「Beli dolar AS atau kejar Bitcoin?」 Melihat aliran dana pasar sebagai peluang investasi

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pasar cryptocurrency baru-baru ini sangat aktif, Bitcoin menembus level tekanan selama berbulan-bulan, tetapi di saat yang sama dolar AS menghadapi ekspektasi depresiasi, logika aliran dana di baliknya patut diperhatikan. Sebagai investor, apakah masih sebaiknya membeli dolar AS, atau justru memanfaatkan peluang pemulihan aset crypto ini? Jawabannya mungkin tersembunyi dalam perubahan kecil di pasar.

Hingga pertengahan bulan ini, Bitcoin berfluktuasi di sekitar 89.640 dolar AS. Dalam beberapa jam terakhir, harga sempat melonjak ke 90.570 dolar AS, lalu kembali ke 87.260 dolar AS, menunjukkan volatilitas yang jelas. Kunci dari tren ini adalah Bitcoin menembus level psikologis 95.000 dolar AS yang selama dua bulan terakhir sering menjadi hambatan—level ini pernah menjadi “stasiun akhir” bagi bullish, dan menimbulkan tekanan jual yang berat. Kini, garis pertahanan ini pecah, dan dipandang pasar sebagai sinyal penting perubahan sentimen.

Breakthrough secara teknikal, 95.000 dolar AS bukan lagi “pagar besi”

Dari sudut pandang teknikal, Bitcoin telah membuka ruang kenaikan menuju kisaran 10.000 hingga 10.6 juta dolar AS. Alex Kuptsikevich, Kepala Analis Pasar FxPro, menunjukkan bahwa level ini didukung oleh faktor psikologis di bawah dan tekanan teknikal dari moving average 200 hari di atas. Ia menekankan bahwa saat ini Bitcoin tidak hanya stabil di atas 95.000 dolar AS, yang merupakan level tertinggi baru-baru ini, tetapi juga jauh di atas moving average 50 hari, menunjukkan tren bullish yang jelas.

Perbaikan teknikal ini, dipadukan dengan lonjakan volume perdagangan, menunjukkan bahwa kenaikan ini bukan sekadar fatamorgana, melainkan didorong oleh permintaan beli baru. Biaya dana di pasar kontrak berkelanjutan tetap rendah, menandakan tidak adanya spekulasi berlebihan atau leverage yang tidak terkendali, yang merupakan sinyal positif untuk keberlanjutan kenaikan ini.

Rebalancing dana, aset risiko meningkat secara menyeluruh

Kenaikan Bitcoin yang tampaknya sederhana sebenarnya mencerminkan rotasi aset yang lebih luas. QCP Capital, lembaga perdagangan crypto di Singapura, menunjukkan bahwa logam mulia baru-baru ini menguat, sebagai aset lindung nilai selama periode gejolak geopolitik, secara tidak langsung mendukung tren pasar crypto. Logika di balik ini adalah: ketika logam mulia mendapatkan daya beli karena ekspektasi depresiasi mata uang, nilai relatif Bitcoin sebagai “emas digital” akan menonjol, dan menarik aliran dana kembali.

Inilah sebabnya membeli dolar AS tidak lagi menjadi pilihan utama. Saat ini, ekonomi secara keseluruhan berada dalam kondisi yang disebut “Goldilocks Scenario”—situasi di mana ekonomi tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Data ketenagakerjaan AS tetap solid, inflasi relatif stabil, mendorong kembali minat risiko secara umum. Dari pasar saham, logam mulia, dolar, hingga crypto, semua menunjukkan tanda-tanda rebalancing dana. Dalam lingkungan seperti ini, daya tarik membeli aset defensif seperti dolar justru menurun.

Data opsi menunjukkan konsensus pasar, 10 juta dolar AS tinggal menunggu waktu

Data dari Deribit, bursa opsi cryptocurrency terbesar di dunia, semakin menguatkan sentimen pasar. Dalam 24 jam terakhir, opsi beli (call options) dengan strike price di 96.000 dolar AS, 98.000 dolar AS, dan 100.000 dolar AS paling aktif diperdagangkan, menunjukkan pasar secara agresif bertaruh Bitcoin akan mencapai “harga enam digit”.

Joel Kruger, Strategi Pasar LMAX Group, menyatakan bahwa menembusnya Bitcoin di atas 95.000 dolar AS adalah sinyal bahwa risiko preferensi pasar crypto secara umum kembali menguat. Tren ini telah membangkitkan kembali momentum bullish di pasar, dan membuat investor kembali fokus ke level 10 juta dolar AS, bahkan tidak menutup kemungkinan menantang rekor tertinggi. Performa stabil pasar keuangan tradisional juga memberi dukungan—pasar saham AS yang stabil, dan imbal hasil obligasi yang cenderung stabil, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk rebound pasar crypto.

Dari kekuatan logam mulia ke pemulihan crypto, era membeli dolar sudah berakhir?

Jika Bitcoin mampu menutup minggu di atas 95.000 dolar AS, atau Ethereum berhasil menembus level 3.500 dolar AS secara efektif, ini akan menjadi sinyal konfirmasi penting untuk gelombang kenaikan baru. Saat itu, para investor yang selama ini memilih membeli dolar karena sikap konservatif mungkin akan dipaksa untuk mempertimbangkan ulang alokasi aset mereka.

Ketika aset risiko meningkat secara menyeluruh dan dana terus mengalir ke crypto, strategi membeli dolar secara tradisional jelas sudah tidak sesuai dengan ritme pasar saat ini. Ini bukan berarti dolar akan jatuh secara total, tetapi dalam ekonomi “Goldilocks”, di mana minat risiko kembali menguat, hal ini secara perlahan mengubah daya tarik relatif aset.

ETH0,97%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan