Mimpi De-Dolarisasi: Apakah Negara Siap untuk Era Pasca-Dolar?

TheBitTimesCom
READY-4,73%

Blok perdagangan global, seperti BRICS dan ASEAN, secara aktif mencari alternatif untuk mekanisme perdagangan yang berbasis dolar AS. Negara-negara yang dikenakan sanksi, seperti Iran dan Rusia, juga telah mulai meninggalkan dolar untuk mata uang lain. Sentimen de-dolarisasi telah mengalami kenaikan yang luar biasa dalam popularitas selama dekade terakhir. Meskipun tidak dapat disangkal adanya peningkatan sentimen anti-USD, apakah negara-negara siap menghadapi masa depan pasca-dolar? Mari kita diskusikan lebih lanjut.

Apakah Negara Siap Untuk Berkomitmen Pada Mimpi De-Dollarization?

Sumber: Shutterstockmata uang dolar AS de-dollarizationSumber: ShutterstockMekanisme perdagangan berbasis dolar AS adalah sistem yang berjalan dengan baik. Beralih dari greenback mungkin terbukti lebih mahal daripada yang banyak orang sadari. Likuiditas USD adalah salah satu keunggulan terkuatnya. Mata uang lain sangat kecil dibandingkan dengan likuiditas besar yang tersedia dari dolar.

Dolar AS juga merupakan sebagian besar cadangan devisa global. Menggantikan angka raksasa ini adalah tugas yang sangat besar. Tampaknya hampir tidak mungkin posisi dolar akan dipertanyakan dalam waktu dekat.

Meskipun menggantikan dolar AS mungkin tampak seperti tugas yang mustahil, negara-negara sudah menerapkan langkah-langkah alternatif. Sistem Pembayaran Lintas Batas Antarbank China (CIPS) telah melakukan upaya substansial untuk membangun sistem berbasis yuan. Negara-negara lain telah beralih ke kripto untuk menghindari dolar AS. Iran, Rusia, dan negara-negara yang dikenakan sanksi lainnya telah mengadopsi transaksi kripto untuk perdagangan.

Baca Juga: BRICS Mengabaikan De-Dollarization & Mata Uang Baru di KTT 2025

Baca Juga: BRICS Melewatkan De-Dollarization & Mata Uang Baru di KTT 2025Sementara posisi dolar AS mungkin tetap tidak dipertanyakan untuk masa depan yang dapat diprediksi, narasi mungkin berubah dalam beberapa tahun ke depan. Dalam sebuah surat kepada pemegang saham, CEO BlackRock Larry Fink menyoroti bagaimana dominasi dolar AS mungkin tidak selalu bertahan. Fink berbicara tentang kemungkinan mata uang digital, seperti Bitcoin (BTC), mengambil alih tahta dolar di masa depan.

Negara-negara mungkin belum siap untuk meninggalkan dolar AS, tetapi mimpi de-dolarisasi terus menarik lebih banyak pemain. Bagaimana ekonomi global berkembang dalam beberapa tahun mendatang masih harus dilihat.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)