Pengadilan Tinggi AS memutuskan melawan tarif bea masuk yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump, yang segera mempengaruhi pasar valuta asing global. Menurut data dari RTHK, mata uang Amerika kehilangan posisi setelah tren kenaikan selama empat hari, mengakhiri rangkaian kenaikan dengan penurunan sebesar 0,1%.
Indeks dolar turun ke sekitar 97,8 poin, meskipun selama seminggu masih menunjukkan kenaikan sekitar 1%. Pembalikan ini mencerminkan kekhawatiran pasar terkait pembatalan atau peninjauan kembali program tarif. Keputusan pengadilan ini menurunkan permintaan terhadap mata uang Amerika, yang biasanya menguat saat hambatan perdagangan meningkat.
Di tengah melemahnya dolar, mata uang Eropa menunjukkan kenaikan. Poundsterling Inggris naik 0,2% ke level $1,3482 per pound, mengukuhkan posisinya sebagai pihak yang diuntungkan. Euro menunjukkan sedikit perubahan, bertahan di sekitar $1,178 terhadap dolar AS.
Yen Jepang, sebaliknya, tetap relatif stabil terhadap dolar, dengan kurs sekitar 155,05 yen per dolar. Para investor terus memantau perkembangan situasi terkait kebijakan pajak AS, yang dapat berdampak jangka panjang terhadap dinamika mata uang utama dunia, termasuk pound dan dolar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Keputusan pengadilan AS terkait tarif Trump menurunkan nilai dolar dan mendukung pound
Pengadilan Tinggi AS memutuskan melawan tarif bea masuk yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump, yang segera mempengaruhi pasar valuta asing global. Menurut data dari RTHK, mata uang Amerika kehilangan posisi setelah tren kenaikan selama empat hari, mengakhiri rangkaian kenaikan dengan penurunan sebesar 0,1%.
Indeks dolar turun ke sekitar 97,8 poin, meskipun selama seminggu masih menunjukkan kenaikan sekitar 1%. Pembalikan ini mencerminkan kekhawatiran pasar terkait pembatalan atau peninjauan kembali program tarif. Keputusan pengadilan ini menurunkan permintaan terhadap mata uang Amerika, yang biasanya menguat saat hambatan perdagangan meningkat.
Di tengah melemahnya dolar, mata uang Eropa menunjukkan kenaikan. Poundsterling Inggris naik 0,2% ke level $1,3482 per pound, mengukuhkan posisinya sebagai pihak yang diuntungkan. Euro menunjukkan sedikit perubahan, bertahan di sekitar $1,178 terhadap dolar AS.
Yen Jepang, sebaliknya, tetap relatif stabil terhadap dolar, dengan kurs sekitar 155,05 yen per dolar. Para investor terus memantau perkembangan situasi terkait kebijakan pajak AS, yang dapat berdampak jangka panjang terhadap dinamika mata uang utama dunia, termasuk pound dan dolar.