Pernah Diharpkan Menjadi Kepala Biro Statistik Ketenagakerjaan AS! Sekutu Trump "Berbicara Jujur": Ekonomi AS Tidak Mampu Menahan Harga Minyak $100 per Barel

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Seorang ekonom konservatif yang pernah diusulkan oleh Trump untuk memimpin Biro Statistik Tenaga Kerja AS secara terbuka memperingatkan bahwa ekonomi AS sudah terlalu rapuh untuk menahan dampak kenaikan harga minyak hingga $100 per barel, dan perang dengan Iran sedang mewujudkan risiko tersebut.

Pada hari Kamis, Kepala Ekonom dari lembaga think tank konservatif Heritage Foundation, EJ Antoni, dalam wawancara dengan Financial Times Inggris secara tegas mengatakan, “Saya tidak percaya ekonomi ini mampu menanggung harga minyak $100 per barel, itu tidak mampu.” Ia menambahkan, “Ekonomi lebih lemah dari yang kita kira, dan inflasi lebih serius dari yang kita bayangkan.”

Pernyataan tersebut muncul menjelang rapat Federal Reserve bulan Maret. Antoni juga memperingatkan bahwa penurunan harga energi pada tahun 2025 sebelumnya memberikan tekanan deflasi terhadap harga secara keseluruhan, sementara kenaikan harga energi saat ini akan memberikan tekanan naik terhadap harga di seluruh ekonomi.

Pernyataan Antoni bertepatan dengan data ekonomi AS yang terus melemah dan lonjakan tajam harga energi, serta kekhawatiran di internal Partai Republik tentang prospek pemilu tengah jalan. Harga minyak Brent naik 5% dalam satu hari pada hari Rabu, mendekati $110 per barel, sementara harga bensin ritel AS melonjak dari $2,92 per galon sebulan lalu menjadi $3,84, dan harga solar melampaui $5, menimbulkan tekanan berat bagi konsumen dan bisnis.

Fundamentals Ekonomi: Data Terus Mengecewakan

Peringatan Antoni bukan tanpa dasar, karena serangkaian data ekonomi telah menunjukkan tanda-tanda kelemahan sebelum pecahnya perang.

Data yang dirilis minggu lalu menunjukkan bahwa pertumbuhan PDB kuartal keempat 2025 direvisi turun dari 1,4% menjadi 0,7%; data yang dirilis hari Rabu menunjukkan bahwa inflasi harga grosir AS bulan Februari melebihi ekspektasi, padahal saat itu belum ada aksi militer AS terhadap Iran. Sementara itu, bulan lalu, jumlah pekerjaan bersih di AS berkurang 92.000 posisi, hampir menghapus seluruh kenaikan bulan Januari.

Antoni mengaitkan kelemahan pasar tenaga kerja sebagian dengan pemecatan massal oleh pemerintah federal tahun lalu, dan menekankan adanya masalah struktural “pertumbuhan lapangan kerja yang lemah” saat ini.

Tekanan Politik: Kekhawatiran Partai Republik tentang Pemilu Tengah

Lonjakan harga energi yang cepat sedang mengubahnya menjadi risiko politik nyata. Menurut Financial Times Inggris, kekhawatiran di internal Partai Republik bahwa harga minyak yang tinggi dapat menghambat hasil pemilu tengah jalan semakin meningkat.

Sementara itu, perpecahan internal terkait perang Iran mulai muncul. Sehari sebelum Antoni mengeluarkan pernyataan tersebut, Kepala Pusat Kontra-Terorisme Nasional AS mengundurkan diri dengan alasan protes, menjadi kasus pertama yang cukup mencolok sejak pecahnya konflik dan menunjukkan adanya ketegangan internal pemerintahan Trump.

Pernyataan terbuka Antoni mencerminkan kekhawatiran nyata di kalangan sekutu Trump terhadap arah ekonomi saat ini—di tengah tekanan perang, inflasi, dan pertumbuhan yang lemah, kekhawatiran ini semakin sulit disembunyikan.

Kisruh Penunjukan: Dari Kandidat Kepala BLS Hingga Gagal

Hubungan Antoni dengan Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) cukup berliku.

Pada Agustus tahun lalu, setelah Trump memecat kepala BLS sebelumnya, ia mengusulkan Antoni untuk memimpin lembaga statistik penting ini—sebelumnya Trump menuduh laporan ketenagakerjaan yang dirilis oleh kepala sebelumnya telah “dimanipulasi.” Namun, hanya sebulan kemudian, Trump secara tiba-tiba mencabut nominasi Antoni dan memilih ekonom pemerintah Brett Matsumoto, yang penunjukannya masih menunggu persetujuan Senat.

Tentang bagaimana Trump memberi tahu Antoni bahwa nominasi tersebut dibatalkan, Antoni menolak mengungkapkan detailnya, hanya mengatakan bahwa ia “lebih suka menjaga kerahasiaan percakapan tersebut.”

Meskipun gagal, posisi Antoni terhadap BLS tidak melunak. Ia membandingkan lembaga tersebut dengan “generator angka acak,” dan menyerukan agar seluruh proses dari pengumpulan data, pengolahan, hingga publikasi data dilakukan “peninjauan menyeluruh dari atas ke bawah,” dengan alasan adanya masalah kebocoran data sebelumnya—pada Januari lalu, Trump secara tidak resmi merilis data ketenagakerjaan bulan Desember beberapa jam sebelum diumumkan secara resmi.

Peringatan Risiko dan Klausul Penafian

Pasar memiliki risiko, investasi harus dilakukan dengan hati-hati. Artikel ini tidak merupakan saran investasi pribadi, dan tidak mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi keuangan, atau kebutuhan khusus pengguna. Pengguna harus menilai apakah pendapat, pandangan, atau kesimpulan dalam artikel ini sesuai dengan kondisi mereka. Investasi dilakukan atas risiko sendiri.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan