Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mengapa Franc Swiss Lebih Menonjol Dibanding Mata Uang G10 Lain Ketika Pasar Menjadi Gelisah
Dalam sesi perdagangan terbaru, Franc Swiss menunjukkan ketahanan yang luar biasa, mengungguli semua mata uang G10 lainnya dan memperkuat posisinya sebagai tempat perlindungan utama pasar selama periode ketidakpastian yang meningkat. Konsistensi kekuatan ini menimbulkan pertanyaan menarik: apa yang membuat CHF begitu menarik bagi investor tepat saat selera risiko menurun?
Menurut Thu Lan Nguyen, Kepala Riset Valas dan Komoditas di Commerzbank, jawabannya terletak pada posisi moneter unik Swiss. Berbeda dengan banyak mata uang G10 yang beroperasi dalam lingkungan suku bunga positif, Franc Swiss mendapatkan manfaat dari suku bunga mendekati nol, sebuah karakteristik yang secara paradoks menjadi kekuatan utamanya saat kondisi pasar global memburuk.
CHF Memimpin Mata Uang G10 di Tengah Kondisi Pasar yang Menghindari Risiko
Ketika investor lebih mengutamakan keamanan daripada imbal hasil, mereka cenderung beralih ke aset yang menjanjikan stabilitas daripada hasil. Franc Swiss menjadi contoh sempurna dari preferensi ini. Kinerja mata uang G10 selama turbulensi terbaru mencerminkan dinamika pasar yang mendasar: mata uang dengan suku bunga minimal menjadi lebih menarik karena mereka tidak bergantung pada insentif hasil untuk mempertahankan nilainya.
Keunggulan yang bertentangan ini berasal dari bagaimana kebijakan bank sentral berinteraksi dengan psikologi pasar. Ketika ketidakpastian ekonomi meningkat, pembuat kebijakan biasanya merespons dengan memotong suku bunga untuk merangsang pertumbuhan. Mata uang yang diterbitkan oleh negara dengan suku bunga awal yang lebih tinggi memiliki ruang besar untuk dipotong lebih jauh—yang berpotensi melemahkan nilai tukarnya saat investor mencari alternatif. Swiss, bagaimanapun, beroperasi dari posisi risiko terbatas. Dengan suku bunga kebijakan Swiss National Bank yang sudah mendekati nol, ruang untuk pelonggaran moneter agresif sangat terbatas, yang biasanya menekan nilai mata uang.
Paradoks Suku Bunga Nol: Mengapa Imbal Hasil Lebih Rendah Menarik Modal
Dinamika ini melampaui pasar mata uang tradisional. Aset yang tidak menghasilkan pendapatan bunga sama sekali—seperti emas—secara historis mengalami lonjakan permintaan selama periode ketidakpastian yang tinggi. Prinsip yang sama berlaku untuk mata uang yang beroperasi dalam lingkungan suku bunga mendekati nol. Investor tidak membeli aset ini untuk hasil; mereka membelinya untuk pelestarian nilai.
Bank Nasional Swiss sebelumnya telah menyatakan kesiapan untuk masuk ke wilayah negatif, dengan pengalaman masa lalu menunjukkan batas teknis sekitar -0,75%. Namun, kebijakan suku bunga negatif dan intervensi mata uang memiliki kendala praktis dan hasil yang semakin berkurang. Upaya sebelumnya untuk secara sengaja melemahkan franc menunjukkan batasan ini, menunjukkan bahwa otoritas moneter Swiss menghadapi batas alami dalam mempengaruhi nilai mata uang ke bawah.
Daya Tarik Franc yang Berkelanjutan di Pasar Tidak Pasti
Posisi struktural ini menjelaskan mengapa Franc Swiss secara konsisten muncul sebagai mata uang terbaik di antara mata uang G10 setiap kali sentimen pasar beralih ke penghindaran risiko. Selama ketidakpastian global tetap ada dan bank sentral mempertahankan komitmen mereka terhadap kebijakan akomodatif, lingkungan suku bunga minimal CHF berubah menjadi keunggulan yang kuat. Intinya, kekuatan terbesar franc bukanlah apa yang ditawarkannya kepada investor—melainkan apa yang tidak diambilnya dari mereka: biaya peluang dari memegang aset aman dengan hasil rendah.
Ke depan, diharapkan Franc Swiss akan mempertahankan valuasi premiumnya di antara mata uang G10 setiap kali ketegangan geopolitik meningkat atau volatilitas pasar keuangan melonjak. Perannya sebagai lindung nilai yang andal terhadap ketidakpastian tampaknya tertanam secara struktural dalam arsitektur moneter saat ini.