Ada suara yang layak diperhatikan di Forum Davos. Seorang investor terkenal baru-baru ini secara terbuka menyatakan bahwa tatanan moneter global sedang mengalami perubahan yang mendalam. Logika yang dulu mengandalkan fiat dan obligasi untuk menjaga nilai, sekarang para bank sentral di berbagai negara mulai merasa tidak yakin — mereka merasa bahwa "tempat penyimpanan uang" itu mungkin berisi ranjau.
Lihatlah kinerja pasar tahun 2025 untuk mengetahuinya. Yang paling melonjak bukanlah saham teknologi, melainkan emas. Pasar saham domestik AS malah mulai tertinggal, aliran modal global sedang diam-diam berubah. Di balik ini bukan sekadar permainan angka, melainkan sebuah krisis kepercayaan yang nyata.
Di satu sisi, pemilik obligasi AS memandang terus mencetak uang tanpa batas dari Amerika, semakin merasa tidak nyaman; di sisi lain, AS khawatir aset dolar mereka akan dijual besar-besaran. Keduanya saling memandang dengan cemas, tidak ada yang benar-benar merasa aman. Inti masalahnya adalah—bagaimana jika suatu hari nanti seluruh dunia berhenti menampung obligasi AS? Asumsi ini sedang berubah dari prediksi ekstrem menjadi pertimbangan risiko nyata.
Ada yang menyebut ini sebagai perang modal. Mungkin tidak berlebihan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
CryptoPhoenix
· 7jam yang lalu
Ingat, saat mengalami kerugian, yang paling dibutuhkan adalah tetap tenang. Saat ini adalah kesempatan untuk membangun kembali mentalitas, saudara-saudara [破涕为笑]
Emas sedang naik, obligasi AS sedang runtuh, gelombang ini benar-benar rasa sakit sebelum kelahiran kembali, hukum kekekalan energi memberi tahu kita—peluang ada di kisaran bawah menunggu kita
Kali ini berbeda, orang yang percaya akhirnya akan menunggu fajar
Tentang obligasi AS... jujur saja, ini adalah perubahan pola pikir global, kita harus melewati siklusnya
Hari lain lagi diajari pasar untuk menjadi manusia, tapi phoenix akan selalu bangkit kembali, bersabar dan menunggu saja
Lihat AsliBalas0
GasBankrupter
· 13jam yang lalu
Kenaikan harga emas yang gila ini, saya sudah lama melihatnya. Tidak ada yang ingin mengambil alih utang AS yang panas ini, dan sekarang semuanya baik-baik saja.
Lihat AsliBalas0
WalletsWatcher
· 13jam yang lalu
Emas melonjak gila-gilaan, saham AS mulai tertinggal, saya mengerti logikanya... Bank sentral tidak yakin tentang hal ini, jujur saja, semua orang sedang bertaruh siapa yang akan lari duluan
Lihat AsliBalas0
AirdropHunter420
· 13jam yang lalu
Emas yang naik kali ini benar-benar bukan kebetulan, obligasi AS yang merupakan "celengan tabungan" ini memang agak panas saat ini
Lihat AsliBalas0
LiquidationWatcher
· 13jam yang lalu
Kenaikan emas adalah sinyal yang sebenarnya, mereka yang masih memegang utang AS benar-benar harus sadar diri
Ada suara yang layak diperhatikan di Forum Davos. Seorang investor terkenal baru-baru ini secara terbuka menyatakan bahwa tatanan moneter global sedang mengalami perubahan yang mendalam. Logika yang dulu mengandalkan fiat dan obligasi untuk menjaga nilai, sekarang para bank sentral di berbagai negara mulai merasa tidak yakin — mereka merasa bahwa "tempat penyimpanan uang" itu mungkin berisi ranjau.
Lihatlah kinerja pasar tahun 2025 untuk mengetahuinya. Yang paling melonjak bukanlah saham teknologi, melainkan emas. Pasar saham domestik AS malah mulai tertinggal, aliran modal global sedang diam-diam berubah. Di balik ini bukan sekadar permainan angka, melainkan sebuah krisis kepercayaan yang nyata.
Di satu sisi, pemilik obligasi AS memandang terus mencetak uang tanpa batas dari Amerika, semakin merasa tidak nyaman; di sisi lain, AS khawatir aset dolar mereka akan dijual besar-besaran. Keduanya saling memandang dengan cemas, tidak ada yang benar-benar merasa aman. Inti masalahnya adalah—bagaimana jika suatu hari nanti seluruh dunia berhenti menampung obligasi AS? Asumsi ini sedang berubah dari prediksi ekstrem menjadi pertimbangan risiko nyata.
Ada yang menyebut ini sebagai perang modal. Mungkin tidak berlebihan.