Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
21 Januari, dunia kripto menyambut pembalikan dramatis. Trump secara tiba-tiba mengumumkan pembatalan rencana kenaikan tarif 10% terhadap 8 negara Eropa yang dijadwalkan mulai 1 Februari. Begitu berita ini keluar, reaksi pasar sangat cepat—Bitcoin langsung menguat, sempat menembus 90.3 ribu dolar AS, rebound lebih dari 3% dari titik terendah harian; Ethereum bahkan lebih agresif, dari posisi terendah 2870 dolar AS langsung rebound ke 3060 dolar AS, kenaikan hampir 7%. Seluruh pasar kripto menampilkan pembalikan besar berbentuk V yang khas.
Di balik pergerakan ini terdapat sinyal politik yang jelas. Setelah Trump bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO di Forum Davos, dia mengeluarkan apa yang disebut "Kerangka Kesepakatan Greenland". Menurut pernyataan resmi, ini melibatkan kesepakatan tentang penempatan sistem pertahanan dan hak pengembangan sumber daya mineral. Ketegangan perdagangan AS-Eropa pun sementara mereda.
Jika dibandingkan dengan situasi satu minggu lalu, sensitivitas pasar menjadi jauh lebih jelas. Saat itu Trump baru saja mengancam akan menaikkan tarif, dan pasar kripto dipenuhi ketakutan dan kepanikan. Dana keluar secara besar-besaran mencari perlindungan, Bitcoin sempat turun di bawah 87 ribu dolar AS, dan Ethereum mencatat level terendah hampir satu bulan. Dalam waktu hanya beberapa hari, sentimen pasar yang ekstrem benar-benar berbalik.
Mengapa kebijakan makroekonomi begitu langsung mempengaruhi aset kripto? Alasan utamanya adalah karena Bitcoin dan Ethereum pada dasarnya adalah aset berisiko tinggi. Jika situasi geopolitik memburuk dan perang dagang global meningkat, ketidakpastian ekonomi akan melonjak. Dalam kondisi seperti ini, investor cenderung menjual aset bergejolak tinggi untuk membatasi kerugian, dan beralih ke emas, dolar AS, serta instrumen perlindungan risiko tradisional lainnya. Namun, begitu risiko mereda dan preferensi risiko kembali meningkat, dana akan kembali mengalir ke pasar kripto, mendorong harga rebound. Logika ini sangat terlihat dalam beberapa waktu terakhir.
Namun, trader berpengalaman tahu bahwa pembalikan kebijakan semacam ini sering kali penuh ketidakpastian. "Kerangka kesepakatan" yang disebutkan bahkan belum berupa dokumen resmi, dan pihak Denmark secara tegas menyatakan tidak akan membahas isu kedaulatan Greenland. Jika negosiasi selanjutnya mengalami hambatan, ancaman tarif bisa kembali kapan saja. Seberapa lama rebound pasar kripto ini akan bertahan sangat bergantung pada perkembangan nyata dari negosiasi perdagangan AS-Eropa. Dalam jangka pendek, risiko preferensi pasar memang sedang meningkat, tetapi tren kebijakan jangka panjang masih harus diamati secara ketat.