panjang untuk menghindari panic selling. Namun, potensi rebound memerlukan kekuatan support baru. Pengamat pasar menunjukkan bahwa performa tahunan Bitcoin tahun 2025 merupakan yang pertama sejak pasar bearish 2022, yang menimbulkan tantangan terhadap ekspektasi kenaikan di 2026.

Variabel kunci yang menentukan apakah rebound bisa dimulai meliputi: pemulihan kekuatan pembelian institusi, perbaikan marginal likuiditas global (seperti ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve), dan pengumpulan kembali minat pasar. Riset CryptoQuant menekankan bahwa struktur pasar saat ini memiliki kemiripan dengan kondisi sebelum kejatuhan 2022, dan investor harus bersiap menghadapi volatilitas yang berkelanjutan. Support utama dalam beberapa bulan ke depan adalah di 70.000 dolar AS, sementara support struktural jangka panjang berada di kisaran 56.000 hingga 60.000 dolar AS, keduanya bisa menjadi tolok ukur untuk menguji kepercayaan pasar.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan