CEO perusahaan sekuritas besar Charles Schwab, Rick Woster, menunjukkan pandangan optimis tentang pasar Bitcoin tahun 2026. Yang patut diperhatikan adalah bahwa prospek positif ini didasarkan pada faktor makroekonomi yang konkret seperti pelonggaran kuantitatif dan tren kebijakan Federal Reserve (FRB), bukan sekadar psikologi pasar. Meskipun saat ini sedang mengalami koreksi, semakin banyak suara di kalangan para ahli yang memperkirakan pembalikan pasar di paruh kedua tahun ini.
Hubungan antara pelonggaran kuantitatif yang dikatakan Woster dan pasar Bitcoin
Dalam wawancara awal Januari, CEO Woster menekankan pengaruh pelonggaran kuantitatif terhadap pasar aset kripto. Pelonggaran kuantitatif adalah kebijakan moneter di mana bank sentral menyediakan sejumlah besar uang ke pasar, mendorong penurunan suku bunga dan kenaikan harga aset. Dalam lingkungan seperti ini, dana investor yang mencari imbal hasil cenderung mengalir ke aset berisiko seperti Bitcoin.
CEO Schwab menyatakan bahwa, selain pelonggaran kuantitatif, faktor gabungan seperti program pembelian obligasi oleh FRB dan kurangnya permintaan terhadap obligasi AS membuat lingkungan makroekonomi semakin menguntungkan bagi Bitcoin. Dengan kata lain, dalam kondisi di mana daya tarik aset keuangan tradisional menurun secara relatif, kemungkinan besar aliran dana ke aset kripto akan meningkat.
Perubahan lingkungan makroekonomi yang membawa dampak positif bagi Bitcoin
Sikap dukungan pasar dari FRB dan penurunan suku bunga yang menyertainya meningkatkan daya tarik investasi pada aset yang tidak menghasilkan bunga seperti Bitcoin. Terutama saat permintaan obligasi AS melemah, perhatian terhadap Bitcoin sebagai alternatif investasi cenderung meningkat.
Lebih penting lagi, perubahan lingkungan makroekonomi ini diperkirakan akan berlangsung tidak hanya secara sementara, tetapi sepanjang tahun 2026. Pandangan optimis CEO Woster didasarkan pada perubahan struktural ini, dan bukan sekadar psikologi pasar sesaat.
Strategi ekspansi layanan cryptocurrency Schwab menjelang paruh pertama 2026
Charles Schwab sedang aktif mengembangkan produk untuk memanfaatkan peluang pasar ini. Mereka telah mulai menawarkan produk berjangka Solana dan Micro Solana, dan pada paruh pertama 2026, mereka berencana meluncurkan layanan perdagangan cryptocurrency spot secara penuh.
Perluasan layanan aset kripto oleh perusahaan sekuritas besar ini akan membuka jalan bagi institusi dan kalangan kaya untuk masuk ke pasar Bitcoin. Ini pasti menjadi faktor penting yang akan mempengaruhi kondisi pasar tahun 2026.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Skenario kenaikan pasar Bitcoin 2026: pelonggaran kuantitatif dan lingkungan makro yang mendukung
CEO perusahaan sekuritas besar Charles Schwab, Rick Woster, menunjukkan pandangan optimis tentang pasar Bitcoin tahun 2026. Yang patut diperhatikan adalah bahwa prospek positif ini didasarkan pada faktor makroekonomi yang konkret seperti pelonggaran kuantitatif dan tren kebijakan Federal Reserve (FRB), bukan sekadar psikologi pasar. Meskipun saat ini sedang mengalami koreksi, semakin banyak suara di kalangan para ahli yang memperkirakan pembalikan pasar di paruh kedua tahun ini.
Hubungan antara pelonggaran kuantitatif yang dikatakan Woster dan pasar Bitcoin
Dalam wawancara awal Januari, CEO Woster menekankan pengaruh pelonggaran kuantitatif terhadap pasar aset kripto. Pelonggaran kuantitatif adalah kebijakan moneter di mana bank sentral menyediakan sejumlah besar uang ke pasar, mendorong penurunan suku bunga dan kenaikan harga aset. Dalam lingkungan seperti ini, dana investor yang mencari imbal hasil cenderung mengalir ke aset berisiko seperti Bitcoin.
CEO Schwab menyatakan bahwa, selain pelonggaran kuantitatif, faktor gabungan seperti program pembelian obligasi oleh FRB dan kurangnya permintaan terhadap obligasi AS membuat lingkungan makroekonomi semakin menguntungkan bagi Bitcoin. Dengan kata lain, dalam kondisi di mana daya tarik aset keuangan tradisional menurun secara relatif, kemungkinan besar aliran dana ke aset kripto akan meningkat.
Perubahan lingkungan makroekonomi yang membawa dampak positif bagi Bitcoin
Sikap dukungan pasar dari FRB dan penurunan suku bunga yang menyertainya meningkatkan daya tarik investasi pada aset yang tidak menghasilkan bunga seperti Bitcoin. Terutama saat permintaan obligasi AS melemah, perhatian terhadap Bitcoin sebagai alternatif investasi cenderung meningkat.
Lebih penting lagi, perubahan lingkungan makroekonomi ini diperkirakan akan berlangsung tidak hanya secara sementara, tetapi sepanjang tahun 2026. Pandangan optimis CEO Woster didasarkan pada perubahan struktural ini, dan bukan sekadar psikologi pasar sesaat.
Strategi ekspansi layanan cryptocurrency Schwab menjelang paruh pertama 2026
Charles Schwab sedang aktif mengembangkan produk untuk memanfaatkan peluang pasar ini. Mereka telah mulai menawarkan produk berjangka Solana dan Micro Solana, dan pada paruh pertama 2026, mereka berencana meluncurkan layanan perdagangan cryptocurrency spot secara penuh.
Perluasan layanan aset kripto oleh perusahaan sekuritas besar ini akan membuka jalan bagi institusi dan kalangan kaya untuk masuk ke pasar Bitcoin. Ini pasti menjadi faktor penting yang akan mempengaruhi kondisi pasar tahun 2026.