AI dalam Pemerintahan DAO: Vitalik Buterin Jelaskan Jalan Menghindari Distopia

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Vitalik Buterin, pendiri Ethereum, telah mengajukan visi menarik tentang bagaimana kecerdasan buatan dan model bahasa besar pribadi (LLM) dapat meningkatkan sistem pemerintahan yang terdesentralisasi. Menurut laporan ChainCatcher, Buterin mengidentifikasi tantangan kritis dalam struktur DAO modern dan menguraikan bagaimana teknologi AI dapat menjadi bagian dari solusi—sekaligus mengingatkan akan risiko yang perlu dihindari.

Dalam pandangannya, jika AI dibiarkan secara langsung memerintah tanpa batas, sistem tersebut akan menjadi distopia yang sesungguhnya. Distopia adalah keadaan di mana teknologi menggantikan sepenuhnya keputusan manusia, menciptakan struktur kekuasaan yang tidak transparan dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Buterin menekankan bahwa ini bukan jalan yang hendak ditempuh. Sebaliknya, AI harus berperan sebagai alat pendukung untuk mengatasi dua masalah utama dalam pemerintahan DAO: keterbatasan perhatian manusia dan kurangnya keahlian teknis di antara peserta.

Tiga Strategi AI untuk Memperkuat Pengambilan Keputusan Terdesentralisasi

Untuk mencapai visi ini, Buterin menyarankan pendekatan bertingkat yang melibatkan tiga mekanisme utama. Pertama, agen pemerintahan pribadi yang dapat membantu anggota DAO memahami proposalnya dengan lebih baik dan menganalisis dampak keputusan. Kedua, agen partisipasi dialog publik yang memfasilitasi diskusi lebih mendalam dan terstruktur di antara komunitas. Ketiga, pasar prediksi yang ditingkatkan AI untuk memberikan sinyal pasar yang lebih akurat tentang kemungkinan hasil dari setiap keputusan pemerintahan.

Ketiga mekanisme ini dirancang untuk mengurangi beban kognitif pada peserta individu sambil meningkatkan kualitas informasi yang tersedia untuk pengambilan keputusan bersama.

Privasi dan Enkripsi: Kunci Keamanan Sistem Pemerintahan AI

Ketika keputusan melibatkan informasi sensitif atau rahasia, Buterin mengusulkan integrasi teknologi privasi tingkat lanjut. Ini termasuk komputasi multi-pihak yang aman, lingkungan eksekusi tepercaya (TEE), dan sirkuit terenkripsi. Teknologi-teknologi ini memungkinkan LLM pribadi untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan terdesentralisasi sambil menjaga informasi rahasia tetap tersembunyi—konsep yang dikenal sebagai ‘kotak hitam’ keputusan.

Selain itu, Buterin menekankan pentingnya bukti pengetahuan nol dan alat komputasi privasi multi-pihak untuk memastikan anonimitas peserta dan perlindungan data yang kuat. Dengan pendekatan ini, sistem pemerintahan AI tidak hanya menjadi lebih efisien, tetapi juga lebih adil dan aman bagi semua pihak yang terlibat.

ETH-5,55%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский язык
  • Français
  • Deutsch
  • Português (Portugal)
  • ภาษาไทย
  • Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)