Powell Mengundurkan Diri Sebagai Ketua Fed Sambil Menjaga Kursi Gubernur

Jerome Powell, Ketua Federal Reserve, baru-baru ini mengumumkan pengunduran dirinya dari posisinya dengan sebuah kejutan. Dalam hal ini, Powell meninggalkan Jabatan Ketua sambil mempertahankan kursi Gubernur. Menurut Lark Davis, seorang pengusaha terkemuka, investor kripto, dan analis, Powell menggambarkan langkahnya sebagai upaya untuk melindungi otonomi Fed. Keputusan ini bisa sangat berpengaruh bagi pasar kripto yang lebih luas.

Jerome Powell baru saja melakukan HODL tertinggi. Dalam cuplikan CNBC ini, dia mengatakan bahwa dia akan mengundurkan diri sebagai Ketua tetapi tetap mempertahankan kursi Gubernurnya, mengatakan dia akan “meninggalkan saat yang tepat.” Dia pada dasarnya bermain sebagai penjaga gawang untuk independensi Fed, memastikan institusional… pic.twitter.com/yMzpOyAyZh

— Lark Davis (@LarkDavis) 29 April 2026

Powell Pertahankan Kursi Sebagai Gubernur Setelah Mengundurkan Diri Sebagai Ketua Fed

Dalam pernyataan terbarunya, Jerome Powell menegaskan bahwa setelah mengundurkan diri sebagai Ketua Fed, dia akan tetap menjabat sebagai Gubernur. Dia menekankan bahwa langkahnya ini adalah upaya utama untuk memastikan independensi lembaga tersebut. Perkembangan ini memicu perdebatan menarik di seluruh pasar, dengan pengamat memperkirakan implikasi terhadap stabilitas pasar dan kebijakan moneter.

Pilihan untuk mempertahankan posisi dalam struktur Fed AS menunjukkan komitmen Powell untuk secara konsisten menjaga tata kelola moneter. Ini juga menjamin bahwa arsitektur institusional Fed tidak dengan mudah tunduk pada kekuatan politik luar. Selain itu, para pengamat pasar menganggap usaha ini sebagai indikasi bahwa Powell fokus mempengaruhi arah kebijakan.

Ketua Fed ‘HODL Tertinggi’ Memicu Perdebatan tentang Kredibilitas Lembaga

Melihat hal ini, Presiden AS Donald Trump secara signifikan mengkritik keputusan Powell. Dia mengklaim bahwa Powell bermaksud mempertahankan posisi di Fed karena tidak ada tempat lain di mana dia bisa mendapatkan pekerjaan. Secara khusus, Trump membuat pernyataan ini dalam posting terbarunya di Truth Social.

BREAKING: Presiden Trump mengatakan bahwa Ketua Fed Powell ingin tetap di Fed karena “dia tidak bisa mendapatkan pekerjaan di tempat lain.” “Tidak ada yang menginginkannya,” kata Trump. pic.twitter.com/O7itCV94q3

— The Kobeissi Letter (@KobeissiLetter) 29 April 2026

Menurut Lark Davis, langkah terbaru Powell adalah “HODL tertinggi.” Namun, Trump mengatakan bahwa tidak ada yang menginginkan Powell, menyoroti ketegangan yang cukup besar antara Ketua Fed dan Gedung Putih. Sementara itu, para pelaku pasar dengan cermat mengamati kemungkinan pengaruh perkembangan ini terhadap kredibilitas jangka panjang Fed dan tingkat suku bunga.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan