Di Tiongkok, dulu orang diajarkan bahwa dengan alasan yang benar bisa berjalan ke seluruh dunia, tanpa alasan sama sekali sulit melangkah. Sekarang adalah berjalan tanpa malu ke seluruh dunia, jujur sulit melangkah. Perbuatan baik dilakukan dengan banyak luka, perbuatan buruk dilakukan dengan sempurna tanpa cela. Penjahat yang jahat merasa sangat yakin, orang baik terluka di mana-mana. Di atas panggung semua berbicara tentang aturan, di bawah panggung yang dilakukan adalah hubungan. Mulut mengandung keadilan, hati justru memikirkan keuntungan. Di permukaan tampak penuh semangat, tapi yang dilakukan di mulut adalah transaksi yang kotor. Teman-teman yang tidak setia, orang yang tidak bisa diandalkan, meskipun makanannya enak, kamu tetap tidak bisa kenyang. Simpanlah kemurahan hatimu, jika perlu hitung-hitung, jika perlu pelit-pelitlah. Semangatmu hanya akan membuat orang lain merasa kamu bodoh dan punya banyak uang, tidak ada yang akan mengingat kebaikanmu. Di sini, sapi dan domba bisa diberi makan, babi dan anjing bisa diberi makan, hanya hati manusia yang tidak bisa dipenuhi. Jadi sekarang di masyarakat ini, berbicara tentang hubungan, keuntungan, kedudukan, uang, satu-satunya yang tidak dibicarakan adalah moral, bahkan hukum pun tidak dibicarakan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Di Tiongkok, dulu orang diajarkan bahwa dengan alasan yang benar bisa berjalan ke seluruh dunia, tanpa alasan sama sekali sulit melangkah. Sekarang adalah berjalan tanpa malu ke seluruh dunia, jujur sulit melangkah. Perbuatan baik dilakukan dengan banyak luka, perbuatan buruk dilakukan dengan sempurna tanpa cela. Penjahat yang jahat merasa sangat yakin, orang baik terluka di mana-mana. Di atas panggung semua berbicara tentang aturan, di bawah panggung yang dilakukan adalah hubungan. Mulut mengandung keadilan, hati justru memikirkan keuntungan. Di permukaan tampak penuh semangat, tapi yang dilakukan di mulut adalah transaksi yang kotor. Teman-teman yang tidak setia, orang yang tidak bisa diandalkan, meskipun makanannya enak, kamu tetap tidak bisa kenyang. Simpanlah kemurahan hatimu, jika perlu hitung-hitung, jika perlu pelit-pelitlah. Semangatmu hanya akan membuat orang lain merasa kamu bodoh dan punya banyak uang, tidak ada yang akan mengingat kebaikanmu. Di sini, sapi dan domba bisa diberi makan, babi dan anjing bisa diberi makan, hanya hati manusia yang tidak bisa dipenuhi. Jadi sekarang di masyarakat ini, berbicara tentang hubungan, keuntungan, kedudukan, uang, satu-satunya yang tidak dibicarakan adalah moral, bahkan hukum pun tidak dibicarakan.