Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kondisi "sulit" yang dihadapi Bank Sentral Jepang kali ini sebenarnya sedang memutuskan "pemberhentian" dana global. Sebagai sumber dana termurah di dunia selama beberapa dekade terakhir, ketika suku bunga Jepang naik, hal itu akan langsung mempengaruhi kantong uang pasar kripto.
Pengurangan likuiditas dan penurunan preferensi risiko
Jepang yang mempertahankan suku bunga rendah dalam jangka panjang, menjadikan yen sebagai "mesin penarikan" favorit di dunia. Investor terbiasa meminjam yen dengan bunga rendah, lalu menukarnya dengan dolar untuk membeli aset berpenghasilan tinggi seperti Bitcoin (ini adalah perdagangan selisih suku bunga).
Penarikan dana: Jika kenaikan suku bunga Jepang menyebabkan yen menguat, logika arbitrase ini akan gagal. Dana yang harus membayar utang akan dipaksa menarik kembali dari luar negeri, dan pasar kripto sebagai aset berisiko tinggi dengan likuiditas baik biasanya akan dijual terlebih dahulu untuk mendapatkan uang tunai.
Hukum sejarah: Mengulas kenaikan suku bunga Jepang sebelumnya, Bitcoin biasanya mengalami koreksi besar lebih dari 20%, karena dasar suku bunga tanpa risiko global meningkat, orang menjadi lebih konservatif dan enggan memegang aset yang volatil.
Bagaimana mengatur aset saat seperti ini?
Sebelum keputusan 28 April dilaksanakan, suasana pasar akan sangat sensitif, disarankan untuk mengambil posisi defensif:
Mengendalikan posisi: Sementara waktu kurangi operasi dengan leverage tinggi, simpan sedikit uang tunai atau stablecoin sebagai buffer, untuk mencegah volatilitas pasar yang tiba-tiba dan ekstrem.
Posisi utama: Jika jangka panjang optimis, bisa fokus pada aset utama seperti BTC, ETH, dan lain-lain, gunakan strategi investasi berkala (dollar-cost averaging) untuk masuk secara bertahap, jangan coba-coba membeli secara langsung saat harga turun drastis.
Perhatikan nilai tukar: Lebih sering perhatikan nilai tukar dolar terhadap yen (USD/JPY). Jika angka ini turun cepat (yen menguat secara cepat), biasanya itu adalah sinyal peringatan penurunan aset berisiko.