Penyelesaian stablecoin Solana melewati 650 miliar dolar AS: aliran dana keluar dari Ethereum, pola pembayaran dolar on-chain berubah

SOL3,58%
ETH4,23%
TRX-1,23%

9 Maret, berita menunjukkan bahwa skala penyelesaian stablecoin di jaringan blockchain terus berkembang, dan dolar digital secara bertahap menjadi lapisan pembayaran penting dalam sistem keuangan kripto. Data terbaru menunjukkan bahwa pada Februari 2026, volume transfer stablecoin di jaringan Solana mencapai sekitar 650 miliar dolar AS, pertama kali melampaui jaringan pesaing utama dalam hal skala penyelesaian, memicu perhatian pasar terhadap perubahan pola likuiditas di atas rantai.

Dalam dua tahun terakhir, penggunaan stablecoin mengalami perubahan yang signifikan. Stablecoin awalnya digunakan terutama untuk likuiditas pasangan perdagangan, tetapi kini penggunaannya telah meluas ke penyelesaian lintas rantai, jaminan DeFi, pengelolaan dana perusahaan, dan pembayaran di atas rantai. Data menunjukkan bahwa pada awal 2024, volume transaksi bulanan stablecoin biasanya berkisar antara 300 miliar hingga 500 miliar dolar AS. Dengan pengembangan aplikasi keuangan digital yang terus meningkat, volume transaksi stablecoin pada 2025 melonjak pesat, beberapa bulan mendekati 1 triliun dolar AS.

Di tengah tren ini, persaingan antar blockchain juga semakin ketat. Selama ini, jaringan Ethereum dan TRON mendominasi bidang penyelesaian stablecoin, tetapi mulai 2025, Solana menarik likuiditas pembayaran dan transaksi dengan biaya transaksi yang lebih rendah dan kapasitas throughput yang lebih tinggi. Pada Februari 2026, volume transaksi stablecoin di seluruh dunia di atas rantai mencapai sekitar 1,8 triliun dolar AS, dengan Solana memegang bagian yang signifikan.

Analisis pasar menunjukkan bahwa pertumbuhan skala penyelesaian stablecoin mencerminkan kematangan infrastruktur keuangan di atas rantai. Semakin banyak platform perdagangan yang menggunakan USDT dan USDC sebagai jalur likuiditas utama, dan protokol DeFi juga bergantung pada stablecoin sebagai aset jaminan inti. Selain itu, partisipasi lembaga keuangan tradisional semakin mendorong perluasan penggunaan stablecoin. Contohnya, Visa telah memperluas penggunaan sistem penyelesaian USDC, memungkinkan beberapa lembaga keuangan yang diatur untuk memproses transfer dolar berbasis blockchain.

Sementara itu, aktivitas di atas rantai juga meningkat secara bersamaan. Data menunjukkan bahwa pasokan stablecoin di jaringan Solana saat ini mencapai sekitar 15,4 miliar dolar AS, meningkat lebih dari 12% dibanding bulan sebelumnya. Dalam struktur pasar stablecoin, USDC mempertahankan sekitar 53% pangsa pasar, menyediakan likuiditas penting untuk transaksi di atas rantai dan pengaturan dana.

Partisipasi pengguna juga terus meningkat. Jumlah alamat stablecoin global mendekati 49,6 juta, menunjukkan bahwa penggunaan dolar digital dalam sistem pembayaran dan transaksi global semakin tinggi. Pengamat pasar menyatakan bahwa jika volume transaksi stablecoin di masa depan tetap mempertahankan 70% hingga 80% dari volume transaksi bulan Februari setelah puncaknya, ini menandakan bahwa stablecoin sedang bertransformasi dari alat perdagangan menjadi infrastruktur pembayaran blockchain yang stabil dan jangka panjang.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar