Jika Anda pernah melihat foto profil di Twitter dengan sinar merah atau pelangi yang keluar dari mata, maka Anda telah menemukan salah satu meme paling berkesan dalam komunitas kripto. Mata laser bukan sekadar filter lucu, melainkan simbol keyakinan mendalam terhadap masa depan Bitcoin dan posisi bullish yang kuat terhadap harga mata uang utama ini, yang menuju ke angka 100.000 dolar.
Apa yang tersembunyi di balik cahaya laser?
Pendukung tren ini adalah orang-orang dengan apa yang disebut “tangan berlian”, yaitu mereka yang mengikuti strategi jangka panjang HODL dan terus mengakumulasi BTC tanpa terpengaruh fluktuasi pasar. Ide dasarnya sederhana: peserta menambahkan efek laser ke avatar mereka selama 24 jam, meskipun banyak pendukung memutuskan untuk mengenakan “mata laser” secara permanen sebagai tanda keyakinan yang tak tergoyahkan. Awalnya dikaitkan dengan kekuatan superhero, mata laser berubah menjadi simbol kekuatan finansial dan optimisme investasi yang kuat dalam ekosistem Bitcoin.
Dari tagar #LaserRayUntil100 ke gerakan global
Tren viral ini berawal dari tagar #LaserRayUntil100 yang mendapatkan popularitas besar pada awal 2021. Peserta gerakan menyatakan melalui meme ini keyakinan mereka bahwa Bitcoin tak terelakkan akan mencapai angka penting 100.000 dolar. Yang dimulai sebagai lelucon internet yang lucu, perlahan berubah menjadi ekspresi kekuatan optimisme kolektif dalam komunitas kripto.
Elit bergabung dalam meme mata laser
Titik balik nyata terjadi ketika tokoh berpengaruh mendukungnya. Pertama, Elon Musk yang menyalakan “mata laser” di profilnya, diikuti oleh co-founder Gemini Tyler Winklevoss, bintang sepak bola Amerika Tom Brady, dan senator Amerika Serikat yang berpengaruh, Cynthia Lummis. Bahkan Presiden El Salvador, Nayib Bukele, bergabung dalam kampanye ini, menegaskan status legal Bitcoin di negaranya. Ricardo Salinas Pliego, orang terkaya ketiga di Meksiko, juga menyatakan dukungannya terhadap BTC melalui bahasa visual meme yang menarik ini.
Dengan demikian, mata laser menjadi lebih dari sekadar lelucon — mereka mewujudkan pengakuan global terhadap nilai Bitcoin di kalangan orang-orang yang memiliki kekuasaan politik dan ekonomi nyata, mengubah mata uang kripto menjadi fenomena budaya berskala dunia.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mata Laser: bagaimana meme internet menginspirasi pemimpin dunia untuk percaya pada Bitcoin
Jika Anda pernah melihat foto profil di Twitter dengan sinar merah atau pelangi yang keluar dari mata, maka Anda telah menemukan salah satu meme paling berkesan dalam komunitas kripto. Mata laser bukan sekadar filter lucu, melainkan simbol keyakinan mendalam terhadap masa depan Bitcoin dan posisi bullish yang kuat terhadap harga mata uang utama ini, yang menuju ke angka 100.000 dolar.
Apa yang tersembunyi di balik cahaya laser?
Pendukung tren ini adalah orang-orang dengan apa yang disebut “tangan berlian”, yaitu mereka yang mengikuti strategi jangka panjang HODL dan terus mengakumulasi BTC tanpa terpengaruh fluktuasi pasar. Ide dasarnya sederhana: peserta menambahkan efek laser ke avatar mereka selama 24 jam, meskipun banyak pendukung memutuskan untuk mengenakan “mata laser” secara permanen sebagai tanda keyakinan yang tak tergoyahkan. Awalnya dikaitkan dengan kekuatan superhero, mata laser berubah menjadi simbol kekuatan finansial dan optimisme investasi yang kuat dalam ekosistem Bitcoin.
Dari tagar #LaserRayUntil100 ke gerakan global
Tren viral ini berawal dari tagar #LaserRayUntil100 yang mendapatkan popularitas besar pada awal 2021. Peserta gerakan menyatakan melalui meme ini keyakinan mereka bahwa Bitcoin tak terelakkan akan mencapai angka penting 100.000 dolar. Yang dimulai sebagai lelucon internet yang lucu, perlahan berubah menjadi ekspresi kekuatan optimisme kolektif dalam komunitas kripto.
Elit bergabung dalam meme mata laser
Titik balik nyata terjadi ketika tokoh berpengaruh mendukungnya. Pertama, Elon Musk yang menyalakan “mata laser” di profilnya, diikuti oleh co-founder Gemini Tyler Winklevoss, bintang sepak bola Amerika Tom Brady, dan senator Amerika Serikat yang berpengaruh, Cynthia Lummis. Bahkan Presiden El Salvador, Nayib Bukele, bergabung dalam kampanye ini, menegaskan status legal Bitcoin di negaranya. Ricardo Salinas Pliego, orang terkaya ketiga di Meksiko, juga menyatakan dukungannya terhadap BTC melalui bahasa visual meme yang menarik ini.
Dengan demikian, mata laser menjadi lebih dari sekadar lelucon — mereka mewujudkan pengakuan global terhadap nilai Bitcoin di kalangan orang-orang yang memiliki kekuasaan politik dan ekonomi nyata, mengubah mata uang kripto menjadi fenomena budaya berskala dunia.