Poin Penting:
UAE telah mengambil langkah besar menuju menjadi pusat aset digital global karena Bybit, bursa cryptocurrency terbesar kedua di dunia berdasarkan volume perdagangan, menjadi yang pertama menerima Lisensi Penuh Operator Platform Aset Virtual dari Otoritas Sekuritas dan Komoditas (SCA). Persetujuan ini memperkuat kepemimpinan negara dalam keuangan digital dan mencerminkan semakin berkembangnya kecanggihan regulasi.
Baca Selengkapnya: UAE Menolak $100K Program Visa Crypto karena Rencana Staking TON Memicu Reaksi Regulasi

Bybit mengumumkan pencapaian tersebut pada 9 Oktober, mengonfirmasi bahwa mereka telah memperoleh otorisasi penuh SCA setelah In-Principle Approval (IPA) yang diperoleh lebih awal tahun ini. Bursa tersebut telah mendapatkan persetujuan awal itu pada Februari 2025 dengan bimbingan dari Abu Dhabi Blockchain Centre, yang membantunya menavigasi kerangka regulasi ketat di UEA.
Persetujuan akhir ini menjadikan Bybit sebagai bursa pertama yang secara resmi memiliki lisensi di bawah kerangka Operator Platform Aset Virtual SCA (VAPO), yang merupakan komponen kunci dari strategi lebih luas UEA untuk memposisikan dirinya sebagai pusat keuangan digital global yang patuh di bawah Visi 2031.
Bybit kini dapat melakukan perdagangan aset virtual yang diatur, pialang, kustodi, dan layanan konversi fiat di seluruh UEA di bawah lisensi baru. Ini mencakup baik klien ritel maupun institusi, karena ini adalah tanda meningkatnya permintaan untuk aset digital di salah satu pusat keuangan paling dinamis di Timur Tengah.
Co-founder dan CEO Ben Zhou mengatakan bahwa pencapaian tersebut mencerminkan “komitmen tak tergoyahkan Bybit untuk membangun kepercayaan melalui kepatuhan dan transparansi.” Dia menambahkan bahwa kejelasan regulasi di UAE memberikan pertukaran dasar yang kuat untuk memperbesar operasi secara bertanggung jawab.
“UAE telah muncul sebagai pemimpin global dalam regulasi aset digital, dan pengakuan ini menegaskan kekuatan standar keamanan dan tata kelola kami,” kata Zhou. “Kami melihat regulasi sebagai dasar untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.”

Model SCA di UEA dianggap sebagai salah satu rezim aset digital yang paling terstruktur di dunia. Otorisasi penuh Bybit adalah indikator penggantian eksperimen lokal dengan kepemimpinan internasional dalam kegiatan kripto yang sesuai.
Ini adalah Lisensi Operator Platform Aset Virtual layanan penuh, dan standar internasional anti pencucian uang (AML), keamanan siber, dan manajemen risiko harus dipenuhi. Ini juga mengeluarkan mekanisme perlindungan investor yang memastikan transparansi dan stabilitas operasi.
Co-CEO Bybit Helen Liu menyatakan bahwa transparansi regulasi dan sifat kooperatif SCA adalah kunci keberhasilan perusahaan.
“Kerangka kerja SCA yang jelas dan terstruktur dengan baik memungkinkan bursa global seperti Bybit untuk beroperasi dengan percaya diri dan kejelasan,” kata Liu. “Tonggak ini tidak akan mungkin tercapai tanpa visi regulator yang berpikiran maju untuk inovasi dan kepatuhan.”
Kemajuan UEA kontras dengan lanskap regulasi yang lebih lambat dan sering terfragmentasi di wilayah lain. Amerika Serikat masih mengalami ketidakpastian di bursa karena masih memiliki sengketa yang sedang berlangsung dengan Securities and Exchange Commission (SEC). Sebagai perbandingan, SCA di UEA telah progresif dalam mengambil model lisensi pertama yang berfokus pada regulasi tetapi mendorong inovasi.
Baca Selengkapnya: Dubai dan Solana Bersiap untuk $1 Miliar Lompatan Kripto —Tapi Apa yang Sebenarnya Datang?
Bybit memperluas strategi ekspansi lokalnya berdasarkan lisensi SCA. Bursa ini berencana untuk mendirikan fasilitas operasi regional yang lebih besar di Abu Dhabi yang akan didukung oleh lebih dari 500 karyawan di Abu Dhabi dan Dubai.
Segmen-segmen utama seperti kepatuhan, operasi, teknologi, dan layanan pelanggan akan menjadi target dalam inisiatif rekrutmen. Bybit juga berniat untuk meluncurkan program pendidikan dan inovasi Web3 bekerja sama dengan mitra akademik dan institusi yang berada di UEA dalam rencana lainnya.
Proyek-proyek tersebut akan meningkatkan tujuan jangka panjang UEA untuk menjadi pusat inovasi blockchain dan aset digital di tingkat internasional. Program-program ini akan fokus pada bakat, literasi blockchain, dan kewirausahaan untuk meningkatkan penciptaan program Web3.