Ada sebuah cerita lucu tentang “takdir” dan “ketekunan”, semoga kamu menyukainya:
Kebingungan di Tempat Kerja Ayam Jantan
Suatu hari, seekor ayam jantan yang baru menjabat mengeluh kepada rekan lamanya di kantor:
“Bro, aku benar-benar nggak paham aturan di sini! Kenapa bos (manusia) selalu mengharuskan kita bangun pagi? Apa nggak apa-apa kalau bangun sedikit lebih siang?”
Ayam jantan yang sedang berdandan berhenti sejenak, memandangnya dengan serius, lalu menepuk bahu ayam jantan kecil itu dan menghela napas:
“Eh, kamu masih terlalu muda, belum paham seluk-beluknya di sini!”
Ayam jantan kecil itu semakin bingung: “Apa di sini ada makna yang mendalam?”
Ayam jantan dewasa mengangguk dan berbisik:
“Karena kalau kita nggak bangun pagi, siapa yang membangunkan ayam betina yang masih tidur itu? Ini disebut ‘semangat alarm’, paham?”
Ayam jantan kecil itu mendengar, lalu tersadar: “Oh begitu! Kalau suatu hari kita terlambat, bagaimana?”
Ayam jantan dewasa dengan serius menjawab:
“Kalau begitu, ayam betina juga akan terlambat, dan waktu bertelur pun jadi terlambat. Bayangkan, tanggung jawab ini nggak kecil, kan? Pekerjaan kita ini menyangkut urusan ‘sarapan’ dari ribuan keluarga!”
Setelah mendengar itu, ayam jantan kecil langsung merasa beban di pundaknya semakin berat, segera membusungkan dada, dan berseru keras ke langit, takut mengganggu ‘urusan penting’.
Semoga cerita kecil ini bisa membuatmu tersenyum!
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ada sebuah cerita lucu tentang “takdir” dan “ketekunan”, semoga kamu menyukainya:
Kebingungan di Tempat Kerja Ayam Jantan
Suatu hari, seekor ayam jantan yang baru menjabat mengeluh kepada rekan lamanya di kantor:
“Bro, aku benar-benar nggak paham aturan di sini! Kenapa bos (manusia) selalu mengharuskan kita bangun pagi? Apa nggak apa-apa kalau bangun sedikit lebih siang?”
Ayam jantan yang sedang berdandan berhenti sejenak, memandangnya dengan serius, lalu menepuk bahu ayam jantan kecil itu dan menghela napas:
“Eh, kamu masih terlalu muda, belum paham seluk-beluknya di sini!”
Ayam jantan kecil itu semakin bingung: “Apa di sini ada makna yang mendalam?”
Ayam jantan dewasa mengangguk dan berbisik:
“Karena kalau kita nggak bangun pagi, siapa yang membangunkan ayam betina yang masih tidur itu? Ini disebut ‘semangat alarm’, paham?”
Ayam jantan kecil itu mendengar, lalu tersadar: “Oh begitu! Kalau suatu hari kita terlambat, bagaimana?”
Ayam jantan dewasa dengan serius menjawab:
“Kalau begitu, ayam betina juga akan terlambat, dan waktu bertelur pun jadi terlambat. Bayangkan, tanggung jawab ini nggak kecil, kan? Pekerjaan kita ini menyangkut urusan ‘sarapan’ dari ribuan keluarga!”
Setelah mendengar itu, ayam jantan kecil langsung merasa beban di pundaknya semakin berat, segera membusungkan dada, dan berseru keras ke langit, takut mengganggu ‘urusan penting’.
Semoga cerita kecil ini bisa membuatmu tersenyum!