Gen, Bakat, IQ, Pengetahuan Keras dan Dingin tentang Keturunan


*Orang tua tidak berprestasi tetapi sangat memaksa anak belajar adalah kesalahan
*Yang disebut regresi rata-rata, terlalu sederhana, banyak yang salah pemahaman
*Menikahi istri yang unggul lebih penting daripada yang dibayangkan
*Ketika kedua belah pihak adalah IQ tinggi, risiko mulai meningkat

1、Bakat dan Gen Orang Tua Sangat Berkaitan
IQ, bakat musik, kemampuan olahraga, dll, tingkat keturunannya semua 50-80%; gen bukan segalanya, tetapi ia menentukan batas atas. Jika kumpulan bakat orang tua kuat, probabilitas anak tinggi.

2、Anak Laki-laki = Saham Volatilitas Tinggi dengan Leverage Tinggi, Anak Perempuan = Saham Nilai Stabil
Ini dalam sains disebut hipotesis variabilitas yang lebih besar pada pria, penelitian luas membuktikan: anak laki-laki memiliki distribusi lebih lebar dalam karakteristik seperti IQ, bakat — memiliki peluang jauh melampaui batas atas orang tua (menghasilkan jenius tingkat atas), tetapi juga lebih mudah jauh di bawah rata-rata (risiko tinggi).
Anak perempuan volatilitasnya kecil, probabilitas lebih besar mendekati atau sedikit lebih tinggi dari nilai rata-rata orang tua, stabil dan dapat diandalkan.
Hasilnya: jenius ekstrem dan lembah ekstrem, anak laki-laki mendominasi keduanya. Ini adalah perbedaan esensial antara "hasil tinggi berisiko tinggi" vs "apresiasi stabil"!

3、Sebagian Warisan Anak Laki-laki Lebih Condong ke Ibu
Kromosom X anak laki-laki 100% berasal dari ibu, Y dari ayah, dan pada kromosom X memang ada lebih banyak gen yang terkait dengan perkembangan otak, kognitif.
Jadi jika ayah bernyanyi bagus, ibu biasa saja, maka putra kemungkinan besar bernyanyi biasa saja.
Putri dapat menyatukan kombinasi gen orang tua dengan sempurna.
Putri Wang Fei + Dou Wei, Dou Jingtong, tidak perlu menebak, gen musik langsung memenuhi.

4、Orang Pintar Lebih Suka Menikah dengan Orang Pintar
Orang pintar lebih mudah tertarik pada orang pintar, orang pintar lebih sulit toleran terhadap IQ rendah.
Jadi lebih mudah bagi talenta elit menghasilkan talenta unggul adalah benar.

5、Tetapi dalam kasus jenius ekstrem, kemungkinan besar akan regresi rata-rata
Karena IQ di atas 140, semakin tinggi semakin mudah muncul autism, depresi dan berbagai masalah mental lainnya, ini seperti batas spesies yang ditetapkan Tuhan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan