Pada 21 Januari 2026, Ondo Finance, pemimpin di sektor sekuritas ter-tokenisasi, secara resmi mengumumkan ekspansi platform Ondo Global Markets ke blockchain Solana. Ini menandai pertama kalinya jaringan tersebut menawarkan akses ke lebih dari 200 saham AS dan exchange-traded fund (ETF) ter-tokenisasi di Solana.
Dengan peluncuran ini, ekosistem Solana yang memiliki 3,2 juta pengguna aktif harian kini dapat memperdagangkan berbagai aset keuangan tradisional—termasuk saham teknologi bertumbuh, ETF sektoral, ETF leverage, dan ETF komoditas—secara on-chain, dengan biaya yang sebanding dengan platform broker konvensional.
Ekspansi Strategis
Langkah ini merupakan tonggak penting lain dalam ekspansi berkelanjutan Ondo Finance. Sebelumnya, platform Ondo Global Markets beroperasi terutama di Ethereum. Masuknya ke Solana—sebuah blockchain publik berperforma tinggi—adalah langkah krusial dalam peta jalan perusahaan yang ditetapkan pada akhir 2025.
Rencana Ondo menargetkan dukungan terhadap lebih dari 1.000 aset ter-tokenisasi dalam tahun ini, dan peluncuran lebih dari 200 aset di Solana menjadi bagian penting dari target ambisius tersebut.
Mekanisme Inti
Penawaran Ondo di Solana bukanlah aset sintetis, melainkan produk terstruktur yang didukung kustodian.
Setiap token memberikan eksposur ekonomi terhadap saham atau ETF AS yang diperdagangkan secara publik. Sekuritas dasar disimpan oleh satu atau lebih broker-dealer yang terdaftar di AS. Pemegang token menerima hasil ekonomi—termasuk aliran dividen—namun tidak memperoleh hak suara pemegang saham secara langsung atau hak istimewa serupa.
Likuiditas 24/7
Keunggulan revolusioner dari model ini terletak pada jam perdagangannya. Sementara proses pencetakan dan penebusan token diselaraskan dengan jam pasar saham AS dan berjalan 24 jam sehari, lima hari seminggu, transfer dan perdagangan token antar dompet dan aplikasi benar-benar tersedia 24/7. Hal ini menghapus batasan waktu tradisional di pasar keuangan. Model likuiditas Ondo terhubung langsung ke Nasdaq dan New York Stock Exchange, memungkinkan perdagangan on-chain dengan harga dan skala setara broker.
Posisi Pasar dan Persaingan Ekosistem
Dengan peluncuran ini, Ondo menjadi penerbit real-world asset (RWA) terbesar di Solana berdasarkan jumlah aset. Sejak debut resminya pada September 2025, Ondo Global Markets telah berkembang pesat menjadi salah satu platform sekuritas ter-tokenisasi terbesar di dunia berdasarkan aset kelolaan. Data terbaru menunjukkan total value locked (TVL) mencapai sekitar $466 juta, dengan volume perdagangan kumulatif melebihi $6,4 miliar.
Masuknya Ondo semakin memperketat persaingan di sektor RWA Solana, bersaing langsung dengan proyek seperti XStocks di jaringan tersebut.
Implementasi Teknis dan Kepatuhan
Untuk mengoperasikan aset keuangan teregulasi secara aman dan patuh di blockchain publik, Ondo memanfaatkan fitur Token Extensions milik Solana—khususnya Transfer Hooks. Teknologi ini memungkinkan aturan kepatuhan, seperti verifikasi investor dan pembatasan yurisdiksi, diintegrasikan langsung ke dalam token.
Setiap transfer token secara otomatis menegakkan aturan yang tertanam ini, memastikan hanya investor yang memenuhi syarat yang dapat memiliki dan memperdagangkan token, serta secara efektif mencegah aset berpindah ke wilayah atau alamat yang dibatasi.
Kelas Aset yang Didukung
Lebih dari 200 aset yang diluncurkan Ondo mencakup beragam kebutuhan investasi tradisional, antara lain:
| Kelas Aset | Cakupan Contoh |
|---|---|
| Saham Teknologi & Bertumbuh | Saham perusahaan terkemuka seperti Apple dan Tesla |
| ETF Pasar Luas & Sektoral | Dana indeks yang mencakup berbagai segmen pasar |
| ETF Leverage & Inverse | Instrumen untuk eksposur pasar yang diperbesar |
| ETF Terkait Komoditas | ETF logam mulia seperti emas dan perak |
| ETF Investasi Tematik | ETF yang berfokus pada sektor terdepan seperti AI dan kendaraan listrik |
Dinamika Pasar Token
Sebagai aset asli yang terkait dengan ekspansi bisnis besar ini, token ONDO menarik perhatian signifikan dari para trader. Berdasarkan data pasar Gate, per 23 Januari 2026, ONDO diperdagangkan di harga $0,3429 dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,66 miliar. Ekosistemnya mencatat TVL sebesar $1,92 miliar, mencerminkan modal dan adopsi protokol yang substansial. Sementara itu, Solana (SOL), jaringan dasar untuk ekspansi ini, terus mencerminkan ekspektasi pasar terhadap pengembangan ekosistemnya. SOL saat ini diperdagangkan di harga $128,28 dengan kapitalisasi pasar sekitar $72,61 miliar, mempertahankan pangsa pasar yang kuat. Performa dan keunggulan biaya rendah jaringan ini secara konsisten menarik penerapan protokol utama seperti Ondo Finance, semakin memperkokoh status Solana sebagai infrastruktur blockchain arus utama.
Per 23 Januari 2026, data pasar Gate menunjukkan performa token utama terkait sebagai berikut: Bitcoin, tolok ukur pasar, diperdagangkan di harga $89.806,9 dengan kapitalisasi pasar $1,79 triliun dan pangsa pasar 56,54%. Ethereum diperdagangkan di harga $2.960,77 dengan kapitalisasi pasar $35,757 miliar dan pangsa pasar 11,26%.
Prospek
Ekspansi Ondo Finance masih jauh dari selesai. Perusahaan telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan saham ter-tokenisasi di Solana, Ethereum, dan BNB Chain melalui Ondo Global Markets dalam hitungan jam setelah kustodian aset digital BitGo tercatat di New York Stock Exchange. Hal ini menunjukkan kemampuan Ondo untuk merespons cepat terhadap peristiwa pasar keuangan tradisional dan menjembataninya secara mulus ke dunia blockchain.
Secara lebih luas, membawa saham dan ETF arus utama ke blockchain ber-throughput tinggi dan biaya rendah seperti Solana merupakan langkah kunci menuju adopsi massal tokenisasi real-world asset (RWA). Ini memungkinkan jutaan pengguna kripto mengalokasikan aset tradisional secara praktis tanpa meninggalkan ekosistem yang sudah dikenal, sehingga batas antara keuangan tradisional dan keuangan terdesentralisasi makin kabur.
Data on-chain menunjukkan TVL Ondo Finance mendekati angka $500 juta. Di balik angka ini, terdapat lebih dari $6,4 miliar modal yang mengeksplorasi cara baru dalam menyimpan aset. Dengan lebih dari 3 juta alamat aktif harian di Solana, kini pengguna dapat mengakses imbal hasil saham Apple hanya dengan satu sentuhan, berdampingan dengan perdagangan token mereka. Ketika bel penutupan Wall Street berdentang pukul 16.00, fajar baru perdagangan saham tanpa henti pun dimulai di blockchain.


