Dalam sebuah pengungkapan dramatis tentang penipuan di dunia kripto, podcaster Brooklyn Thomas Sfraga dijatuhi hukuman 45 bulan penjara federal karena mengatur penipuan bernilai jutaan dolar yang menargetkan investor sehari-hari, penggemar properti, dan bahkan tetangganya. Skema ini, yang beroperasi dari 2016 hingga 2022, menunjukkan betapa rumitnya seorang tokoh cryptocurrency berusaha mempertahankan citra yang telah dia bangun dengan hati-hati—sampai akhirnya penegak hukum menangkapnya dengan tangan kosong di Las Vegas.
Arsitek Penipuan: Bagaimana Sfraga Membangun Kerajaan Penipuannya
Thomas Sfraga, yang mengaku sebagai “T.J. Stone” di kalangan crypto, menampilkan wajah yang rapi dan meyakinkan. Dia mengklaim memiliki keahlian dalam pengembangan properti, hubungan media, podcasting, dan usaha cryptocurrency. Sebagai pembawa acara di acara cryptocurrency besar di seluruh New York, dia mendapatkan kredibilitas dan kepercayaan di kalangan investor. Reputasi ini menjadi alat terpenting baginya.
Jaksa federal mengungkapkan bahwa Sfraga secara sistematis menipu setidaknya 17 korban di Brooklyn, Staten Island, dan Long Island. Modus operandi-nya cukup canggih: dia menciptakan bisnis palsu dengan nama yang terdengar sah agar bisa menipu bahkan investor yang berhati-hati sekalipun. Yang membuat pendekatannya sangat licik adalah kreativitasnya dalam budaya pop—salah satu perusahaan cangkangnya, Vandelay Contracting Corp., diambil langsung dari “Vandelay Industries” fiksi yang disebutkan dalam acara TV Seinfeld.
Vandelay Contracting dan Crypto Palsu: Mekanisme Penipuan
Skema ini muncul dalam berbagai varian, masing-masing dirancang untuk mengumpulkan uang dengan dalih palsu. Beberapa korban diyakinkan untuk berinvestasi dalam kesepakatan properti yang tidak pernah ada. Seorang investor menyerahkan $100.000 untuk proyek konstruksi yang tidak pernah nyata. Yang lain tertipu dengan tawaran cryptocurrency, di mana Sfraga meyakinkan korban untuk menaruh dana ke dalam skema aset digital palsu dan dompet “virtual” crypto yang tidak ada.
Polanya selalu sama: uang masuk, tetapi pengembalian investasi yang sah tidak pernah terwujud. Sebaliknya, Sfraga mengalihkan uang tersebut untuk menutupi pengeluaran pribadi dan, dalam beberapa kasus, menggunakan deposit korban baru untuk membayar investor sebelumnya dalam operasi Ponzi klasik. Yang membuat penipuan ini sangat berani adalah cakupannya—Sfraga menargetkan teman, tetangga, orang tua dari rekan tim anak-anaknya, dan investor crypto, menjaring secara luas melalui jaringan kepercayaan.
Jaksa AS John J. Durham menekankan sifat predator dari kejahatan ini: “Sfraga dengan kejam mencuri dari teman, tetangga sebelah, dan orang tua dari anak-anak yang bermain di tim bersama anak-anaknya sendiri, serta dari investor cryptocurrency individu.” Ini bukan sekadar kejahatan finansial—ini adalah pengkhianatan terhadap hubungan pribadi.
Dari Arizona ke Vegas: Bagaimana Podcaster Buron Akhirnya Ditangkap
Saat agen federal semakin dekat dalam penyelidikan, Sfraga melarikan diri dari New York dan berusaha menghilang dengan identitas palsu di Arizona. Tetapi keberuntungannya habis di Las Vegas, di mana dia ditangkap setelah melarikan diri dari tagihan kasino di Wynn—akhir yang cocok untuk seorang yang selama ini berjudi dengan uang orang lain.
Pada 14 Maret 2025, Hakim Distrik AS Frederic Block menjatuhkan hukuman: 45 bulan penjara. Selain dipenjara, Thomas Sfraga diperintahkan untuk menyita $1.337.700, dengan restitusi tambahan kepada korban akan ditentukan dalam proses hukum yang sedang berlangsung. Kasus ini mengirim pesan yang jelas: di era cryptocurrency dan pengaruh media sosial, bahkan tokoh yang tampaknya kredibel pun akan menghadapi konsekuensi federal yang serius karena menipu investor.
Kasus Sfraga menegaskan pelajaran penting bagi komunitas cryptocurrency dan investasi: karisma dan kehadiran media tidak bisa menggantikan operasi bisnis yang sah dan lisensi yang tepat. Kejatuhan Thomas Sfraga dari ketenaran podcast ke penjara federal menjadi pengingat tentang kepercayaan, verifikasi, dan risiko nyata yang dihadapi oleh pelaku jahat di ruang crypto.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bagaimana Thomas Sfraga Menipu Jutaan Sebelum Kehancuran Vegas Menghentikan Perjalanannya
Dalam sebuah pengungkapan dramatis tentang penipuan di dunia kripto, podcaster Brooklyn Thomas Sfraga dijatuhi hukuman 45 bulan penjara federal karena mengatur penipuan bernilai jutaan dolar yang menargetkan investor sehari-hari, penggemar properti, dan bahkan tetangganya. Skema ini, yang beroperasi dari 2016 hingga 2022, menunjukkan betapa rumitnya seorang tokoh cryptocurrency berusaha mempertahankan citra yang telah dia bangun dengan hati-hati—sampai akhirnya penegak hukum menangkapnya dengan tangan kosong di Las Vegas.
Arsitek Penipuan: Bagaimana Sfraga Membangun Kerajaan Penipuannya
Thomas Sfraga, yang mengaku sebagai “T.J. Stone” di kalangan crypto, menampilkan wajah yang rapi dan meyakinkan. Dia mengklaim memiliki keahlian dalam pengembangan properti, hubungan media, podcasting, dan usaha cryptocurrency. Sebagai pembawa acara di acara cryptocurrency besar di seluruh New York, dia mendapatkan kredibilitas dan kepercayaan di kalangan investor. Reputasi ini menjadi alat terpenting baginya.
Jaksa federal mengungkapkan bahwa Sfraga secara sistematis menipu setidaknya 17 korban di Brooklyn, Staten Island, dan Long Island. Modus operandi-nya cukup canggih: dia menciptakan bisnis palsu dengan nama yang terdengar sah agar bisa menipu bahkan investor yang berhati-hati sekalipun. Yang membuat pendekatannya sangat licik adalah kreativitasnya dalam budaya pop—salah satu perusahaan cangkangnya, Vandelay Contracting Corp., diambil langsung dari “Vandelay Industries” fiksi yang disebutkan dalam acara TV Seinfeld.
Vandelay Contracting dan Crypto Palsu: Mekanisme Penipuan
Skema ini muncul dalam berbagai varian, masing-masing dirancang untuk mengumpulkan uang dengan dalih palsu. Beberapa korban diyakinkan untuk berinvestasi dalam kesepakatan properti yang tidak pernah ada. Seorang investor menyerahkan $100.000 untuk proyek konstruksi yang tidak pernah nyata. Yang lain tertipu dengan tawaran cryptocurrency, di mana Sfraga meyakinkan korban untuk menaruh dana ke dalam skema aset digital palsu dan dompet “virtual” crypto yang tidak ada.
Polanya selalu sama: uang masuk, tetapi pengembalian investasi yang sah tidak pernah terwujud. Sebaliknya, Sfraga mengalihkan uang tersebut untuk menutupi pengeluaran pribadi dan, dalam beberapa kasus, menggunakan deposit korban baru untuk membayar investor sebelumnya dalam operasi Ponzi klasik. Yang membuat penipuan ini sangat berani adalah cakupannya—Sfraga menargetkan teman, tetangga, orang tua dari rekan tim anak-anaknya, dan investor crypto, menjaring secara luas melalui jaringan kepercayaan.
Jaksa AS John J. Durham menekankan sifat predator dari kejahatan ini: “Sfraga dengan kejam mencuri dari teman, tetangga sebelah, dan orang tua dari anak-anak yang bermain di tim bersama anak-anaknya sendiri, serta dari investor cryptocurrency individu.” Ini bukan sekadar kejahatan finansial—ini adalah pengkhianatan terhadap hubungan pribadi.
Dari Arizona ke Vegas: Bagaimana Podcaster Buron Akhirnya Ditangkap
Saat agen federal semakin dekat dalam penyelidikan, Sfraga melarikan diri dari New York dan berusaha menghilang dengan identitas palsu di Arizona. Tetapi keberuntungannya habis di Las Vegas, di mana dia ditangkap setelah melarikan diri dari tagihan kasino di Wynn—akhir yang cocok untuk seorang yang selama ini berjudi dengan uang orang lain.
Pada 14 Maret 2025, Hakim Distrik AS Frederic Block menjatuhkan hukuman: 45 bulan penjara. Selain dipenjara, Thomas Sfraga diperintahkan untuk menyita $1.337.700, dengan restitusi tambahan kepada korban akan ditentukan dalam proses hukum yang sedang berlangsung. Kasus ini mengirim pesan yang jelas: di era cryptocurrency dan pengaruh media sosial, bahkan tokoh yang tampaknya kredibel pun akan menghadapi konsekuensi federal yang serius karena menipu investor.
Kasus Sfraga menegaskan pelajaran penting bagi komunitas cryptocurrency dan investasi: karisma dan kehadiran media tidak bisa menggantikan operasi bisnis yang sah dan lisensi yang tepat. Kejatuhan Thomas Sfraga dari ketenaran podcast ke penjara federal menjadi pengingat tentang kepercayaan, verifikasi, dan risiko nyata yang dihadapi oleh pelaku jahat di ruang crypto.