Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Catatan Penyusutan Kekayaan Mas Machi: Dari Kekayaan Bersih Tingkat Miliar hingga Menghadapi Likuidasi
Masyarakat kripto sedang membicarakan tentang Maji Gege, seorang investor terkenal, tetapi bukan karena berita baik. Mantan trader berpengalaman yang pernah memiliki kekayaan hampir 1 miliar dolar AS ini mengalami kekalahan besar dalam waktu hanya 5 bulan, dengan nilai kekayaannya turun menjadi kurang dari 1 juta dolar AS, dan kerugian total mencapai 28 juta dolar AS. Peristiwa ini memicu diskusi luas di komunitas dan membuat banyak investor mulai merenungkan biaya nyata dari trading dengan leverage tinggi.
Dari 1 Miliar Dolar ke 1 Juta Dolar: Di Balik Kehilangan Nilai
Kisah Maji Gege di platform perdagangan derivatif Hyperliquid menjadi contoh peringatan. Sebagai bursa terdesentralisasi yang fokus pada trading futures dan kontrak, Hyperliquid memungkinkan trader menggunakan leverage tinggi untuk memperbesar keuntungan sekaligus risiko kerugian. Akun Maji Gege di platform ini dari puncaknya yang hampir 1 miliar dolar langsung turun ke sekitar 1 juta dolar, dengan penurunan lebih dari 99%.
Krisis investasi ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan akibat dari kerugian posisi long yang terus-menerus diikuti dengan penambahan margin untuk menjaga posisi. Untuk mempertahankan posisi dan menghindari forced liquidation, Maji Gege terpaksa menggunakan dana yang disimpan lima tahun lalu di kas negara PleasrDAO, yang seharusnya menjadi investasi jangka panjang, namun malah digunakan untuk menutupi kerugian, menjadi “uang penyelamat” dalam situasi darurat.
Masalah Margin dan Risiko Forced Liquidation
Sistem margin dalam trading kontrak tampaknya memberi peluang besar bagi trader kecil untuk mendapatkan keuntungan besar, tetapi sebenarnya menyembunyikan jebakan. Ketika pasar bergerak ke arah yang tidak menguntungkan, saldo margin akan terus terkikis. Untuk menghindari posisi dilikuidasi paksa, trader sering memilih menambah margin, berharap pasar akan berbalik, padahal tindakan ini sering kali memperparah kerugian dan memicu lingkaran setan.
Kasus Maji Gege adalah contoh nyata dari jebakan ini. Penambahan posisi secara terus-menerus tidak hanya gagal mengurangi kerugian, tetapi justru memperbesar kerugian karena pasar tidak kunjung berbalik sesuai harapan. Akhirnya, kerugian kumulatif sebesar 28 juta dolar AS menjadi beban yang tak tertahankan.
Pelajaran untuk Investor Umum
Bahkan investor berpengalaman pun tidak kebal terhadap risiko trading kontrak. Pengalaman Maji Gege mengingatkan semua peserta bahwa leverage tinggi selalu membawa risiko ekstrem, terlepas dari latar belakang atau rekam jejak mereka. Investor biasa harus lebih berhati-hati saat menghadapi produk keuangan derivatif ini, mengendalikan ukuran posisi dengan bijak, dan jangan sampai nafsu membuat mereka menanggung kerugian yang tak bisa diperbaiki.
Kasus ini menunjukkan satu kebenaran umum: dalam dunia trading kripto, manajemen risiko jauh lebih penting daripada mengejar keuntungan besar. Banyak investor mulai meninjau ulang strategi trading mereka setelah melihat pengalaman Maji Gege, dan mungkin inilah nilai paling berharga dari peristiwa ini.