Gue baru-baru ini ngomongin NEAR Protocol dengan beberapa teman, dan ternyata banyak yang masih belum paham gimana cara kerjanya. Jadi gue coba jelasin dari awal aja.



Jadi NEAR adalah blockchain layer 1 yang punya teknologi sharding unik namanya Nightshade. Teknologi ini dirancang buat ngatasi masalah skalabilitas yang sering kita liat di Ethereum, dimana gas fee bisa melambung tinggi pas traffic tinggi. NEAR diluncurin tahun 2020 sebagai infrastruktur cloud terdesentralisasi yang bisa host aplikasi DApp dengan lebih efisien.

Yang menarik dari NEAR adalah mereka punya beberapa solusi buat cross-chain interoperability. Ada Rainbow Bridge yang memungkinkan user buat transfer token ERC-20 dari Ethereum ke NEAR dengan biaya jauh lebih murah. Terus ada juga Aurora, yang merupakan L2 solution di NEAR Protocol. Aurora bisa handle ribuan transaksi per detik dengan konfirmasi blok hanya sekitar 2 detik. Ini berarti developer yang udah familiar dengan Ethereum tooling bisa langsung build di Aurora tanpa perlu rewrite aplikasi mereka.

Sekarang tentang teknologi Nightshade-nya. Ini adalah core technology dari NEAR yang memproses data dengan cara membagi pekerjaan ke banyak node validator. Setiap node hanya handle sebagian dari transaksi jaringan, jadi throughput jauh lebih tinggi. Prosesnya sih agak kompleks—data transaksi diproses secara parallel di beberapa shard, dan setiap shard generate bagian dari blok berikutnya (disebut chunk). Chunk-chunk ini kemudian diproses dan disimpan di blockchain untuk selesain transaksi. Teoritis, Nightshade bisa handle jutaan transaksi per detik tanpa degrade performance. Jaringan juga bisa dynamically split atau merge shard tergantung traffic.

Untuk validator selection, NEAR pake mekanisme yang disebut Thresholded Proof of Stake (TPoS). Ini lebih kayak lelang dimana calon validator menunjukkin berapa banyak token NEAR yang mereka siap stake. Kemudian TPoS set ambang batas minimum, dan siapa yang stake di atas threshold itu punya kesempatan terpilih sebagai validator.

Tentang token NEAR sendiri—ini adalah native token dari ekosistem. NEAR adalah token ERC-20 dengan max supply 1 miliar. Token ini digunakan untuk bayar transaksi fee dan storage di network. Developer smart contract juga bisa terima bagian dari fee yang dihasilkan kontrak mereka, sementara sisanya di-burn untuk menjaga kelangkaan token.

Kalo kamu punya token NEAR, kamu bisa stake di NEAR Wallet untuk dapet reward. Reward bisa sampai 4,5% dari total supply NEAR. Selain itu, holder juga bisa participate dalam governance dengan voting untuk keputusan dan submit proposal.

Harga NEAR saat ini terbilang interesting—sedang di $1.28 dengan kenaikan 3.50% dalam 24 jam terakhir. Market cap-nya sekitar $1.65B dengan volume trading $1.17M. Kalo kamu interested buat membeli NEAR, kamu bisa cek di berbagai bursa kripto yang support trading pair NEAR.

Seiring blockchain terus berkembang, platform yang bisa offer low fee dan high throughput bakal jadi crucial untuk mainstream adoption. NEAR punya potensi buat attract developer yang pengen build DeFi dan DApp yang lebih efficient. Roadmap mereka include further sharding development dan L2 cross-chain solution untuk scale blockchain lebih jauh. Ini bisa benefit both developer dan user di jangka panjang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan