Reformasi Regulasi Cryptocurrency di AS Masuk ke Tahap Baru. White House AI dan Tsar Cryptocurrency David Sacks baru-baru ini mengonfirmasi kepada industri bahwa “Undang-Undang Kejelasan Pasar Aset Digital (Clarity Act)” yang sangat dinantikan telah resmi masuk ke agenda sidang Senat, menandai langkah maju menuju pengesahan akhir dari legislasi penting ini. Tsar mengungkapkan di platform komunitas X bahwa dia telah melakukan komunikasi yang produktif dengan Ketua Komite Perbankan Senat Tim Scott dan Ketua Komite Pertanian John Boozman, dan kedua belah pihak mengonfirmasi bahwa undang-undang tersebut akan memulai proses markup pada Januari.
Tsar Memimpin Dorongan, Kerangka Regulasi Didukung oleh Konsensus Bipartisan
David Sacks menegaskan: “Kami belum pernah sedekat ini dengan pengesahan Undang-Undang Struktur Pasar Cryptocurrency yang didukung langsung oleh Presiden Trump.” Legislasi yang diajukan bersama oleh anggota parlemen dari kedua partai ini bertujuan untuk menetapkan kerangka regulasi yang jelas bagi aset digital yang selama ini berada dalam zona abu-abu regulasi, sekaligus membagi fungsi pengawasan antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Undang-undang ini telah mendapatkan dukungan kuat dari bipartisan di DPR pada Juli 2025 dan berhasil disahkan. Kini, perkembangan terbaru dari Tsar menandai bahwa “Clarity Act” secara resmi memasuki tahap peninjauan substantif di Senat.
Dua Versi di Senat Menjadi Tolok Ukur, Definisi “Aset Tambahan” Jadi Poin Perbedaan Utama
Perlu dicatat bahwa di dalam Senat sebenarnya sudah disiapkan versi lain dari undang-undang struktur pasar cryptocurrency, yang saat ini masih dalam tahap “draf diskusi.” Versi ini juga fokus pada pembagian kewenangan antara SEC dan CFTC, tetapi memperkenalkan konsep “Aset Tambahan (Ancillary Assets)” untuk memperjelas aset kripto mana yang tidak seharusnya dianggap sebagai sekuritas tradisional. Analisis pasar secara umum memprediksi bahwa proses sidang komite pada Januari akan menjadi momen kunci untuk mengintegrasikan versi DPR dari “Clarity Act” dan draf Senat, serta membangun dasar untuk versi final yang seragam.
Di bawah kepemimpinan Tsar, kemajuan reformasi regulasi ini mencerminkan perhatian strategis pemerintah AS terhadap perkembangan industri kripto, sekaligus menandai titik balik dari regulasi yang selama ini kabur menuju kerangka regulasi yang lebih sistematis.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Putra Mahkota Kripto Gedung Putih David Sacks mengonfirmasi bahwa 《Clarity Act》 akan masuk ke sidang Senat pada bulan Januari
Reformasi Regulasi Cryptocurrency di AS Masuk ke Tahap Baru. White House AI dan Tsar Cryptocurrency David Sacks baru-baru ini mengonfirmasi kepada industri bahwa “Undang-Undang Kejelasan Pasar Aset Digital (Clarity Act)” yang sangat dinantikan telah resmi masuk ke agenda sidang Senat, menandai langkah maju menuju pengesahan akhir dari legislasi penting ini. Tsar mengungkapkan di platform komunitas X bahwa dia telah melakukan komunikasi yang produktif dengan Ketua Komite Perbankan Senat Tim Scott dan Ketua Komite Pertanian John Boozman, dan kedua belah pihak mengonfirmasi bahwa undang-undang tersebut akan memulai proses markup pada Januari.
Tsar Memimpin Dorongan, Kerangka Regulasi Didukung oleh Konsensus Bipartisan
David Sacks menegaskan: “Kami belum pernah sedekat ini dengan pengesahan Undang-Undang Struktur Pasar Cryptocurrency yang didukung langsung oleh Presiden Trump.” Legislasi yang diajukan bersama oleh anggota parlemen dari kedua partai ini bertujuan untuk menetapkan kerangka regulasi yang jelas bagi aset digital yang selama ini berada dalam zona abu-abu regulasi, sekaligus membagi fungsi pengawasan antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Undang-undang ini telah mendapatkan dukungan kuat dari bipartisan di DPR pada Juli 2025 dan berhasil disahkan. Kini, perkembangan terbaru dari Tsar menandai bahwa “Clarity Act” secara resmi memasuki tahap peninjauan substantif di Senat.
Dua Versi di Senat Menjadi Tolok Ukur, Definisi “Aset Tambahan” Jadi Poin Perbedaan Utama
Perlu dicatat bahwa di dalam Senat sebenarnya sudah disiapkan versi lain dari undang-undang struktur pasar cryptocurrency, yang saat ini masih dalam tahap “draf diskusi.” Versi ini juga fokus pada pembagian kewenangan antara SEC dan CFTC, tetapi memperkenalkan konsep “Aset Tambahan (Ancillary Assets)” untuk memperjelas aset kripto mana yang tidak seharusnya dianggap sebagai sekuritas tradisional. Analisis pasar secara umum memprediksi bahwa proses sidang komite pada Januari akan menjadi momen kunci untuk mengintegrasikan versi DPR dari “Clarity Act” dan draf Senat, serta membangun dasar untuk versi final yang seragam.
Di bawah kepemimpinan Tsar, kemajuan reformasi regulasi ini mencerminkan perhatian strategis pemerintah AS terhadap perkembangan industri kripto, sekaligus menandai titik balik dari regulasi yang selama ini kabur menuju kerangka regulasi yang lebih sistematis.