베리 실버트 kembali menjabat sebagai ketua dewan Grazeal, meskipun menghadapi tantangan hukum yang kompleks

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Grup Mata Uang Digital (DCG) pendiri Barry Silbert kembali menjabat sebagai Ketua Dewan Grayscale meskipun sedang menghadapi sengketa hukum dengan otoritas regulasi negara bagian New York. Kembalinya ini terjadi lebih dari satu tahun setelah pengunduran dirinya pada Desember 2022, dan menarik perhatian besar di industri kripto. Bersamaan dengan kembalinya ini, Grayscale sedang merestrukturisasi organisasinya melalui perekrutan eksekutif baru.

Perubahan Struktur Manajemen di Balik Sengketa Pengadilan

Kantor Jaksa Agung Negara Bagian New York menuduh Barry Silbert dan DCG menipu investor dan menyembunyikan kerugian keuangan sebesar 1 miliar dolar AS. Kasus ini saat ini sedang berlangsung di pengadilan negara bagian New York, dan Silbert serta DCG membantah keras tuduhan tersebut.

Di tengah situasi hukum ini, Grayscale melakukan restrukturisasi sistem manajemen. Chief Financial Officer (CFO) DCG, Mark Shifke, tetap akan menjadi anggota dewan, sementara Barry Silbert akan menjabat sebagai Ketua Dewan. Shifke telah memimpin Grayscale sejak Silbert mengundurkan diri pada Desember 2022.

Perombakan Eksekutif Besar-besaran dan Penguatan Organisasi

Seiring dengan kembalinya Barry Silbert, Grayscale melakukan perekrutan besar-besaran untuk eksekutif baru. Perusahaan mengangkat Chief Operating Officer (COO), Chief Marketing Officer (CMO), Chief Communications Officer (CCO), dan Chief Human Resources Officer (CHRO) baru. Mereka semua akan langsung melapor kepada CEO Grayscale, Peter Mintzberg.

Barry Silbert menyatakan dalam sebuah pernyataan, “Saya merasa terhormat dapat bergabung kembali ke Dewan Grayscale di saat yang penting bagi perusahaan dan ekosistem aset digital yang lebih luas,” dan menambahkan, “Saya memiliki kepercayaan mendalam terhadap daya saing jangka panjang perusahaan dan tim kepemimpinan yang akan memimpinnya.”

Strategi Dorong IPO dan Perluasan Produk Keuangan

Yang menarik perhatian adalah bahwa kembalinya Barry Silbert bertepatan dengan fase upaya perusahaan untuk go public (IPO). Tahun lalu, Grayscale telah menyelesaikan pengajuan rahasia untuk IPO ke Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan meskipun sedang berlangsung sengketa hukum dengan kantor Jaksa Agung negara bagian New York.

Selain itu, setelah Silbert mengundurkan diri, Grayscale secara signifikan memperluas portofolio bisnisnya. Produk utama perusahaan, Trust Bitcoin (GBTC), diubah menjadi dana indeks perdagangan (ETF), dan produk terkait Ethereum juga diubah dengan cara yang sama. Selain itu, beberapa produk kripto baru sedang diluncurkan atau diubah menjadi ETF.

Kembalinya Barry Silbert sebagai Ketua Dewan dipandang sebagai langkah yang memperkuat kepemimpinan dalam proses mendorong IPO Grayscale. Di tengah ketidakpastian regulasi dan volatilitas pasar yang terus berkembang di industri kripto, kembalinya Silbert memiliki makna penting bagi strategi masa depan Grayscale.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)