Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Apakah The Rock Benar-Benar Demokrat? Polymarket Menyoroti Politik Kompleks Hollywood
Pertanyaan “Apakah The Rock seorang demokrat?” menjadi cukup relevan di tahun 2025 dan seterusnya, terutama karena peluang Dwayne Johnson terus meningkat di Polymarket, pasar prediksi berbasis blockchain. Tetapi jawaban tersebut mengungkap lapisan kompleksitas politik yang jauh melampaui peluang taruhan dan data jajak pendapat. Meskipun Johnson muncul sebagai figur menarik dalam diskusi yang berafiliasi dengan Partai Demokrat, identitas politik sebenarnya menceritakan kisah yang lebih bernuansa.
Ketika Pasar Prediksi Bertemu Spekulasi Politik
Di Polymarket, platform prediksi acara terdesentralisasi, angka-angkanya menggambarkan gambaran yang tidak konvensional. Kontrak yang mempertaruhkan Johnson mendapatkan nominasi Demokrat diperdagangkan seharga 7 sen, yang berarti peluang menang 7%. Posisi ini menempatkannya di urutan keempat dalam pemilihan Demokrat 2028, tertinggal dari Gavin Newsom, Alexandria Ocasio-Cortez, dan Pete Buttigieg, sementara mengungguli Wakil Presiden Kamala Harris di posisi kelima. Sementara itu, Andy Beshear, Tim Walz, Michelle Obama, dan Mark Cuban melengkapi ekspektasi trader, masing-masing dengan peluang di bawah 5%.
Lonjakan aktivitas perdagangan terkait Johnson meningkat setelah pengumuman Polymarket pada hari Selasa: platform tersebut mendapatkan investasi dari 1789 Capital, firma ventura yang dipimpin bersama oleh Donald Trump Jr., yang juga bergabung ke dewan penasihat platform tersebut. Perkembangan ini menegaskan bahwa pasar prediksi telah menjadi jendela keuangan untuk spekulasi politik, menarik baik analis politik serius maupun spekulator kasual.
Sikap Politik Hati-Hati dari Centrist yang Mengklaim Diri Sendiri
Inilah perbedaan pentingnya: Johnson secara eksplisit menolak label demokrat dan lebih memilih menggambarkan dirinya sebagai seorang centrist dan independen politik. Dalam penampilan tahun 2023 di podcast Spotify “What Now?” bersama Trevor Noah, Johnson mengungkapkan bahwa beberapa pihak telah mendekatinya tentang kemungkinan pencalonan presiden. Ia mengungkapkan bahwa ini terjadi setelah sebuah jajak pendapat menarik yang menunjukkan 46% warga Amerika mendukung pencalonannya ke Gedung Putih—angka yang sangat mempengaruhinya.
“Saya benar-benar terkejut dan merasa terhormat,” kata Johnson tentang pendekatan tersebut. Tindakan tahun 2020-nya memberikan konteks tambahan: meskipun ia mendukung Joe Biden menjelang pemilihan tersebut, Johnson secara tegas menolak memberikan dukungan yang sama selama siklus kampanye berikutnya. Keterlibatan yang dipilih-pilih ini mencerminkan seseorang yang berada di tengah-tengah spektrum politik, bukan yang benar-benar berada di barisan Demokrat.
Pengaruh yang Belum Dimanfaatkan dari Raksasa Media Sosial
Yang membuat utilitas politik Johnson—baik sebagai demokrat maupun independen—menonjol adalah jangkauannya yang tak tertandingi. Dengan 392 juta pengikut di Instagram, ia memegang audiens yang lebih besar dari kebanyakan populasi negara. Latar belakangnya di dunia gulat profesional membangun “kemampuan promosi” legendaris, yaitu kemampuan untuk menarik perhatian dan mempengaruhi opini melalui karisma dan pengendalian narasi. Atribut-atribut ini akan menjadi kekuatan besar dalam kampanye politik apa pun, terlepas dari minat pasar prediksi.
Mengartikan Sinyal dari Polymarket
Faktanya adalah bahwa pasar prediksi seperti Polymarket tidak secara definitif menjawab apakah The Rock mengidentifikasi sebagai demokrat. Sebaliknya, mereka menangkap spekulasi kolektif tentang skenario hipotetis. Investasi 1789 Capital dan perluasan dewan penasihat menunjukkan bahwa platform seperti Polymarket semakin mendapatkan perhatian institusional serius, memberikan kredibilitas pada fungsi prediksi mereka sekaligus menarik partisipasi analisis yang lebih berkualitas.
Situasi Johnson mencerminkan ketidakpastian politik modern: figur yang diakui secara global dengan daya tarik lintas partai, secara eksplisit menempatkan dirinya di luar struktur partai tradisional, tetapi memicu spekulasi Demokrat hanya melalui kemungkinan keterlibatannya. Apakah dia akhirnya akan menerima label demokrat atau tetap independen di tengah pusat, tetap menjadi pertanyaan terbuka—yang akan terus dipertaruhkan trader Polymarket sampai jawaban nyata muncul.