Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ketegangan Geopolitik Mendorong Saham Minyak Lebih Tinggi, Tapi Bisakah Rally Bertahan?
Perang dengan Iran telah mendorong kenaikan harga minyak, membawa saham minyak ikut naik. Brent, patokan minyak mentah global, telah menguat sekitar 40% tahun ini, naik dari $60 menjadi sekitar $85 per barel. Hal ini memicu kenaikan lebih dari 25% pada rata-rata harga saham perusahaan minyak tahun ini.
Berikut adalah tinjauan apakah reli saham minyak ini dapat bertahan.
Sumber gambar: Getty Images.
Prospek Harga Minyak
Harga minyak telah melonjak tahun ini karena meningkatnya ketegangan dengan Iran, yang kini telah memuncak menjadi konflik bersenjata. Perang dengan Iran mengancam pasokan minyak global. Selain sebagai produsen minyak utama, Iran juga membalas dengan berusaha menghambat ekspor minyak dari Teluk Persia.
Sekitar 20% pasokan minyak global mengalir melalui Selat Hormuz, yang berbatasan dengan Iran. Negara ini telah menyerang kapal pengangkut minyak yang melewati jalur penting tersebut. Iran juga menggunakan drone untuk menyerang infrastruktur minyak di seluruh kawasan. Serangan ini telah meningkatkan tarif pengangkutan tanker dan menyebabkan perusahaan asuransi membatalkan perlindungan. Selain itu, beberapa perusahaan energi harus mengurangi atau menghentikan produksi karena masalah keamanan atau kekurangan tempat penyimpanan.
Jika Iran terus menghambat aliran minyak dari Teluk Persia atau menghancurkan infrastruktur minyak regional utama, harga minyak mentah bisa melewati $100 per barel. Namun, jika konflik cepat mereda dan Iran setuju untuk berhenti menyerang kapal minyak di Teluk, harga minyak bisa mulai menurun.
Mengikuti Reli Minyak Mentah
Kenaikan harga minyak mentah mendorong kenaikan harga saham perusahaan minyak. Misalnya, saham raksasa minyak dan gas AS Occidental Petroleum (OXY +1.82%) melonjak lebih dari 30%, sementara ExxonMobil (XOM +0.34%) naik sekitar 25%. Harga minyak yang lebih tinggi akan memungkinkan perusahaan-perusahaan ini menghasilkan lebih banyak uang.
Perluasan
NYSE: XOM
ExxonMobil
Perubahan Hari Ini
(0.34%) $0.52
Harga Saat Ini
$151.28
Data Utama
Kapitalisasi Pasar
$630Miliar
Rentang Hari Ini
$149.98 - $153.79
Rentang 52 Minggu
$97.80 - $159.60
Volume
859K
Rata-rata Volume
20Juta
Margin Kotor
21.56%
Hasil Dividen
2.67%
Kenaikan harga minyak mentah ini merupakan keberuntungan tak terduga bagi perusahaan-perusahaan ini, yang awalnya memperkirakan harga minyak akan tetap lebih rendah tahun ini. Occidental Petroleum fokus pada peningkatan efisiensi dan pengurangan utang dalam beberapa tahun terakhir untuk menghasilkan lebih banyak arus kas bebas saat harga minyak lebih rendah. Strategi ini membuat perusahaan berada di jalur untuk menghasilkan tambahan $1.2 miliar arus kas bebas tahun ini dengan harga minyak yang sama seperti tahun lalu. Sekarang, dengan harga minyak lebih tinggi, perusahaan akan menghasilkan lebih banyak arus kas bebas, yang berpotensi terus meningkatkan harga sahamnya.
Sementara itu, ExxonMobil sedang menjalankan strategi multi-tahun untuk mengembangkan sumber daya unggulan (biaya terendah dan margin tertinggi), sambil melanjutkan inisiatif penghematan biaya struktural. Rencana Exxon hingga 2030 adalah menghasilkan pertumbuhan laba dan arus kas dua digit persen per tahun dengan rata-rata harga minyak sekitar $65 per barel. Exxon juga akan menghasilkan lebih banyak uang jika harga minyak tetap di atau di atas level saat ini.
Harga minyak bisa terus menguat dalam waktu dekat
Rencana Presiden Trump saat ini adalah perang dengan Iran akan berlangsung selama empat hingga lima minggu, meskipun dia menyebutkan bisa lebih lama. Semakin lama perang berlangsung, semakin besar kemungkinan harga minyak (dan saham minyak) akan terus reli, karena kemungkinan Iran akan terus menargetkan industri minyak sebagai balasan. Namun, jika konflik cepat berakhir, reli ini bisa memudar.