Harga Crypto Bitcoin Turun ke $63.000 Setelah Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah

Pada pagi hari Sabtu, 28 Februari 2026, harga kripto Bitcoin mengalami penurunan drastis, turun hampir 5% hingga sekitar $63.000. Pergerakan ini dipicu oleh serangan militer terkoordinasi dari Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, sebuah peristiwa geopolitik yang mengguncang pasar keuangan global di saat sebagian besar pasar tradisional tutup.

Penurunan $5.000 dalam Hitungan Menit

Likuidasi di Bitcoin menunjukkan kerugian hampir 5% hanya dalam beberapa menit untuk mata uang kripto terbesar di dunia ini, membawanya ke harga terendah sejak kejatuhan 5 Februari, ketika harga sempat turun di bawah $60.000. Intensitas penjualan ini mencerminkan kepanikan yang dialami banyak trader menghadapi meningkatnya ketegangan di salah satu wilayah ekonomi paling sensitif di dunia.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan keadaan darurat di seluruh wilayah Israel tak lama setelah operasi militer dimulai. Secara bersamaan, seorang pejabat AS mengonfirmasi keterlibatan Amerika dalam serangan tersebut, menurut laporan dari The Wall Street Journal, yang menggambarkan operasi ini sebagai “serangan preventif” sebagaimana dilaporkan Reuters.

Mengapa Bitcoin Merespons Pertama Saat Krisis?

Ketika guncangan geopolitik terjadi di luar jam pasar tradisional, sangat sedikit aset besar yang menawarkan likuiditas langsung. Bitcoin, yang beroperasi tanpa henti, menjadi indikator volatilitas bagi para investor yang ingin melepaskan posisi berisiko saat pasar lain tutup.

Polanya ini telah berulang secara konsisten dalam sejarah terbaru kripto. Saat terjadi ketakutan terhadap risiko, Bitcoin biasanya dijual dengan cepat sementara bank, bursa saham, dan pasar obligasi tetap tidak aktif. Trader yang perlu melakukan langkah defensif tanpa menunggu hari Senin akan beralih ke Bitcoin sebagai salah satu saluran pelarian yang tersisa, menjadikannya sebagai katup pelepasan sementara untuk sentimen pasar.

Peran Khusus Trading 24/7

Berbeda dengan pasar saham dan obligasi yang tutup saat akhir pekan, Bitcoin diperdagangkan secara terus-menerus setiap hari. Fitur ini memberinya posisi unik saat terjadi krisis geopolitik di luar jam perdagangan reguler. Trader menjual Bitcoin bukan selalu karena mereka yakin bahwa aset ini paling terpengaruh, melainkan karena ini hampir satu-satunya opsi likuid yang tersedia untuk segera berlindung.

Mekanisme pasar ini menjelaskan mengapa Bitcoin sering mengalami lonjakan volatilitas selama peristiwa yang terjadi di jam tidak tradisional. Tekanan jual secara luas lebih dipicu oleh ketersediaan likuiditas daripada analisis fundamental mendalam tentang dampak spesifik terhadap Bitcoin.

Pemulihan yang Diharapkan Saat Pasar Tradisional Dibuka

Secara historis, setelah guncangan geopolitik awal ini, Bitcoin cenderung pulih setelah pasar lain dibuka dan sentimen kembali tersebar. Pada pagi hari Sabtu, Bitcoin diperdagangkan dekat $63.000, tetapi diperkirakan akan ada pergerakan pasar lebih lanjut saat sesi tradisional dibuka pada hari Senin.

Berdasarkan data per 7 Maret 2026, harga kripto Bitcoin sedikit menurun menjadi $67.770 dengan perubahan -1,51% dalam 24 jam terakhir. Pemulihan ringan dari titik terendah krisis ini menunjukkan bahwa kepanikan awal mulai mereda, meskipun tekanan kenaikan harga masih terbatas.

Konteks Ketegangan Nuklir dan Penumpukan Militer

Serangan pada 28 Februari tidak terjadi dalam kekosongan. Pekan-pekan sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel melakukan akumulasi militer yang diikuti oleh negosiasi nuklir yang macet dengan Teheran. Para analis telah lama berspekulasi tentang implikasi konflik yang meningkat dengan Iran terhadap Bitcoin, emas, dan saham.

Serangan ini secara signifikan meningkatkan risiko konflik regional yang lebih luas yang bisa dengan cepat meluas. Harga kripto Bitcoin, meskipun menunjukkan sensitivitas langsung terhadap peristiwa ini, belum mengikuti pergerakan emas secara ketat dalam beberapa bulan terakhir, yang menimbulkan pertanyaan tentang validitasnya sebagai aset safe haven atau “emas digital” alternatif.

Pergerakan harga Bitcoin selanjutnya akan sangat bergantung pada bagaimana situasi geopolitik berkembang dan reaksi pasar tradisional saat mereka kembali beroperasi pada hari Senin berikutnya.

BTC1,29%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan