IT House melaporkan pada 24 Februari bahwa menurut Wall Street Journal, Apple mengungkapkan kepada surat kabar bahwa mereka akan memindahkan produksi beberapa komputer desktop Mac Mini dari Asia ke Amerika Serikat, yang merupakan langkah terbarunya untuk memindahkan bagian dari rantai pasokannya yang besar kembali ke Amerika Serikat.
COO Apple Sabih · Sabih Khan mengatakan pekerjaan manufaktur baru akan dimulai akhir tahun ini di pabrik Foxconn di utara Houston. Dia memperkenalkan rencana tersebut selama tur publik pertamanya ke dua bangunan utama pabrik, salah satunya adalah tempat Foxconn merakit server kecerdasan buatan Apple, dan yang lainnya, yang saat ini merupakan gudang besar, akan diubah menjadi ruang manufaktur Mac Mini seluas 220.000 kaki persegi (sekitar 20.439 meter persegi).
IT House mencatat bahwa tata letak produksi Apple di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir terutama berfokus pada bidang-bidang tertentu, seperti kerja samanya dengan Foxconn, yang berencana membuka pabrik baru di Houston pada tahun 2026 untuk memproduksi server AI yang dilengkapi dengan prosesor kelas atas M5. Transfer lini produksi Mac Mini ke Amerika Serikat adalah langkah terbaru Apple untuk memindahkan beberapa tautan rantai pasokan kembali ke Amerika Serikat, dan alasan di baliknya terkait erat dengan lingkungan tarif yang kompleks saat ini. Sebelumnya, Amerika Serikat telah berulang kali menekan Apple untuk memindahkan jalur produksinya untuk produk utama seperti iPhone kembali ke Amerika Serikat, dan bahkan mempertimbangkan untuk memberlakukan tarif impor tambahan 25% pada iPhone yang dijual di Amerika Serikat. Namun, beberapa analis menunjukkan bahwa Apple lebih suka menanggung tarif tambahan dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, efisiensi rantai pasokan dan keterampilan tenaga kerja, dan juga percaya bahwa memindahkan jalur produksi perakitan iPhone ke Amerika Serikat adalah pilihan yang lebih tidak ekonomis. Mark Gurman dari Bloomberg telah menganalisis bahwa Apple tidak akan memindahkan produksi iPhone ke Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena biayanya terlalu tinggi. Selama dekade terakhir, hanya Mac Pro 2013 Apple yang telah dirakit sepenuhnya di Amerika Serikat, tetapi lini produknya juga telah pindah ke daratan China setelah peluncuran model baru pada tahun 2019.
Akibatnya, Apple telah memilih untuk menggunakan lini produksi Mac Mini yang relatif khusus, yang mungkin lebih diminati, sebagai percontohan kembali ke Amerika Serikat. Strategi ini sejalan dengan langkah-langkah lain yang telah diambil Apple untuk menghindari tarif, seperti mengimpor lebih banyak iPhone dari pabrik perakitan India ke Amerika Serikat, untuk memanfaatkan tarif yang lebih rendah (26%) untuk mengimbangi biaya tarif yang lebih tinggi yang dihadapi oleh produk yang diproduksi di daratan China.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Rantai pasokan Apple melakukan langkah besar: sebagian produksi Mac Mini tahun ini akan dipindahkan dari Asia ke Amerika Serikat
IT House melaporkan pada 24 Februari bahwa menurut Wall Street Journal, Apple mengungkapkan kepada surat kabar bahwa mereka akan memindahkan produksi beberapa komputer desktop Mac Mini dari Asia ke Amerika Serikat, yang merupakan langkah terbarunya untuk memindahkan bagian dari rantai pasokannya yang besar kembali ke Amerika Serikat.
COO Apple Sabih · Sabih Khan mengatakan pekerjaan manufaktur baru akan dimulai akhir tahun ini di pabrik Foxconn di utara Houston. Dia memperkenalkan rencana tersebut selama tur publik pertamanya ke dua bangunan utama pabrik, salah satunya adalah tempat Foxconn merakit server kecerdasan buatan Apple, dan yang lainnya, yang saat ini merupakan gudang besar, akan diubah menjadi ruang manufaktur Mac Mini seluas 220.000 kaki persegi (sekitar 20.439 meter persegi).
IT House mencatat bahwa tata letak produksi Apple di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir terutama berfokus pada bidang-bidang tertentu, seperti kerja samanya dengan Foxconn, yang berencana membuka pabrik baru di Houston pada tahun 2026 untuk memproduksi server AI yang dilengkapi dengan prosesor kelas atas M5. Transfer lini produksi Mac Mini ke Amerika Serikat adalah langkah terbaru Apple untuk memindahkan beberapa tautan rantai pasokan kembali ke Amerika Serikat, dan alasan di baliknya terkait erat dengan lingkungan tarif yang kompleks saat ini. Sebelumnya, Amerika Serikat telah berulang kali menekan Apple untuk memindahkan jalur produksinya untuk produk utama seperti iPhone kembali ke Amerika Serikat, dan bahkan mempertimbangkan untuk memberlakukan tarif impor tambahan 25% pada iPhone yang dijual di Amerika Serikat. Namun, beberapa analis menunjukkan bahwa Apple lebih suka menanggung tarif tambahan dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, efisiensi rantai pasokan dan keterampilan tenaga kerja, dan juga percaya bahwa memindahkan jalur produksi perakitan iPhone ke Amerika Serikat adalah pilihan yang lebih tidak ekonomis. Mark Gurman dari Bloomberg telah menganalisis bahwa Apple tidak akan memindahkan produksi iPhone ke Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena biayanya terlalu tinggi. Selama dekade terakhir, hanya Mac Pro 2013 Apple yang telah dirakit sepenuhnya di Amerika Serikat, tetapi lini produknya juga telah pindah ke daratan China setelah peluncuran model baru pada tahun 2019.
Akibatnya, Apple telah memilih untuk menggunakan lini produksi Mac Mini yang relatif khusus, yang mungkin lebih diminati, sebagai percontohan kembali ke Amerika Serikat. Strategi ini sejalan dengan langkah-langkah lain yang telah diambil Apple untuk menghindari tarif, seperti mengimpor lebih banyak iPhone dari pabrik perakitan India ke Amerika Serikat, untuk memanfaatkan tarif yang lebih rendah (26%) untuk mengimbangi biaya tarif yang lebih tinggi yang dihadapi oleh produk yang diproduksi di daratan China.