CZ memprediksi siklus super Bitcoin sementara VanEck menetapkan target $2,9 juta untuk Bitcoin pada tahun 2025, didorong oleh meningkatnya permintaan institusional.
Pendiri Binance Changpeng “CZ” Zhao dan perusahaan investasi VanEck keduanya berbagi pandangan optimis tentang masa depan Bitcoin.
CZ memprediksi adanya “siklus super” untuk Bitcoin, sementara VanEck telah menetapkan target dasar sebesar $2,9 juta untuk Bitcoin pada tahun 2025.
Prediksi ini memicu optimisme di pasar cryptocurrency, dengan kedua ahli menunjukkan meningkatnya permintaan dan adopsi institusional sebagai pendorong utama pertumbuhan.
Changpeng Zhao, CEO Binance, telah berbagi keyakinannya bahwa “siklus super” akan datang untuk Bitcoin dan pasar cryptocurrency yang lebih luas.
Dalam sebuah postingan terbaru, dia menyoroti bagaimana bank-bank AS telah meningkatkan kepemilikan Bitcoin mereka, meskipun investor ritel panik menjual.
Sebagai contoh, Wells Fargo mengungkapkan pembelian $383 juta saham ETF Bitcoin, menandakan minat institusional yang kuat.
Saya bisa salah, tapi Siklus Super akan datang. https://t.co/6TLldEMmGA
— CZ 🔶 BNB (@cz_binance) 10 Januari 2026
CZ juga mencatat bahwa Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah menghapus crypto dari daftar risiko prioritas tahun 2026.
Keputusan ini dipandang sebagai perkembangan positif untuk pasar crypto, karena dapat membawa kejelasan regulasi yang lebih besar dan kepercayaan investor.
Selain itu, CEO juga menunjuk langkah-langkah dari institusi besar, seperti pengajuan Morgan Stanley untuk ETF Bitcoin, sebagai tanda-tanda pertumbuhan permintaan institusional.
Ketertarikan yang meningkat dari institusi keuangan besar dan potensi adopsi oleh negara-negara adalah faktor kunci dalam prediksi siklus super CZ.
Dia juga mencatat bahwa beberapa ahli, termasuk Cathie Wood dari Ark Invest, percaya bahwa AS bisa mulai membeli Bitcoin untuk cadangan strategisnya tahun ini.
VanEck, penerbit ETF crypto terkemuka, telah menetapkan target dasar sebesar $2,9 juta untuk Bitcoin pada tahun 2025.
Dalam sebuah laporan, analis VanEck menguraikan tiga skenario potensial untuk harga Bitcoin di masa depan.
Kasus dasar, dengan target $2,9 juta, mengasumsikan bahwa Bitcoin akan menguasai antara 5-10% dari perdagangan internasional global dan 5% dari perdagangan domestik pada tahun 2050.
VanEck juga menyajikan skenario bullish, di mana Bitcoin bisa mencapai setinggi $53,4 juta per koin.
Skenario ini mengasumsikan Bitcoin menguasai 20% dari perdagangan global dan 10% dari PDB domestik.
Agar ini terjadi, Bitcoin perlu melampaui emas sebagai aset cadangan global, sebuah skenario yang masih belum pasti mengingat kenaikan harga emas.
Di sisi lain, skenario bearish VanEck menunjukkan bahwa Bitcoin bisa berhenti di $130.000 jika utilitasnya sudah dihargai.
Pandangan ini menyoroti potensi risiko di pasar tetapi tetap memperkirakan pertumbuhan tertentu untuk Bitcoin dalam beberapa tahun mendatang.
Baca Terkait: Outdated VanEck ETH Price Call? Data Baru Dorong Target 2030 ke $55K: Ahli
Permintaan institusional yang meningkat terhadap Bitcoin menjadi tema utama dalam prediksi CZ dan VanEck.
Institusi keuangan besar, seperti Morgan Stanley dan Wells Fargo, semakin menambahkan produk terkait Bitcoin ke portofolio mereka.
Ini dipandang sebagai tanda positif untuk cryptocurrency, karena menunjukkan penerimaan dan kepercayaan yang lebih besar dari sektor keuangan tradisional.
Selain minat institusional, juga terlihat tanda-tanda meningkatnya adopsi oleh negara-negara.
Jika lebih banyak negara mengikuti jejak El Salvador dan mengintegrasikan Bitcoin ke dalam sistem keuangan mereka, hal ini dapat secara signifikan meningkatkan permintaan.
Seiring semakin banyak bisnis dan pemerintah mengadopsi Bitcoin, aset ini mungkin menjadi lebih diterima secara luas, yang berpotensi meningkatkan harga.
Baik CZ maupun VanEck melihat perkembangan ini sebagai hal penting untuk pertumbuhan masa depan Bitcoin.
Mereka percaya bahwa seiring adopsi Bitcoin terus meningkat, pasar akan memasuki fase baru, yang berpotensi mengarah ke siklus super yang mereka prediksi.
Artikel Terkait
Harga BTC Bisa Melonjak Secara Eksponensial Dalam 9 Bulan Mendatang, Ahli Menguraikan Kemungkinan Tersebut
Analis: Permintaan institusi yang lemah ditambah tekanan masuk CEX, pasar Bitcoin menghadapi tekanan jual ganda
Laporan K33: Bitcoin memasuki tahap akhir pasar bearish yang mirip dengan titik terendah tahun 2022, tetapi rebound tidak akan datang dengan cepat, perlu kesabaran menunggu.
Ahli Kripto Ramalkan Kembalinya Ritel Setelah Pump BTC Lebih dari 50% Tahun Ini
Ledn menyelesaikan penerbitan ABS berbasis Bitcoin pertama dengan penggalangan dana sebesar 188 juta dolar AS
Avalon Labs resmi meluncurkan bagian keuangan SuperEarn