Lima dosa utama dalam berinvestasi: serakah, marah, kebodohan, sombong, ragu-ragu

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Dalam agama Buddha, lima racun pikiran – keserakahan, kebencian, kenaifan, kesombongan, dan keraguan – dianggap sebagai hambatan utama yang mencegah orang mencapai pencerahan. Saat memasuki pasar keuangan, racun ini terus menjadi kekhawatiran terbesar investor. Jika tahun beracun ini tidak diatasi, sangat sulit untuk bertahan sampai periode pasar bullish yang berkepanjangan.

Keserakahan – Keterikatan untuk menyerang pasar

Keserakahan memanifestasikan dirinya ketika investor terikat dengan keharusan mengunci keuntungan maksimal, takut melewatkan puncak kenaikan harga. Perasaan ini membuat mereka memegang aset lebih lama dari yang aman, berharap harga terus naik. Ini adalah kesalahan umum pada tahap awal dan tengah siklus pasar. Ketika harga tidak lagi naik dan mulai terkoreksi, investor serakah akan menderita kerugian yang lebih besar daripada mereka yang tahu bagaimana berhenti pada waktu yang tepat.

Kemarahan – Kehilangan kendali saat gagal

Kemarahan datang setelah kehilangan uang. Ketika strategi investasi gagal, investor mulai marah, mengutuk analis, menyalahkan pasar. Dalam keadaan emosional ini, mereka sering memotong kerugian dengan tergesa-gesa dan menjauh dari seluruh posisi. Hal yang paling tabu adalah segera membuat keputusan yang kuat tanpa pertimbangan lebih lanjut. Kemarahan membuat banyak investor gagal pada tahap awal, kehilangan kesempatan untuk pulih.

Ketidaktahuan – Ketidaktahuan dan kurangnya pembelajaran

Ketidaktahuan bukan hanya kurangnya pengetahuan, tetapi juga keengganan untuk belajar. Banyak investor memasuki pasar tanpa memahami dasar-dasar analisis teknis, manajemen risiko, atau psikologi pasar. Mereka membuat keputusan berdasarkan emosi atau mendengarkan teman yang kurang pengetahuan. Ketidaktahuan mengarah pada pemilihan aset berisiko tinggi tanpa rencana yang jelas, seringkali berakhir dengan kerugian langsung.

Arogansi – Mengabaikan alasan

Kesombongan memanifestasikan dirinya pada investor yang percaya bahwa mereka lebih pintar dari pasar, tanpa mengikuti aturan atau rencana. Mereka membenci strategi manajemen risiko, percaya bahwa tidak ada hal buruk yang akan terjadi. Kesombongan menyebabkan mereka mengabaikan sinyal peringatan yang jelas dan terus memegang posisi yang kalah. Ketika pasar tiba-tiba berbalik, investor arogan akan menderita guncangan terbesar.

Kecurigaan – Keragu-raguan dalam tindakan

Keraguan adalah keragu-raguan, keraguan terus-menerus dalam setiap keputusan. Ketika investor terlalu curiga, mereka akan selalu tidak jelas kapan harus membeli dan kapan harus menjual. Mereka takut gagal, jadi mereka terus-menerus menunda-nunda, melewatkan peluang yang muncul. Kecurigaan membuat rencana investasi ambigu, kurang eksekusi, dan mudah terganggu oleh sentimen pasar.

Untuk bertahan hidup di pasar untuk waktu yang lama, investor perlu menyadari lima racun pikiran - keserakahan, kebencian, kenaifan, kesombongan, dan keraguan - dan secara aktif menghilangkannya satu per satu. Hanya ketika pikiran bersih, rencananya jelas, dan ketegasannya pasti, kita dapat mengatasi masa-masa sulit pasar dan mencapai kesuksesan jangka panjang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)