Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
CBN mengumpulkan N3trn dalam dua minggu Lelang Wesel Treasuri
Bank Sentral Nigeria (CBN) akan mengumpulkan N1,05 triliun melalui lelang Surat Utang Negara (NTBs) hari ini, 18 Maret, sehingga total pinjaman jangka pendek pemerintah federal dalam dua minggu mendekati N3 triliun.
Pengumuman ini diungkapkan dalam undangan tender resmi yang dikeluarkan oleh bank sentral atas nama Kantor Pengelolaan Utang (DMO) dan diperoleh oleh Nairametrics.
Menurut pemberitahuan tersebut, lelang akan mengikuti sistem lelang Belanda, memungkinkan hasil imbalan ditentukan oleh permintaan investor dan kondisi likuiditas saat ini. Lelang terbaru ini menegaskan ketergantungan pemerintah yang terus berlanjut pada pasar utang domestik di tengah tekanan fiskal.
Lebih Banyak Berita
Ketua NGX mengajak investor global untuk pasar modal Nigeria
19 Maret 2026
Ketidakstabilan jaringan listrik memburuk karena utang gas GenCos bertambah
19 Maret 2026
Apa yang dikatakan data
Menurut pengumuman tender, Pemerintah Federal akan menawarkan Surat Utang Negara senilai N1,05 triliun dengan tiga jatuh tempo, dengan penyelesaian diharapkan keesokan harinya.
Lebih banyak wawasan
Penerbitan terbaru ini terjadi di tengah tren pinjaman jangka pendek yang agresif, dengan pemerintah sudah mengumpulkan sekitar N2 triliun melalui lelang NTB awal bulan ini.
Para ahli mengatakan bahwa pola ini menunjukkan tekanan fiskal yang terus-menerus di tengah kewajiban yang harus didanai kembali, bukan sekadar penyerapan likuiditas oleh otoritas moneter, serta permintaan institusional yang kuat terhadap surat berharga pemerintah yang menawarkan hasil imbalan relatif tinggi.
Pandangan Ahli
Para ahli mengatakan bahwa meskipun angka utama menunjukkan peningkatan tajam dalam pinjaman, dinamika dasarnya mungkin lebih kompleks dan tidak sepenuhnya mencerminkan akumulasi utang baru.
Para analis sepakat bahwa meskipun Surat Utang Negara tetap menjadi alat fiskal utama, skala dan frekuensi penerbitan menunjukkan adanya tekanan struktural yang berkelanjutan dalam ekonomi.
Apa yang perlu Anda ketahui
CBN menerbitkan Surat Utang Negara ini atas nama Pemerintah Federal melalui Kantor Pengelolaan Utang, yang mengelola profil utang Nigeria yang terus berkembang di tengah defisit fiskal yang membesar.
Anggaran Nigeria tahun 2026 didasarkan pada defisit fiskal diperkirakan sebesar N20,12 triliun, mencerminkan kesenjangan signifikan antara pendapatan yang diproyeksikan dan pengeluaran yang direncanakan.
Ketergantungan pada Surat Utang Negara dan instrumen domestik lainnya menyoroti upaya pemerintah yang berkelanjutan untuk menyeimbangkan pembiayaan defisit, pengelolaan likuiditas, dan keberlanjutan utang, meskipun tekanan ekonomi tetap ada.
Tambahkan Nairametrics di Google News
Ikuti kami untuk Berita Terkini dan Intelijen Pasar.
