Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Keberhasilan hingga Keruntuhan: Perjalanan Turbulent Ben Armstrong di Dunia Kripto
Ben Armstrong menjalani salah satu kontrak terbesar dalam dunia kripto. Dari seorang influencer yang selalu hadir di media hingga hampir menghilang dari peta, kisahnya menjadi cermin risiko dan kontradiksi di sektor ini. Baru-baru ini, pencipta tersebut memutuskan untuk menutup siaran langsung hariannya setelah tiga tahun berturut-turut, sebuah keputusan yang tidak hanya menunjukkan kesulitan keuangan tetapi juga rangkaian masalah hukum yang mengelilinginya.
Puncak Influencer Bitboy dan Janji Keuntungan
Antara 2018 dan awal 2020-an, tokoh yang dikenal sebagai “Bitboy” hampir identik dengan spekulasi berani di dunia kripto. Ben Armstrong secara rutin memposting prediksi harga yang berani, disertai judul sensasional seperti “Dapatkan Keuntungan MUSTAHIL dengan SUPERCYCLE Bitcoin”. Video-videonya mendapatkan puluhan ribu penonton, memenuhi hasrat trader amatir akan hiburan dan (katanya) tips berharga.
Pada saat itu, Armstrong menemukan formula menguntungkan: menggabungkan analisis teknikal dangkal dengan bahasa agresif dan janji berlebihan. Penonton setia, percaya dan mengikuti setiap langkah pencipta ini. Popularitas ini mendorongnya mengambil langkah berikutnya dan alami di pasar kripto: meluncurkan aset digital sendiri.
Skandal Korporat dan Pribadi yang Menandai Penurunan
Pada pertengahan 2023, Ben Armstrong menciptakan koin $BEN, sebuah kripto yang seharusnya memperkokoh imperium digitalnya. Namun, perjalanan token ini sangat singkat. Segera setelah peluncuran, Armstrong dikeluarkan dari proyek karena “tuduhan serius dan pribadi”, menurut laporan Decrypt. Apa yang terjadi selanjutnya adalah rangkaian peristiwa membingungkan yang hampir menghancurkan reputasinya.
Terungkap bahwa Armstrong terlibat dalam hubungan asmara dengan CEO perusahaan yang bertanggung jawab atas BEN Coin. Secara bersamaan, dia ditangkap di kediaman mantan mitra bisnisnya. Kedua kejadian ini didokumentasikan dan menjadi publik hampir bersamaan, memicu badai kontroversi. Armstrong kemudian menggugat perusahaan pemilik merek tersebut sebagai tanggapan atas tuduhan-tuduhan itu.
Masalah Hukum dan Keuangan: Beban Proses Hukum
Dalam sebuah video emosional yang dibagikan di saluran YouTube pribadinya sekitar dua tahun lalu, Armstrong mengungkapkan besarnya masalah keuangannya. Menurut pencipta, siaran langsung hariannya tidak lagi layak secara ekonomi dan menghabiskan sekitar US$25.000 per minggu untuk biaya produksi. Tapi pengeluaran yang lebih besar datang dari hal lain: biaya hukum.
“Kami hampir bisa keluar dari sini, teman-teman. Pengacara sedang mengejar saya dari segala sudut,” kata Armstrong dalam video yang mendapatkan sekitar 18 ribu penonton. “Hampir semua orang yang saya kenal sedang mengejar saya sekarang.” Influencer ini mengakui menghabiskan sekitar US$100.000 per bulan untuk biaya hukum, membuatnya tidak mungkin mempertahankan operasi sebelumnya.
Akhir Siaran Langsung Harian dan Situasi Baru
Keputusan untuk berhenti siaran langsung harian secara simbolis menandai akhir dari sebuah era. Selama tiga tahun berturut-turut, dari Senin sampai Jumat, Armstrong hadir untuk pengikutnya, memproduksi konten tanpa peduli hari libur, ulang tahun, penurunan pasar, atau spekulasi tinggi. Konsistensi ini menjadi ciri khasnya.
Namun, realitas keuangan dan hukum tidak memberi ruang untuk nostalgia. Keruntuhan Ben Armstrong adalah bagian dari tren yang lebih luas di sektor kripto, di mana influencer dan proyek sering menghadapi pertanyaan regulasi dan skandal yang mempengaruhi kelangsungan mereka. Sementara itu, pasar terus berkembang, dengan aktor baru muncul untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh figur kontroversial seperti Ben Armstrong.
Perjalanan Armstrong menjadi pengingat yang menyakitkan: di dunia kripto, kenaikan bisa sangat cepat, tetapi kejatuhan seringkali sama dramatisnya.