Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Gelombang Kejut Intervensi Yen Jepang: Fluktuasi Pasar Jangka Pendek vs Peluang Likuiditas Jangka Panjang
Sumber: BlockMedia Judul Asli: ‘Kejutan Yen’ Pandangan Pasar… Kekhawatiran Dampak Jangka Pendek vs Harapan Likuiditas Tautan Asli: https://www.blockmedia.co.kr/archives/1035870
Intervensi Yen Memicu Perbedaan Pendapat di Pasar
Perdebatan tentang kemungkinan intervensi yen terus menyebar, dengan pelaku pasar keuangan global memiliki pandangan yang beragam. Di satu sisi, kekhawatiran bahwa kenaikan tajam yen akan memberikan guncangan pada aset berisiko, di sisi lain, menantikan depresiasi dolar AS dan ekspansi likuiditas yang diharapkan dapat memberikan dampak positif pada harga aset dalam jangka menengah hingga panjang.
Risiko Jangka Pendek dan Peluang Jangka Panjang Bersamaan
Analis pasar Ted Pillows menyatakan bahwa Federal Reserve sedang mempersiapkan intervensi yen. Ia menunjukkan bahwa jika AS menjual dolar dan membeli yen, pasokan dolar akan meningkat dan dolar akan melemah. Proses ini akhirnya dapat meningkatkan likuiditas, yang menguntungkan aset berisiko. Tetapi ia juga memperingatkan bahwa jika yen terlebih dahulu menguat, kemungkinan akan terjadi penurunan tajam serupa dengan yang terjadi pada Agustus 2024. Ini berarti setelah guncangan jangka pendek, pasar mungkin stabil dan memasuki fase rebound.
Suara Kritik: Harga Likuiditas dan Biaya Kebijakan
Ricardo Celini memiliki pandangan yang lebih kritis terhadap intervensi yen. Ia berpendapat bahwa tindakan ini adalah “pembungkusan kebijakan stabilitas untuk menyembunyikan pelepasan likuiditas dan penjualan dolar,” dan mengkhawatirkan pengenceran nilai mata uang. Pandangannya adalah bahwa nilai aset nyata tergerus, tetapi dibenarkan dengan nama kebijakan.
Analisis Realistis Pasar Aset Digital
Dalam pasar aset kripto, para pelaku menawarkan perspektif yang lebih realistis. Analisis Crypto Fundi menyatakan bahwa intervensi yen dalam jangka pendek akan meningkatkan volatilitas valuta asing dan memberi tekanan pada aset berisiko, tetapi dalam jangka menengah, peningkatan likuiditas biasanya menyebabkan penilaian ulang harga aset. Ia menekankan pentingnya mengonfirmasi sinyal berakhirnya fase volatilitas.
TryzubX juga menyampaikan pandangan serupa, menggunakan istilah “keuntungan jangka panjang setelah rasa sakit jangka pendek.” Ia percaya bahwa penguatan yen mungkin awalnya memicu aliran keluar risiko, tetapi setelah penyesuaian leverage selesai, likuiditas dapat kembali mendorong pasar ke atas.
Analisis Struktural: Dampak Deleveraging
Gigabrain menggambarkan kemungkinan intervensi yen sebagai “pedang bermata dua untuk aset kripto.” Ia menganalisis bahwa jika yen menguat, perdagangan arbitrase yen akan dipaksa menutup posisi, dan aset berisiko akan menjadi yang paling terdampak. Karena aset kripto sangat sensitif terhadap perubahan likuiditas, fase deleveraging akan menyebabkan gejolak terlebih dahulu. Namun, begitu fase depresiasi dolar AS benar-benar dimulai, kondisi rebound akan terbentuk.
Fadil CFT menunjukkan struktur teknis dari intervensi yen: pembelian yen sebagian besar dipimpin oleh Bank of Japan, dengan Federal Reserve berperan mendukung. Meskipun likuiditas dolar sendiri mungkin tidak meningkat secara signifikan, setelah penutupan posisi arbitrase yen selesai, aset berisiko kemungkinan akan memimpin dalam fase pemulihan.
Konsensus Pasar: Perhatikan Kecepatan dan Intensitas Perubahan
Pasar umumnya sepakat bahwa perlu memperhatikan kecepatan dan kekuatan fluktuasi yen. Jika yen menguat terlalu cepat, peningkatan volatilitas jangka pendek tidak dapat dihindari. Tetapi begitu penyesuaian selesai, perubahan lingkungan likuiditas akan kembali menentukan arah harga aset. Pemahaman ini sedang menyebar luas di pasar.