Menemukan Saham yang Underpriced Menggunakan Rasio Harga terhadap Nilai Buku: Strategi Investasi Nilai yang Praktis

Ketika mencari peluang investasi, investor yang cerdas sering mengandalkan rasio harga terhadap nilai buku sebagai metrik utama untuk mengidentifikasi saham yang undervalued dengan potensi pertumbuhan yang nyata. Berbeda dengan saham tren yang mengejar keuntungan spekulatif, investasi nilai fokus pada pembelian perusahaan yang secara fundamental sehat dan diperdagangkan di bawah nilai intrinsiknya. Rasio harga terhadap nilai buku—yang biasa disebut rasio P/B—berfungsi sebagai alat praktis untuk membedakan antara perusahaan yang benar-benar murah dan yang hanya sedang mengalami kesulitan.

Rasio itu sendiri cukup sederhana: bagi harga saham saat ini dengan nilai buku per saham. Angka yang dihasilkan memberi tahu Anda berapa banyak yang Anda bayar untuk setiap dolar aset perusahaan. Dalam lingkungan pasar saat ini, menggabungkan metrik valuasi seperti rasio P/B dengan fundamental yang kuat dapat mengungkap permata tersembunyi yang layak ditambahkan ke portofolio Anda.

Memahami Rasio Harga terhadap Nilai Buku: Prinsip Inti

Rumus rasio P/B dihitung dengan membagi kapitalisasi pasar perusahaan dengan total nilai buku ekuitasnya. Metrik ini memberikan kejelasan apakah sebuah saham diperdagangkan di bawah, di atas, atau sesuai dengan nilai akuntansi sebenarnya. Ketika sebuah saham diperdagangkan dengan rasio P/B di bawah 1,0, itu menunjukkan pasar menilai perusahaan dengan harga kurang dari nilai likuidasinya—sebuah tanda bahaya potensial atau peluang nyata, tergantung alasan dasarnya.

Secara historis, rasio P/B di bawah median industri menarik investor nilai yang mencari saham dengan potensi kenaikan yang cukup. Kuncinya adalah membedakan antara peluang yang benar-benar undervalued dan “jebakan nilai”—saham murah yang seharusnya murah karena aset perusahaan memburuk atau model bisnisnya bermasalah.

Apa Sebenarnya Nilai Buku?

Nilai buku mewakili nilai akuntansi dari aset bersih perusahaan: total aset dikurangi total kewajiban. Jika sebuah perusahaan segera dilikuidasi, nilai buku secara teoritis mewakili apa yang akan diterima pemegang saham biasa setelah semua kewajiban dibayar. Angka ini muncul di neraca perusahaan dan, dalam kebanyakan kasus, mewakili ekuitas pemegang saham biasa.

Namun, nilai buku menurut akuntansi tidak selalu sederhana. Perusahaan dengan aset tak berwujud yang besar, goodwill dari akuisisi, atau penilaian aset yang terlalu tinggi mungkin menunjukkan nilai buku yang menggelembung. Perusahaan manufaktur dan lembaga keuangan, yang memiliki aset nyata di buku mereka, biasanya memiliki nilai buku yang lebih andal dibandingkan perusahaan teknologi atau penyedia layanan yang banyak mengandalkan kekayaan intelektual.

Menganalisis Rasio P/B: Kapan Berfungsi dan Kapan Tidak

Membandingkan harga pasar saham dengan nilai buku memberikan perspektif tentang valuasi. Rasio P/B sebesar 2,0 berarti Anda membayar $2 untuk setiap $1 aset—cukup mahal secara proporsional dibandingkan perusahaan yang diperdagangkan dengan rasio P/B 0,8. Perbandingan antar industri sangat penting; membandingkan rasio P/B bank dengan perusahaan perangkat lunak tidak ada artinya karena struktur asetnya sangat berbeda.

Peringatan: rasio P/B yang sangat rendah bisa menandakan kelemahan. Pengembalian aset yang rendah, laba negatif, atau penilaian aset yang berlebihan sering menyebabkan rasio yang tertekan. Sebaliknya, saham yang diperdagangkan di atas nilai buku mungkin membenarkan premi jika perusahaan tersebut menjadi target akuisisi atau menghasilkan pengembalian aset yang luar biasa.

Rasio P/B paling efektif digunakan untuk sektor yang padat modal—perbankan, asuransi, manufaktur—di mana aset nyata mendominasi neraca. Rasio ini kurang andal untuk perusahaan dengan pengeluaran riset dan pengembangan tinggi, beban utang besar, model bisnis berbasis layanan, atau laba negatif. Investor yang canggih biasanya menggabungkan rasio P/B dengan metrik lain seperti rasio harga terhadap laba (P/E), rasio harga terhadap penjualan (P/S), dan rasio PEG untuk gambaran lengkap.

Menetapkan Kriteria Penyaringan untuk Peluang Nilai

Untuk mengidentifikasi saham nilai yang menarik, investor institusional menerapkan parameter penyaringan yang ketat:

Metrik Valuasi: Pilih saham dengan rasio harga terhadap buku di bawah median industri, menandakan mereka diperdagangkan dengan diskon dibandingkan rekan-rekannya. Lengkapi ini dengan rasio harga terhadap penjualan di bawah median industri untuk memastikan pasar tidak menilai berlebihan pendapatan yang dihasilkan. Untuk penilaian ke depan, gunakan rasio harga terhadap laba (estimasi F1) di bawah median industri, mencerminkan kekuatan laba yang diharapkan.

Valuasi Disesuaikan Pertumbuhan: Rasio PEG—harga terhadap laba dibagi tingkat pertumbuhan—mengidentifikasi saham undervalued dengan momentum penghasilan yang nyata. PEG di bawah 1,0 menunjukkan investor membayar kurang dari yang seharusnya didukung oleh jalur pertumbuhan perusahaan.

Likuiditas dan Momentum: Pastikan saham diperdagangkan minimal $5 per saham dan memiliki volume perdagangan rata-rata 20 hari minimal 100.000 saham. Likuiditas yang cukup memastikan Anda dapat masuk dan keluar posisi tanpa slippage harga yang merugikan.

Keyakinan Analis: Filter untuk saham dengan Zacks Rank #1 (Strong Buy) atau #2 (Buy), karena ini secara konsisten berkinerja lebih baik terlepas dari kondisi pasar. Tambahkan skor nilai A atau B; penelitian menunjukkan bahwa menggabungkan saham dengan peringkat tertinggi dan skor nilai unggul menghasilkan peluang paling menarik.

Lima Saham Undervalued yang Memenuhi Semua Kriteria

CVS Health (CVS) beroperasi sebagai perusahaan inovasi farmasi yang berkantor pusat di Woonsocket, Rhode Island, menawarkan layanan terintegrasi di seluruh spektrum perawatan farmasi. Saat ini memegang Zacks Rank #2 dan Skor Nilai A, CVS memproyeksikan pertumbuhan laba per saham selama 3-5 tahun sebesar 11,4%. Posisi perusahaan dalam layanan kesehatan esensial mendukung daya tarik valuasinya.

Signet Jewelers (SIG), berbasis di Hamilton, Bermuda, adalah peritel perhiasan berlian dan jam tangan terbesar di dunia, dengan operasi di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, dan Kepulauan Channel. Dengan tingkat pertumbuhan EPS 3-5 tahun sebesar 12,2%, Skor Nilai A, dan Zacks Rank #2, Signet menunjukkan prospek ekspansi yang solid di sektor ritel mewah.

KB Financial Group (KB), bank komersial utama Korea Selatan, menyediakan layanan kredit dan solusi keuangan terutama untuk individu dan usaha kecil-menengah, serta produk deposito di semua segmen pelanggan. Perusahaan ini memiliki proyeksi pertumbuhan EPS 3-5 tahun sebesar 12,33%, memegang Zacks Rank #2, dan Skor Nilai B, mencerminkan stabilitasnya di pasar keuangan emerging market.

Affiliated Managers Group (AMG), berkantor pusat di Massachusetts, berfungsi sebagai manajer aset global yang memegang saham di banyak perusahaan manajemen investasi. Jaringan afiliasinya mengelola lebih dari 500 produk investasi yang mencakup ekuitas global, internasional, dan pasar berkembang, serta ekuitas domestik, investasi alternatif, dan solusi pendapatan tetap. AMG memproyeksikan pertumbuhan EPS 3-5 tahun sebesar 14,2% sambil memegang Zacks Rank #2 dan Skor Nilai A.

PagSeguro Digital (PAGS) menyediakan solusi dan layanan teknologi keuangan, berkantor pusat di Sao Paulo, Brasil, dan beroperasi di berbagai wilayah. Perusahaan fintech ini menawarkan berbagai solusi pembayaran digital, perangkat point-of-sale, dan layanan kartu prabayar yang dirancang untuk mikro-penjual dan usaha kecil-menengah. PAGS memproyeksikan pertumbuhan EPS 3-5 tahun sebesar 11,3% dan saat ini memegang kepercayaan analis tertinggi dengan Zacks Rank #1 dan Skor Nilai A.

Pertimbangan Penting Sebelum Berinvestasi

Meskipun rasio harga terhadap nilai buku menawarkan kerangka kerja yang berharga, ini bukan alat pengambilan keputusan tunggal. Selalu analisis beberapa metrik valuasi—termasuk rasio P/E, P/S, dan tingkat utang terhadap ekuitas—sebelum menginvestasikan modal. Pahami alasan mengapa sebuah saham diperdagangkan dengan diskon; peluang nilai yang nyata sangat berbeda dari bisnis yang memburuk yang sementara diperdagangkan rendah. Lakukan due diligence menyeluruh terhadap kualitas manajemen, posisi kompetitif, dan dinamika industri sebelum menambahkan saham apa pun ke portofolio Anda.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)