Saya punya teman yang dapat satu unit rumah 130 meter persegi dari kompensasi penggusuran rumahnya. Kemudian dia menjual rumah itu, mendapatkan 1 juta, membeli Lamborghini bekas, dan berganti pacar baru setiap minggu di media sosial.



Saya tanyain kenapa dia begini?

Dia bilang nilai rumah lama-lama akan jadi nol, daripada itu mending waktu masih muda naik mobil mewah dan nikmati beberapa tahun.

Apa ini worth it?

---

**Jawaban singkat: Tidak, ini keputusan finansial yang sangat buruk.**

Alasan:

1. **Logika yang salah** - Rumah apresiasi, mobil depresiasi. Rumah tidak akan "jadi nol", tapi kemungkinan terus naik nilainya seiring waktu.

2. **Depresiasi cepat** - Mobil mewah kehilangan 50%+ nilai dalam 3-5 tahun pertama. Dalam 10 tahun, mobil itu hampir tidak bernilai.

3. **Biaya operasional** - Pajakmobil mewah, bensin premium, service mahal, asuransi tinggi. Bisa lebih besar dari penghasilan bulanan.

4. **Kehilangan aset** - Rumah adalah aset yang tersisa. 10 tahun kemudian, teman tidak akan punya apa-apa, tapi hutang mungkin ada.

5. **Kesalahan survival bias** - Dia lihat orang kaya bisa begini, tapi lupa orang kaya punya passive income untuk maintain lifestyle itu.

Keputusan ini adalah contoh klasik dari memilih kepuasan sesaat daripada kenyamanan jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan