Mengapa saat menghadapi orang yang memiliki aura yang kuat, kamu selalu secara tidak sadar merasa lebih pendek? Atau malah berbuat sikap pura-pura, ucapan yang konfrontatif? Rendah hati dan sombong, pada dasarnya keduanya adalah hati kamu yang terseret oleh aura orang tersebut. Kamu mengira itu karena kurangnya keahlian, padahal sebenarnya itu karena "daya listrik" kamu yang kurang. Saya punya seorang teman yang mengelola dana di Shanghai, mengelola puluhan miliar. Tahun lalu pasar sangat suram, dia begadang semalaman rambutnya rontok seperti sehelai, orang-orang yang bertransaksi puluhan juta per menit, didorong oleh kecemasan sampai ke ambang kehancuran. Istrinya memaksa mendaftarkan dia ke kelas seni teh. Pada pelajaran pertama, guru tidak mengajarkan cara menyeduh teh, melainkan diam-diam menggosok tinta selama sepuluh menit. Suara gesekan itu, tatapan lembut yang tak terbantahkan, membuat dia yang terbiasa dengan ritme cepat di dunia keuangan secara tak sadar meletakkan ponselnya. Guru berkata: "Sepuluh menit ini sama panjangnya dengan sepuluh menit saat kamu rapat, tapi mengapa rasanya berbeda? Karena hati kalian telah ditarik kembali dari keadaan yang terus-menerus bergejolak oleh suara tinta ini, mulai menjadi tenang. Inilah 'perubahan' dari 'medan'." Hari itu mereka hanya belajar satu hal: diam-diam merebus secangkir air. Merasakan dinginnya air, suhu api, mendengarkan suara air dari tenang menjadi mendidih. Ketika teman saya benar-benar memusatkan perhatian sepenuhnya pada air itu, gambaran grafik K dan keluhan pelanggan yang tak bisa hilang dari pikiran malah memudar. Dia pertama kali mengerti, bahwa untuk tetap tenang dan tidak merendah di depan orang yang memiliki aura kuat, bukan bergantung pada belajar teknik bicara atau panduan berpakaian, melainkan apakah kamu mampu membangun "perisai energi" sendiri. Kisah berikutnya bahkan lebih mengejutkan. Dia mulai rutin menyisihkan satu jam setiap hari untuk "waktu minum teh", tahun lalu tidak hanya memulihkan kerugian, tetapi juga menciptakan kinerja terbaik di departemennya melawan tren pasar. Menghadapi pelanggan yang sangat dominan, dia juga bisa tetap tenang dan santai. Karena akhirnya dia mengerti, bahwa aura seseorang tidak ditentukan oleh pakaian atau status, melainkan oleh apakah energi internalnya cukup penuh. Ketika kamu memiliki "perisai" sendiri, angin dan hujan dari luar sulit mengguncangmu.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)