CVD (Delta khối lượng tích lũy) adalah alat analisis yang efektif dalam bidang cryptocurrency, terutama berharga di pasar derivatif. Indikator ini menunjukkan selisih antara volume beli dan volume jual, membantu trader memahami lebih baik psikologi pasar dan tren harga.
Definisi CVD dan prinsip kerjanya
CVD dihitung dengan mengakumulasi volume beli dikurangi volume jual dalam periode waktu tertentu. Ketika CVD meningkat, ini menunjukkan kekuatan beli yang dominan; sebaliknya, penurunan CVD menunjukkan tekanan jual yang meningkat. Indikator ini bekerja dengan menganalisis aliran modal nyata di pasar, memberikan wawasan yang lebih dalam dibandingkan hanya harga saja.
Volume beli jual berbeda di berbagai platform
Analisis rinci CVD berdasarkan berbagai bursa menunjukkan perbedaan yang mencolok. Beberapa platform cenderung condong ke posisi jual, sementara platform lain condong ke posisi beli. Variasi ini mencerminkan strategi trading yang berbeda dari trader di setiap platform, serta perbedaan profil risiko dan tujuan trading mereka.
Menariknya, platform dengan volume transaksi yang lebih besar biasanya menunjukkan korelasi yang lebih kuat antara pergerakan CVD dan volatilitas harga. Hal ini karena volume transaksi yang lebih tinggi memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap pergerakan harga pasar secara keseluruhan.
Hubungan antara CVD dan volatilitas harga
CVD memberikan petunjuk penting tentang pergerakan harga mendatang. Ketika harga dan CVD meningkat bersamaan, ini menunjukkan bahwa posisi terbuka masih banyak, menciptakan potensi peningkatan volatilitas harga. Situasi ini juga dapat memperingatkan risiko likuidasi paksa, ketika trader dipaksa menutup posisi untuk keluar dari risiko.
Aplikasi CVD dalam strategi trading derivatif
Trader di pasar derivatif dapat menggunakan CVD untuk menilai kesehatan tren saat ini. Ketika CVD dan harga meningkat secara bersamaan, ini menunjukkan partisipasi aktif dari trader. Sebaliknya, divergensi antara CVD dan harga dapat menandakan melemahnya tren, memberikan peluang untuk strategi pembalikan.
Memahami apa itu CVD dan cara kerjanya adalah kunci untuk meningkatkan efektivitas analisis teknikal dan manajemen risiko dalam trading cryptocurrency.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apa itu CVD - Indikator penting dalam analisis pasar cryptocurrency
CVD (Delta khối lượng tích lũy) adalah alat analisis yang efektif dalam bidang cryptocurrency, terutama berharga di pasar derivatif. Indikator ini menunjukkan selisih antara volume beli dan volume jual, membantu trader memahami lebih baik psikologi pasar dan tren harga.
Definisi CVD dan prinsip kerjanya
CVD dihitung dengan mengakumulasi volume beli dikurangi volume jual dalam periode waktu tertentu. Ketika CVD meningkat, ini menunjukkan kekuatan beli yang dominan; sebaliknya, penurunan CVD menunjukkan tekanan jual yang meningkat. Indikator ini bekerja dengan menganalisis aliran modal nyata di pasar, memberikan wawasan yang lebih dalam dibandingkan hanya harga saja.
Volume beli jual berbeda di berbagai platform
Analisis rinci CVD berdasarkan berbagai bursa menunjukkan perbedaan yang mencolok. Beberapa platform cenderung condong ke posisi jual, sementara platform lain condong ke posisi beli. Variasi ini mencerminkan strategi trading yang berbeda dari trader di setiap platform, serta perbedaan profil risiko dan tujuan trading mereka.
Menariknya, platform dengan volume transaksi yang lebih besar biasanya menunjukkan korelasi yang lebih kuat antara pergerakan CVD dan volatilitas harga. Hal ini karena volume transaksi yang lebih tinggi memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap pergerakan harga pasar secara keseluruhan.
Hubungan antara CVD dan volatilitas harga
CVD memberikan petunjuk penting tentang pergerakan harga mendatang. Ketika harga dan CVD meningkat bersamaan, ini menunjukkan bahwa posisi terbuka masih banyak, menciptakan potensi peningkatan volatilitas harga. Situasi ini juga dapat memperingatkan risiko likuidasi paksa, ketika trader dipaksa menutup posisi untuk keluar dari risiko.
Aplikasi CVD dalam strategi trading derivatif
Trader di pasar derivatif dapat menggunakan CVD untuk menilai kesehatan tren saat ini. Ketika CVD dan harga meningkat secara bersamaan, ini menunjukkan partisipasi aktif dari trader. Sebaliknya, divergensi antara CVD dan harga dapat menandakan melemahnya tren, memberikan peluang untuk strategi pembalikan.
Memahami apa itu CVD dan cara kerjanya adalah kunci untuk meningkatkan efektivitas analisis teknikal dan manajemen risiko dalam trading cryptocurrency.