Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#数字资产市场动态 Dalam dunia kripto selama delapan tahun, saya bisa dibilang telah beranjak dari pemula yang ceria menjadi pemain lama yang sudah melihat berbagai situasi.
Pada dini hari yang dingin di tahun 2016, layar ponsel saya berkedip dengan notifikasi—Bitcoin melonjak dari 8000 ke 5550 rupiah secara mendadak. Saat itu saldo di akun saya tinggal 32000 rupiah, sewa rumah masih kurang 1800, dan teman kecil saya, Lao Zhou, malah menelepon menekan saya untuk melakukan bottom fishing. Saya menatap layar penuh lampu merah hijau dari garis K, bingung, bahkan tidak paham apa itu MA5. "Ini kayak elektrokardiogram di rumah sakit," saya setengah bingung. Lao Zhou di ujung sana berhenti sebentar, lalu berkata, "Jangan berharap jadi orang kaya dalam sekejap, hidup dulu, baru bisa makan daging."
Kalimat itu seperti korek api yang menyulut, seketika menerangi kekhawatiran saya yang panik dan tidak tahu harus berbuat apa. Saya menggigit gigi, mentransfer 20 ribu rupiah untuk masuk pasar, dan sejak hari itu saya benar-benar terjun ke dalam pusaran dunia kripto.
Sekarang Bitcoin berfluktuasi di sekitar 93.000 dolar, tapi yang paling saya ingat adalah malam-malam di dini hari saat saya kehilangan tidur karena kerugian. Dunia kripto tidak pernah punya "momen pencerahan," hanya pelajaran berdarah yang didapat dari setiap transaksi nyata dengan uang asli.
Setelah jatuh ke banyak lubang, saya menyimpulkan beberapa aturan emas. Yang paling penting: pasar yang turun tajam lalu rebound perlahan-lahan, sepuluh dari sepuluh adalah skema yang dibuat oleh bandar; sebaliknya, yang turun perlahan lalu tiba-tiba naik, itulah yang menyimpan peluang nyata.
Pada November 2020, UNI jatuh dari 8 dolar ke 2,5 dolar. Saat itu, di komunitas penuh dengan cacian, kabar tentang proyek yang kabur, kode yang bermasalah, bertebaran di mana-mana. Tapi saya teringat kata Lao Zhou, dan menetapkan aturan mati—"Setiap turun 20%, tambah posisi lagi." Tiga bulan saya lakukan tiga kali, dan secara keras menekan biaya ke 3,1 dolar. Hingga Mei tahun berikutnya, harganya melonjak ke 40 dolar. Saya memandang grafik dengan tangan bergetar, tanpa ragu langsung menjual semua, dan kali ini saya mendapatkan keuntungan 12 kali lipat.
Sekarang, saya paling takut dengan dua jenis pasar. Yang pertama adalah pasar yang terlalu panas. Pada 2021, Dogecoin sempat masuk lima besar trending, tapi saya cek data di chain, volume transaksi selama seminggu malah turun 30%. Saya langsung menutup posisi hari itu juga, dan tiga hari kemudian, harganya benar-benar terjun bebas. Yang kedua adalah pasar yang benar-benar dingin. Pada 2018, BTC berdiam di sekitar 3200 dolar selama dua minggu, volume transaksi menyusut hingga sepersepuluh dari puncaknya. Tapi saya malah rutin melakukan investasi sebesar 100 dolar setiap hari, bertahan selama setengah tahun, dan secara keras menekan biaya ke 3800 dolar, sehingga mampu menangkap gelombang kenaikan utama berikutnya.
Lao Zhou berhenti dari dunia ini pada 2019, dan membuka toko kelontong. Sebelum pergi, dia cuma bilang, "Pasar makin gila, makin harus takut."
Sekarang, di halaman utama aplikasi trading saya tertempel catatan tulisan tangan: "Kalau ragu, berhenti dulu."
Dunia kripto sebenarnya bukan kasino. Sekarang, meskipun fluktuasi Bitcoin setiap hari bikin takut, saya selalu ingat bobot uang 20 ribu rupiah pertama saya—menjaga garis bawah modal, tidak terbawa emosi dan garis K, itu rahasia utama agar bisa bertahan dan maju di bidang ini.