Dengan semakin luasnya adopsi Proof of Stake (PoS), semakin banyak investor yang menyadari bahwa sekadar "membeli dan menyimpan" aset kripto tidak lagi memenuhi tuntutan pertumbuhan nilai di pasar tahun 2026. Bagi pemegang Bitcoin (BTC), hambatan untuk melakukan mining fisik masih sangat tinggi—perangkat mining yang mahal, biaya listrik yang besar, serta kebutuhan akan operasi profesional membuat aktivitas ini sulit diakses oleh sebagian besar pengguna biasa. Lalu, selain BTC dan ETH mining, kripto arus utama apa saja yang didukung Gate untuk mining?
Mining SOL: Pilihan Utama untuk Imbal Hasil di Blockchain Beraktivitas Tinggi
Solana (SOL) menonjol sebagai blockchain berperforma tinggi yang terus mempertahankan aktivitas ekosistem yang kuat. Berdasarkan data terbaru platform Gate per 22 April 2026, total SOL yang di-stake dalam produk mining (staking) telah mencapai 561.100 SOL, dengan imbal hasil tahunan referensi sebesar 8,50%. Saat pengguna melakukan staking SOL, mereka akan menerima sertifikat likuiditas GTSOL senilai setara, yang mendukung penukaran instan. Hal ini memungkinkan pengguna memperoleh imbal hasil tanpa perlu khawatir dana mereka terkunci.
Mining GT: Imbalan Eksklusif untuk Pemegang Token Platform
GT, token inti ekosistem Gate, tidak hanya berfungsi sebagai alat pemotongan biaya, tetapi juga sebagai aset utama untuk berpartisipasi dalam tata kelola ekosistem dan memperoleh imbalan tambahan. Mining GT menggunakan mekanisme khusus—pengguna melakukan staking GT untuk menerima GT2 sebagai sertifikat imbal hasil, dan mekanisme cadangan 100% memberikan perlindungan optimal bagi aset pengguna. Saat ini, total GT yang di-stake dalam produk mining telah melampaui 40,19 juta GT. Investasi minimum hanya 1 GT, dengan fleksibilitas staking dan penukaran, sehingga likuiditas tetap terjaga dengan baik.
Mining Stablecoin: Imbal Hasil Stabil dan Bertumbuh dengan GUSD dan USDT
Bagi investor yang mencari imbal hasil stabil, mining stablecoin adalah opsi yang tidak boleh dilewatkan.
GUSD merupakan aset imbal hasil berkualitas tinggi yang didukung oleh pendapatan ekosistem Gate, RWA obligasi pemerintah, serta stablecoin lainnya. Total pasokan GUSD yang dicetak telah melebihi 192 juta. Minting (staking) GUSD menawarkan tingkat imbal hasil tahunan bertingkat, dimulai dari 3,30%. Staker skala kecil dapat memperoleh imbalan tambahan, sehingga total imbal hasil tahunan dapat mencapai hingga 100%.
USDT, stablecoin paling banyak diperdagangkan, menawarkan rencana earning bagi pemegangnya dengan imbal hasil mulai dari 2% hingga 12,5% di Gate. Dana dapat disetor dan ditarik kapan saja, menjadikannya pilihan ideal untuk modal menganggur.
Launchpool: Peluang Imbal Hasil Fleksibel dengan Mining Token Baru
Gate Launchpool memberikan peluang earning yang lebih fleksibel bagi pengguna. Pada April 2026, Gate Launchpool meluncurkan 23 proyek baru, dengan sebagian besar imbal hasil tahunan berkisar antara 5% hingga 98%. Beberapa proyek unggulan bahkan menawarkan imbal hasil staking puncak di atas 500%. Pengguna dapat melakukan staking BTC, ETH, GUSD, atau token proyek untuk berpartisipasi dalam airdrop token baru, dengan imbalan yang otomatis dikreditkan setiap jam.
Kesimpulan
Di Gate, pertumbuhan aset tidak lagi terbatas pada strategi beli saat harga rendah dan jual saat harga tinggi. Selain BTC dan ETH mining, Gate telah membangun matriks mining yang beragam, mencakup lebih dari 20 kripto arus utama termasuk SOL, GT, GUSD, USDT, ZETA, SUI, ATOM, DOT, ADA, LTC, DOGE, dan XRP. Baik Anda mencari imbal hasil tinggi melalui staking PoS, mengutamakan bunga majemuk stabil dengan produk stablecoin, atau merupakan pendatang baru yang ingin berpartisipasi dalam mining PoW melalui cloud computing, solusi earning on-chain Gate menawarkan sesuatu untuk setiap profil investor. Platform ini memastikan keamanan aset melalui review protokol yang ketat dan penilaian risiko profesional. Di pasar kripto tahun 2026, mengoptimalkan aset menganggur menjadi pilihan cerdas untuk menghadapi siklus bullish maupun bearish.


