Otoritas Keuangan Jepang mendukung uji coba stablecoin aliansi industri perbankan: diposisikan sebagai "alat pembayaran elektronik"

MarketWhisper
ETH-0,4%

Kantor Layanan Keuangan Jepang (FSA) secara resmi mengumumkan pada hari Jumat dukungan terhadap proyek percontohan stablecoin yang dipimpin oleh tiga bank utama — Mizuho Bank (Mizuho Bank), Grup Keuangan Mitsubishi UFJ (MUFG), dan Grup Keuangan Sumitomo Mitsui (SMBC). Eksperimen ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana beberapa kelompok bank dapat bekerja sama dalam menerbitkan stablecoin yang sesuai dengan definisi “alat pembayaran elektronik” dalam hukum Jepang, serta mempercepat modernisasi sistem pembayaran domestik dengan memastikan kepatuhan terhadap regulasi. Proyek percontohan ini adalah proyek resmi pertama di bawah “Proyek Inovasi Pembayaran” (PIP) dari FSA, yang direncanakan akan berlangsung mulai November 2025, menandai langkah penting Jepang dalam inovasi pembayaran berbasis blockchain.

Dukungan Regulasi: Tiga Raksasa Bersatu Dorong Transformasi Pembayaran Digital

Pernyataan resmi dari Kantor Layanan Keuangan Jepang (FSA) ini mengonfirmasi laporan media sebelumnya bahwa industri perbankan Jepang sedang aktif mengeksplorasi penggunaan teknologi buku besar terdistribusi (DLT) untuk meningkatkan efisiensi pembayaran. Aliansi ini tidak hanya melibatkan tiga bank “berskala triliun yen”, tetapi juga mencakup pemain besar seperti Mitsubishi Corporation (Mitsubishi Corporation), Progmat Inc., dan Mitsubishi UFJ Trust and Banking Corporation (Mitsubishi UFJ Trust and Banking Corporation).

Tujuan utama dari proyek percontohan stablecoin ini adalah untuk memverifikasi kelayakan penerbitan stablecoin secara bersama-sama oleh beberapa kelompok bank di bawah kerangka regulasi keuangan yang ada. Stablecoin ini akan secara tegas dikategorikan sebagai “alat pembayaran elektronik” menurut hukum Jepang, memastikan kejelasan dan kepatuhan secara hukum.

Kepatuhan dan Kerangka Hukum: Inti dari Proyek Inovasi Pembayaran

FSA menyatakan bahwa eksperimen ini akan memverifikasi apakah sistem tersebut dapat “secara legal dan tepat” dijalankan sesuai dengan regulasi keuangan yang berlaku. Persyaratan kepatuhan yang ketat ini memastikan bahwa penerbitan dan operasional stablecoin tidak melampaui batas pengendalian risiko keuangan yang ada.

Proyek ini merupakan peluncuran resmi pertama dari “Proyek Inovasi Pembayaran” (PIP) dari FSA. Proyek ini didukung oleh kerangka kerja yang telah didukung FSA sejak 2017, yaitu FinTech Proof-of-Concept Hub (FinTech Proof-of-Concept Hub), yang bertujuan membuka jalan bagi inovasi pembayaran berbasis blockchain. Hasil eksperimen, termasuk wawasan mendalam tentang aspek hukum dan kepatuhan, akan dipublikasikan di situs resmi FSA di masa mendatang.

Signifikansi Industri: Menuju Infrastruktur Keuangan yang Efisien dan Modern

Modernisasi infrastruktur keuangan Jepang sedang berlangsung dengan cepat. Melalui kolaborasi ini, bank-bank bertujuan untuk mempercepat transaksi digital yang lebih efisien, terutama di antara jaringan institusi.

Ini berbeda dari pendekatan pengawasan di wilayah lain di dunia terhadap stablecoin. Di Jepang, regulator mengambil strategi yang aktif dalam mengarahkan dan melakukan proyek percontohan, bukan sekadar menunggu atau membatasi. Dengan memasukkan stablecoin ke dalam kerangka hukum yang ada, Jepang berharap dapat memanfaatkan keunggulan DLT sambil meminimalkan dampak terhadap stabilitas keuangan yang ada.

Bagi ekosistem blockchain dasar seperti Ethereum (Ethereum), meskipun proyek stablecoin Jepang mungkin berbasis jaringan izin atau jaringan konsorsium, arah regulasi ini memberikan preseden penting dan kepercayaan dalam penerapan tokenisasi aset dan mata uang digital di Jepang.

Penutup

Aliansi tiga bank besar Jepang yang didukung kuat oleh FSA dalam peluncuran proyek percontohan stablecoin merupakan sinyal jelas bahwa raksasa keuangan tradisional mengadopsi teknologi blockchain dan mendorong peningkatan infrastruktur pembayaran digital. Mendefinisikan stablecoin sebagai “alat pembayaran elektronik” mencerminkan pendekatan regulasi yang bertahap dan inovatif. Hasil dari eksperimen ini tidak hanya akan mempengaruhi pola pembayaran domestik Jepang, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi lembaga keuangan global dalam menerapkan DLT di bawah pengawasan ketat, menandai jalur matang untuk mata uang digital institusional di masa depan.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

鏈上熱到爆、以太幣卻漲不動?專家揭「致命死穴」:恐下探 1,500 美元

CryptoQuant 報告指出,以太坊面臨「採用悖論」,雖然網路活躍度創新高,但幣價卻下滑。若熊市持續,到第三季末以太幣可能跌至 1,500 美元。智能合約活躍度上升與以太幣價格脫鉤,交易所流入量更能反映價格動態。投資需求疲軟,資金持續流失是主要隱憂。

区块客42menit yang lalu

昨日美国以太坊现货 ETF 净流入 2670 万美元,ETHA 流入 3240 万美元

Gate News 消息,3 月 14 日,据 Farside 监测,昨日(3 月 13 日)美国以太坊现货 ETF 净流入 2670 万美元。具体数据显示:贝莱德 ETHA 净流入 3240 万美元,Bitwise ETHW 净流入 220 万美元,富达 FETH 净流出 790 万美元。

GateNews56menit yang lalu

麻吉大哥加仓以太坊多单至8500枚ETH,单月胜率达75%

Gate News消息,3月14日,Hyperbot数据显示,麻吉大哥黄立成今晨再次加仓其25倍杠杆以太坊多单,仓位现已增至8500枚ETH,当前浮盈约7万美元,清算价约2038美元,并已在2117-2300美元区间挂出31笔限价卖单。此外,麻吉大哥单月胜率达到75%,四次平仓中盈利3次,亏损1次。

GateNews1jam yang lalu

三只巨鲸从 CEX 累计提取 16,728 枚 ETH,总价值约 2,524 万美元

3月14日,Onchain Lens监测显示三只巨鲸从CEX提取总计16,728枚ETH。其中鲸鱼地址"0x46D"提取9,220枚,"0xb37"提取5,000枚,"0xC4F"提取2,508枚,价值分别约955万、1,041万和528万美元。

GateNews2jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar