Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Cara Meningkatkan Kualitas Perdagangan secara Signifikan dengan Rasio Risiko-Reward
Salah satu faktor terpenting untuk terus mendapatkan keuntungan dari trading adalah rasio risiko-imbalan (risk-reward ratio). Ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi kompas yang menuntun Anda menilai apakah trading tersebut benar-benar bernilai. Banyak trader yang memulai trading secara emosional, tetapi dengan menghitung rasio risiko-imbalan sebelumnya, Anda dapat membangun sistem trading yang kokoh yang bahkan dapat menutupi tingkat kemenangan yang rendah.
Menghitung Struktur Risiko dan Imbalan Secara Akurat
Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum melakukan trading adalah perhitungan. Pertama, tentukan tiga hal: harga masuk order, level stop loss, dan target take profit.
Kemudian, hitung perkiraan kerugian dan harapan keuntungan menggunakan rumus berikut:
Rasio Risiko-imbalan = Harapan Keuntungan ÷ Perkiraan Kerugian
Dengan melakukan perhitungan ini sebelum trading, Anda dapat membuat keputusan berdasarkan data statistik dan menghindari pengaruh emosi.
Mengapa Rasio 1:2 atau Lebih Penting
Standar industri biasanya menetapkan rasio risiko-imbalan minimal 1:2. Artinya, jika risiko yang diambil adalah 1 dolar, maka minimal harus ada potensi keuntungan sebesar 2 dolar. Jika tidak, trading tersebut tidak sepadan.
Mengapa rasio ini penting? Misalnya, meskipun tingkat kemenangan hanya 50%, jika Anda melakukan trading dengan rasio 1:2 berulang kali, dalam jangka panjang Anda tetap akan mendapatkan keuntungan. Trader dengan tingkat kemenangan rendah tetap bisa meraih profit yang cukup jika rasio risiko-imbalan mereka baik. Dengan kata lain, memperhatikan rasio risiko-imbalan memungkinkan Anda fokus pada peningkatan profitabilitas yang lebih penting daripada hanya mengandalkan tingkat kemenangan.
Checklist Konfirmasi Rasio Risiko-imbalan Sebelum Eksekusi Trading
Setelah menghitung rasio risiko-imbalan, pastikan untuk memeriksa hal berikut sebelum melakukan trading:
Proses konfirmasi ini akan secara otomatis menyaring trading yang berkualitas rendah dan hanya fokus pada peluang trading dengan struktur risiko-imbalan yang baik. Menempatkan rasio risiko-imbalan sebagai inti dari aturan trading Anda membuka jalan menuju trader yang mampu meraih pendapatan stabil dalam jangka panjang.