Cathie Wood, ahli strategi investasi yang memimpin ARK Invest, telah membuat argumen yang meyakinkan untuk aset digital sebagai diversifikasi portofolio yang tidak konvensional. Awal bulan ini, dia mengubah debat seputar Bitcoin dan Ethereum, mengusulkan bahwa kedua cryptocurrency ini berfungsi sebagai alternatif yang kuat terhadap strategi investasi tradisional yang berfokus pada emas.
Dasar dari tesis Wood didasarkan pada bukti yang dapat diukur: sejak awal 2020, Bitcoin dan emas mempertahankan koefisien korelasi yang sangat rendah yaitu hanya 0,14. Hubungan minimal ini menunjukkan bahwa kedua aset bergerak secara independen, menawarkan manfaat diversifikasi yang nyata yang sering kali tidak dimiliki oleh portofolio tradisional. Dia juga mencatat bahwa selama dua ekspansi pasar Bitcoin utama, emas secara historis memimpin, menunjukkan bahwa kedua aset mengikuti dinamika pasar yang berbeda.
Selain Bitcoin, rekomendasi Wood meluas ke Ethereum, Solana, dan HYPE, masing-masing menampilkan profil risiko-imbalan yang unik sebagai bagian dari pendekatan investasi yang seimbang. Perspektif ini menantang kebijaksanaan konvensional yang membatasi diversifikasi hanya pada saham, obligasi, dan logam mulia. Bagi investor yang mempertimbangkan kembali strategi alokasi mereka, analisis ini menegaskan bagaimana aset digital dapat berfungsi sebagai komponen portofolio yang sah.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Cathie Wood, ahli strategi investasi yang memimpin ARK Invest, telah membuat argumen yang meyakinkan untuk aset digital sebagai diversifikasi portofolio yang tidak konvensional. Awal bulan ini, dia mengubah debat seputar Bitcoin dan Ethereum, mengusulkan bahwa kedua cryptocurrency ini berfungsi sebagai alternatif yang kuat terhadap strategi investasi tradisional yang berfokus pada emas.
Dasar dari tesis Wood didasarkan pada bukti yang dapat diukur: sejak awal 2020, Bitcoin dan emas mempertahankan koefisien korelasi yang sangat rendah yaitu hanya 0,14. Hubungan minimal ini menunjukkan bahwa kedua aset bergerak secara independen, menawarkan manfaat diversifikasi yang nyata yang sering kali tidak dimiliki oleh portofolio tradisional. Dia juga mencatat bahwa selama dua ekspansi pasar Bitcoin utama, emas secara historis memimpin, menunjukkan bahwa kedua aset mengikuti dinamika pasar yang berbeda.
Selain Bitcoin, rekomendasi Wood meluas ke Ethereum, Solana, dan HYPE, masing-masing menampilkan profil risiko-imbalan yang unik sebagai bagian dari pendekatan investasi yang seimbang. Perspektif ini menantang kebijaksanaan konvensional yang membatasi diversifikasi hanya pada saham, obligasi, dan logam mulia. Bagi investor yang mempertimbangkan kembali strategi alokasi mereka, analisis ini menegaskan bagaimana aset digital dapat berfungsi sebagai komponen portofolio yang sah.