Volatilitas di sektor cryptocurrency: mengapa ini penting
Di pasar cryptocurrency, volatilitas merupakan indikator utama tingkat risiko yang dihadapi oleh para pelaku perdagangan. Sifat digital dari aset, usia pasar yang relatif muda, dan tingkat pengawasan pemerintah yang moderat menyebabkan crypto aset mengalami fluktuasi harga yang jauh lebih besar dibandingkan dengan instrumen keuangan tradisional. Fitur ini menarik perhatian trader dan investor yang mencari peluang mendapatkan keuntungan signifikan dalam waktu yang relatif singkat.
Seiring perkembangan dan institusionalisasi pasar cryptocurrency, diharapkan tingkat volatilitas akan secara bertahap menurun. Hal ini didukung oleh perluasan basis pengguna, peningkatan kapitalisasi total sektor, dan penguatan pengawasan regulasi di banyak yurisdiksi.
Alat pengukuran volatilitas
Untuk penilaian kuantitatif terhadap fluktuasi harga di pasar cryptocurrency, telah dikembangkan indeks-indeks khusus. Yang paling terkenal adalah indeks volatilitas bitcoin (BVIX), yang memungkinkan trader memantau fluktuasi harga yang diperkirakan dari mata uang kripto terbesar. Instrumen serupa juga dibuat untuk memantau pergerakan harga di pasar Ethereum dan Litecoin, memberikan investor alat yang berguna untuk analisis risiko.
Bagaimana volatilitas bekerja di pasar keuangan tradisional
Dalam bidang keuangan tradisional, volatilitas telah lama diakui sebagai salah satu parameter utama dalam menilai risiko investasi dan dihitung melalui deviasi standar dari pengembalian tahunan aset selama periode waktu tertentu. Di bursa saham dunia, terdapat metodologi yang mapan untuk menghitung indeks fluktuasi harga. Di pasar saham Amerika, indeks VIX dari Bursa Options Chicago (CBOE) sangat umum digunakan, yang dihitung berdasarkan harga kontrak opsi saham yang termasuk dalam indeks SP 500, dan mencerminkan volatilitas yang diperkirakan selama 30 hari ke depan.
Penggunaan alat pengukuran volatilitas tidak terbatas hanya pada pasar saham. Pada tahun 2014, Bursa Options Chicago (CBOE) meluncurkan indeks volatilitas untuk surat utang Treasury AS jangka 10 tahun, yang memungkinkan pelaku pasar obligasi mendapatkan alat untuk menilai kepercayaan dan risiko di segmen ini. Di pasar valuta asing, meskipun tidak ada alat standar tunggal untuk mengukur fluktuasi, volatilitas tetap memainkan peran penting dalam analisis peluang.
Perbedaan antar pasar
Perbedaan utama terletak pada skala: pasar cryptocurrency menunjukkan tingkat volatilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan aset tradisional. Hal ini disebabkan oleh usia mereka yang relatif muda, kapitalisasi pasar yang lebih kecil, dan tingkat pengaruh regulasi yang berbeda. Seiring stabilisasi sektor cryptocurrency dan pengembangan alat monitoring khusus, termasuk indeks volatilitas untuk bitcoin, Ethereum, dan Litecoin, diharapkan tingkat fluktuasi harga akan secara bertahap mendekati instrumen keuangan tradisional.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Fluktuasi harga: apa yang perlu diketahui investor
Volatilitas di sektor cryptocurrency: mengapa ini penting
Di pasar cryptocurrency, volatilitas merupakan indikator utama tingkat risiko yang dihadapi oleh para pelaku perdagangan. Sifat digital dari aset, usia pasar yang relatif muda, dan tingkat pengawasan pemerintah yang moderat menyebabkan crypto aset mengalami fluktuasi harga yang jauh lebih besar dibandingkan dengan instrumen keuangan tradisional. Fitur ini menarik perhatian trader dan investor yang mencari peluang mendapatkan keuntungan signifikan dalam waktu yang relatif singkat.
Seiring perkembangan dan institusionalisasi pasar cryptocurrency, diharapkan tingkat volatilitas akan secara bertahap menurun. Hal ini didukung oleh perluasan basis pengguna, peningkatan kapitalisasi total sektor, dan penguatan pengawasan regulasi di banyak yurisdiksi.
Alat pengukuran volatilitas
Untuk penilaian kuantitatif terhadap fluktuasi harga di pasar cryptocurrency, telah dikembangkan indeks-indeks khusus. Yang paling terkenal adalah indeks volatilitas bitcoin (BVIX), yang memungkinkan trader memantau fluktuasi harga yang diperkirakan dari mata uang kripto terbesar. Instrumen serupa juga dibuat untuk memantau pergerakan harga di pasar Ethereum dan Litecoin, memberikan investor alat yang berguna untuk analisis risiko.
Bagaimana volatilitas bekerja di pasar keuangan tradisional
Dalam bidang keuangan tradisional, volatilitas telah lama diakui sebagai salah satu parameter utama dalam menilai risiko investasi dan dihitung melalui deviasi standar dari pengembalian tahunan aset selama periode waktu tertentu. Di bursa saham dunia, terdapat metodologi yang mapan untuk menghitung indeks fluktuasi harga. Di pasar saham Amerika, indeks VIX dari Bursa Options Chicago (CBOE) sangat umum digunakan, yang dihitung berdasarkan harga kontrak opsi saham yang termasuk dalam indeks SP 500, dan mencerminkan volatilitas yang diperkirakan selama 30 hari ke depan.
Penggunaan alat pengukuran volatilitas tidak terbatas hanya pada pasar saham. Pada tahun 2014, Bursa Options Chicago (CBOE) meluncurkan indeks volatilitas untuk surat utang Treasury AS jangka 10 tahun, yang memungkinkan pelaku pasar obligasi mendapatkan alat untuk menilai kepercayaan dan risiko di segmen ini. Di pasar valuta asing, meskipun tidak ada alat standar tunggal untuk mengukur fluktuasi, volatilitas tetap memainkan peran penting dalam analisis peluang.
Perbedaan antar pasar
Perbedaan utama terletak pada skala: pasar cryptocurrency menunjukkan tingkat volatilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan aset tradisional. Hal ini disebabkan oleh usia mereka yang relatif muda, kapitalisasi pasar yang lebih kecil, dan tingkat pengaruh regulasi yang berbeda. Seiring stabilisasi sektor cryptocurrency dan pengembangan alat monitoring khusus, termasuk indeks volatilitas untuk bitcoin, Ethereum, dan Litecoin, diharapkan tingkat fluktuasi harga akan secara bertahap mendekati instrumen keuangan tradisional.