Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pelarian besar stablecoin: di balik penguapan $7 miliar, apakah dana benar-benar meninggalkan pasar kripto
Minggu lalu, nilai pasar stablecoin ERC-20 di Ethereum menguap sekitar 7 miliar dolar AS, ini bukan sekadar peralihan aset sederhana, melainkan sinyal bahwa investor mungkin secara aktif menarik diri dari pasar kripto. Pada saat yang sama, Bitcoin telah mengalami kerugian sebesar 4,5 miliar dolar AS (tertinggi dalam tiga tahun), dan laba/rugi yang direalisasikan bersih turun ke 97%. Semua ini sebenarnya mencerminkan apa?
Stablecoin dari “Zona Tunggu” ke “Jalur Pelarian”
Stablecoin memainkan peran khusus dalam pasar kripto. Analis dari lembaga riset data blockchain CryptoQuant, Darkfrost, menunjukkan bahwa pada paruh kedua 2025, pasokan stablecoin ERC-20 terus berkembang, seiring dengan kenaikan Bitcoin dan aset digital utama lainnya. Pertumbuhan yang sinkron ini biasanya berarti dana baru sedang mengalir ke bidang kripto, di mana stablecoin berfungsi seperti “zona tunggu”, dana pertama masuk ke sini, lalu dialokasikan ke aset yang lebih volatil sesuai kondisi pasar.
Namun pola ini mulai terganggu pada awal 2026. Sebelumnya, saat pasar melemah, nilai pasar stablecoin biasanya hanya bergerak datar, menunjukkan bahwa dana berhenti masuk tetapi tidak keluar. Kali ini berbeda, skala stablecoin mengalami penyusutan cepat yang jarang terjadi selama bertahun-tahun, menandakan bahwa investor sedang langsung menukarkan dana mereka ke fiat atau beralih ke aset di luar pasar.
Data sebagai Bukti: Gelombang Kerugian di Bitcoin
Penurunan stablecoin bukan fenomena yang berdiri sendiri. Berdasarkan data terbaru, Bitcoin telah mengalami kerugian sebesar 4,5 miliar dolar AS, tertinggi dalam tiga tahun. Lebih menarik lagi, laba/rugi yang direalisasikan bersih Bitcoin telah turun 97%, mendekati nol.
Apa artinya ini? Para paus tetap memperoleh keuntungan, tetapi dukungan pasar berasal dari ketidakhadiran penjual. Dengan kata lain, pasar telah beralih dari “didorong oleh dana tambahan” menjadi “permainan dana yang sudah ada”. Ketika pemegang mulai mengkonsolidasikan kerugian mereka secara besar-besaran, biasanya menandai perubahan besar dalam kepercayaan pasar.
Tiga Sinyal Aliran Dana
Data stablecoin dan Bitcoin mengungkapkan perubahan aliran dana:
Faktor Makro yang Mendorong
Penarikan dana ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan berita terbaru, ancaman penutupan pemerintah AS, harga logam mulia menembus $5000, dan pasar saham yang terus menguat, semua faktor ini mengalihkan perhatian investor dari aset kripto. Dalam konteks meningkatnya risiko makro, daya tarik aset safe haven tradisional meningkat.
Kunci Perkembangan Selanjutnya
Pergerakan pasar berikutnya sangat bergantung pada beberapa pertanyaan utama: Apakah pasokan stablecoin bisa kembali stabil? Apakah arus keluar dana akan terus berlanjut? Jika stablecoin terus menyusut, ini bisa berarti bahwa penyesuaian ini masih memiliki ruang untuk lebih dalam lagi; jika stablecoin kembali berkembang, mungkin itu menandai awal dari arus masuk dana yang baru.
Secara historis, kerugian tinggi seperti ini biasanya muncul di tengah atau akhir dari fase koreksi pasar. Tapi yang berbeda kali ini adalah, dana tidak hanya terpaksa menjual dan keluar, tetapi juga beralih ke aset di luar pasar, menunjukkan bahwa perubahan preferensi risiko pasar mungkin lebih dalam lagi.
Kesimpulan
Penguapan 7 miliar dolar AS dari stablecoin bukan masalah teknis, melainkan masalah psikologis. Ini mencerminkan pergeseran dari “rotasi di dalam pasar kripto” ke “penarikan dari pasar kripto”. Dengan kerugian realisasi Bitcoin sebesar 4,5 miliar dolar dan perubahan makroekonomi, yang kita lihat adalah arus dana yang benar-benar keluar, bukan sekadar peralihan aset.
Bagi pelaku pasar, yang perlu diamati secara ketat berikutnya adalah apakah pasokan stablecoin bisa stabil kembali, karena ini akan langsung mempengaruhi arah pergerakan Bitcoin dan seluruh pasar kripto di tahap berikutnya. Data saat ini menunjukkan suasana pasar memang sedang mendingin, tetapi pengalaman sejarah juga mengingatkan bahwa data ekstrem seperti ini sering muncul di dekat bagian bawah pasar.