Gue baru lihat data yang cukup mencerminkan kondisi panik di industri penambangan Bitcoin sekarang. Perusahaan-perusahaan tambang publik kayak MARA, CleanSpark, Riot, dan yang lainnya udah kolektif jual lebih dari 32.000 BTC di Q1 2026 ini. Angka ini udah melampaui rekor penjualan mereka di seluruh tahun 2025, bahkan lebih banyak dari penjualan di Q2 2022 saat Terra-Luna collapse. Jadi ini sinonim dengan tekanan bisnis yang luar biasa ketat di sektor penambangan.



Penyebabnya? Hashprice lagi collapse. Metrik ini sekarang stuck di bawah $35 per PH/s per hari, padahal itu udah jadi break-even point buat banyak penambang. Data terbaru menunjukkan hashprice malah turun ke sekitar $33 PH/s, yang berarti sekitar 20% dari industri penambangan udah operate di zona rugi. Ini terus menurun sejak Juli 2025 lalu.

Yang menarik adalah kontras dengan perusahaan treasury Bitcoin kayak Strategy yang justru terus beli BTC. Sementara penambang di-squeeze oleh biaya energi yang tinggi dan kompetisi hashrate yang semakin gila, ada pihak lain yang lagi accumulate. Cadangan Bitcoin penambang udah turun dari 1,86 juta BTC di akhir 2023 jadi sekitar 1,8 juta BTC sekarang. Jadi basically, penambang lagi jual untuk survive, sementara yang punya deep pocket lagi beli. Situasi ini bakal terus berlanjut kecuali harga BTC recovery signifikan di H1 2026 ini.
BTC1,82%
LUNA2,46%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan